Hujan Akibatkan Tanah di Kuningan Bergeser, Ratusan Warga Terdampak

akurat logo
Roen Najip
Minggu, 14 Januari 2018 21:02 WIB
Share
 
Hujan Akibatkan Tanah di Kuningan Bergeser, Ratusan Warga Terdampak
Tim SAR gabungan dan warga berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di Pendoworejo, Girimulyo, Kulonprogo, DI Yogyakarta, Kamis (30/11).. ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Hujan deras yang terus menerus terjadi di kawasan Kuningan, Jawa Barat berdampak pada bergesernya tanah di kawasan tersebut.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hujan yang terus menerus turun menyebabkan tanah bergerak di empat desa di Kecamatan Cilebak Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat.

Sutopo mengatakan gerakan tanah mengancam warga sekitarnya. Apalagi intensitas curah hujan diperkirakan akan meningkat hingga Februari mendatang.

"Pergerakan ini mengakibatkan longsor yang berdampak terhadap tiga Kepala Keluarga (KK) dengan 15 jiwa mengungsi. Sebanyak 44 KK yang terdiri dari 129 jiwa terdampak," kata Sutopo, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Minggu (14/1).

Adapun lokasi yang tengah ditanggulangi adalah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Kuningan, Kecamatan Cilebak, Desa Cilebak, Desa Bungurberes, Desa Legokherang dan Desa Patala.

Kerugian materil meliputi 4 Unit rumah rusak berat, 8 Unit rumah rusak sedang, 31 Unit rumah terancam, 1 Unit SDN 1 Patala terancam, 3 unit kolam ikan tertimbun longsoran, 1 mesjid Attaqwa terancam, 1 unit tembok penahan tebing rumah warga longsor.

Sawah seluas 1400m² juga alami retak-retak, pipa pamsimas air bersih terputus dan 5 titik akses jalan utama tertutup longsoran.

Sutopo juga sampaikan jalan yang terdampak, diantaranya jalan penghubung Subang-Cilebak, jalan penghubung Cilebak–Ciwaru, Jalan penghubung Cilebak–Legokherang, Akses Jalan Cilebak–Legokherang / blok Batu Hideung Legokherang.

Satu akses jalan juga terputus menuju kantor Kecamatan Cilebak dan empat titik jalan lingkungan tertimbun longsor di Dusun Wage Desa Cilebak.

"Ini terjadi akibat hujan deras yang terjadi selama tujuh hari dan kondisi tanah yang labil. Kemudian pelaksanaan pembersihan material longsoran yang menutup akses jalan Utama Ciwaru – Cilebak dilakukan dengan menggunakan alat berat sudah mencapai 95 persen, akses jalan sudah terbuka, bisa dilalui kendaraan," jelas Sutopo.[]

 


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini