News / Politik / Berita
Hari Pers Nasional

Fadli Zon: Pers Bukan untuk Kepentingan Pemodal

akurat logo
Dedi Ermansyah
Jumat, 09 Februari 2018 20:54 WIB
Share
 
Fadli Zon: Pers Bukan untuk Kepentingan Pemodal
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjawab pertanyaan media di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.. AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta pada insan pers nasional untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam memberitakan, sehingga bukan untuk kepentingan para pemilik modal.

"Dulu, misalnya, Mohammad Hatta mendirikan Majalah Daulat Ra'jat, atau Soekarno memimpin Fikiran Ra'jat dan Soeloeh Indonesia Moeda. Media-media itu digunakan sebagai alat perjuangan, untuk membela kepentingan rakyat banyak, bukan kepentingan para pemilik modal," kata Fadli Zon di Jakarta, Jumat (9/2).

Menurut Fadli Zon, pada masa pergerakan nasional, pers memang erat bersinggungan dengan politik, tapi politiknya adalah politik kebangsaan, bukan politik partisan.

Untuk itu, politisi Gerindra itu mengingatkan pers di Indonesia tidak kembali lagi kepada zaman pers kolonial yang sepenuhnya dikendalikan para pemilik modal.

Fadli mencontohkan, surat kabar AID de Preanger Bode pada awal abad ke-20 adalah juru bicaranya para pemodal yang menguasai perkebunan teh, karet, dan kina.

Selain itu, ujar dia, media Soerabajaasch Handelsblad, adalah corongnya para pemodal yang menguasai industri gula, sehingga banyak media merupakan juru bicara dari para pemilik modal.

"Tentu kita tak ingin mengulang lagi semua itu. Di hari pers ini, saya ingin mengajak insan pers Indonesia untuk mengingat kembali khittahnya," katanya.

Ia mengajak para jurnalis harus kembali ke barak dan menjaga diri terhadap hegemoni kekuasaan, serta harus menjaga kehormatan penanya.

Hal tersebut, lanjutnya, karena sesungguhnya pena jurnalis jauh lebih tajam dari sebilah pedang.

"Selamat Hari Pers Nasional, semoga di tahun politik, pers menjadi oase yang mengawal demokrasi dengan profesional dan independen," ucap Fadli.

Menurut dia, pers di tengah iklim demokrasi memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan tantangan zaman otoritarian.

Salah satu tantangan tersebut adalah rangkap posisi antara pemilik media dan politisi yang dinilai kerap menyulitkan posisi pers sehingga pers kemudian tidak mudah lagi mempertahankan independensinya.

Padahal, lanjutnya, bila jurnalis tidak lagi independen, maka pers tentu akan kehilangan kredibilitasnya sebagai juru terang masyarakat.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Ini Desa-desa yang Terdampak Abu Letusan Gunung Sinabung

Senin, 19 Februari 2018 15:09 WIB

Aktivitas vulkanologi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, Jumat (19/2) mengalami peningkatan ekstrem


Nikita Mirzani Singgung Keimanan Artis yang Tertangkap Narkoba

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Nikita yakin artis yang terjerat narkoba karena pengaruh lingkungan dan pergaulan.


Selamat! Rinni Wulandari Lahirkan Anak Pertama

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Kabar bahagia datang dari pasangan Rinni Wulandari dan Kevin Julian.


Bamsoet Kutuk Keras Pelaku Teror ke Pemuka Agama

Senin, 19 Februari 2018 15:04 WIB

Kekerasan kapada tokoh agama berpotensi memicu perpecahan antar-umat beragama.


Benarkan Ada PK Ahok, MA: Sidang Pertama Pekan Depan

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Permohonan PK diajukan secara tertulis oleh Ahok melalui penasehat hukumnya


Wah, Suami Unggah Foto Laudya Cynthia Bella Tanpa Hijab

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Emran sepertinya sudah kangen. Saat ini Bella di Indonesia.


Mandiri Gaet UGM Kembangkan Tenaga Kriya Perbankan

Senin, 19 Februari 2018 14:55 WIB

Sinergi ini akan memberikan peluang yang lebih baik kepada tenaga kriya dalam meningkatkan karir, baik di Bank Mandiri maupun di tempat lain


JK Beri Peringatan Usai SUGBK Mengalami Kerusakan

Senin, 19 Februari 2018 14:53 WIB

Jusuf Kalla menghimbau agar masyarakat Indonesia bisa menjaga fasilitas-fasilitas milik negara ini.


Campina Ice Cream Bayar Utang ke Swiss Life

Senin, 19 Februari 2018 14:52 WIB

Perseroan telah melunasi utang pada 15 Februari 2018 lalu


Mabes Gelar Rapat Vicon Untuk Bahas Pengamanan Ulama

Senin, 19 Februari 2018 14:49 WIB

Penyerangan kepada tokoh agama makin sering terjadi.


Usai Sidang, Tiga Terdakwa Kasus First Travel Diteriaki Penipu dan Dajjal

Senin, 19 Februari 2018 14:44 WIB

Ketiga terdakwa hanya menunduk malu.


Bikin Malu! Justin Bieber Tepis Hp Kemal Palevi

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Justin sebelumnya sudah menolak.


Nazaruddin Pastikan Ganjar dan Anas Ikut Terima Uang e-KTP

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Nazaruddin mengaku melihat secara langsung penyerahan uang tersebut kepada Ganjar.


Polisi Amankan Dua Perawat dan Ribuan Infus

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Otak pencurian infus ini masuk DPO.


Persipura Resmi Datangkan Hilton dan Marcel Sacramento

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Persipura terus berbenah untuk memperbaiki skuat.