News / Politik / Berita

Mengaku hanya Pembawa Bendera Partai, Prabowo Siap Mudur Bila Tidak Kuat

akurat logo
Yohanes Antonius
Sabtu, 10 Februari 2018 16:57 WIB
Share
 
Mengaku hanya Pembawa Bendera Partai, Prabowo Siap Mudur Bila Tidak Kuat
Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan berkas kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari (kiri) sebagai persyaratan peserta pemilu 2019 di Gedung KPU Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10). Probowo mendaftarkan langsung partai Gerindra untuk menjadi peserta pemilu 2019. Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno turut hadir dalam penyerahan berkas di KPU. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menegaskan siap mundur dari jabatannya sebagai ketua partai itu bila sudah tidak sanggup. Hal ini merujuk pada jenjang usianya semakin menua.

Dikatakan Prabowo, partai Gerindra bukanlah milik dirinya ataupun kader lain seperti Fadli Zon. Sebab, Mantan Danjen Kopasus ini merasa, hanyalah seorang pembawa bendera di partai berlambang kepala burung garuda. Dia mengatakan Gerindra bukan miliknya seorang melainkan milik bersama

"Saya hanya pembawa bendera saja, selama saya masih kuat saya akan membawa bendera itu sampai saya katakan saya tidak kuat lagi," ujar Prabowo, dalam pidato di peringatan HUT ke-10 Gerindra, di DPP Gerindra, Jakarta, Sabtu (10/2).

Namun, ia menegaskan ada syarat yang harus dipenuhi oleh penggantinya. Penggantinya, sambung Prabowo, haruslah memegang teguh prinsip bernegara dan loyal.

"Selain itu harus tetap Merah Putih, Pancasila dan setia kepada rakyat Indonesia," tutupnya. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

PPP Aceh Buka Ruang untuk Bacaleg 2019 Seluas-luasnya

Rabu, 21 Februari 2018 23:52 WIB

Bagi yang berminat silahkan mendaftarkan diri.


Andi Rachman Blusukan, Ini Harapan Pedagang Pasar Perawang

Rabu, 21 Februari 2018 23:50 WIB

Pedagang minta kepemimpinan Andi dilanjutkan.


Caleg Golkar di Jabar Dilarang Poligami Setelah Terpilih

Rabu, 21 Februari 2018 23:46 WIB

Sanksi tegas sudah disiapkan bagi mereka yang kedapatan melanggar kebijakan yang baru dikeluarkan itu.


KPK Kembali Geledah Satu Lokasi Terkait Kasus Bupati Subang

Rabu, 21 Februari 2018 23:17 WIB

Kemarin satu lokasi digeledah tim penyidik, yaitu rumah tersangka Asep Santika.


450 Outlet KFC Tutup di Inggris karena Kehabisan Ayam

Rabu, 21 Februari 2018 22:51 WIB

Krisis itu terjadi karena perubahan suplier ayam ke KFC.


Buka Rakernas BNPB, Puan Tekankan Pembangunan Kesiapsiagaan Berbasis Rakyat

Rabu, 21 Februari 2018 22:46 WIB

Perlu dibangun sinsergi penanggulangan bencana antara pusat dan daerah.


Pukul Suporter Wigan, Aguero Selamat dari Hukuman

Rabu, 21 Februari 2018 22:40 WIB

Insiden pemukulan itu ramai dibicarakan di media sosial.


Serangan Bom Militer Suriah di Ghouta Timur Tewaskan 300 Orang

Rabu, 21 Februari 2018 22:13 WIB

Militer Suriah menyatakan, mereka ingin membebaskan wilayah itu dari para teroris


Kasus Novel Baswedan Belum Terungkap, Din Syamsuddin Curiga

Rabu, 21 Februari 2018 21:50 WIB

Bisa jadi ada rekayasa sehingga sulit diungkap.


Kalahkan Zeballos, Monfils Jumpa Cilic di Babak 16 Besar

Rabu, 21 Februari 2018 21:39 WIB

Gael Monfils mencari gelar keduanya di tahun 2018.


ICMI: Polisi Jangan Percaya Pelaku Penyerangan Pemuka Agama oleh Orang Gila

Rabu, 21 Februari 2018 21:25 WIB

Kekerasan kepada ulama, pendeta, dan pemuka agama lainnya, polisi harus usut motifnya.


Plt Walikota Pekanbaru Tinjau Sejumlah Titik Daerah Rawan Banjir

Rabu, 21 Februari 2018 21:23 WIB

Ayat Cahyadi mengaku sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan.


Kapolresta Pekanbaru Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa BEM se Indonesia

Rabu, 21 Februari 2018 21:17 WIB

Untuk pengamanan unjuk rasa, polisi kerahkan ratusan anggotanya.


Pemerintah Bekasi: Stadion Patriot Butuh 60 CCTV

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Stadion Patriot Chandrabaga butuh CCTV mulai dari pintu gerbang, area parkir, ruang masuk ke tribun, lapangan, hingga lokasi VIP.


BPJS-TK Gandeng KPK Untuk Cegah Intervensi Investasi

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Dana pekerja yang terhimpun sudah mencapai Rp320 triliun.