Israel Hancurkan Terowongan Gaza di Bawah Perbatasan Israel-Mesir

akurat logo
Iwan Setiawan
Minggu, 14 Januari 2018 19:45 WIB
Share
 
Israel Hancurkan Terowongan Gaza di Bawah Perbatasan Israel-Mesir
Ilustrasi Serangan Udara. IB Times

AKURAT.CO, Militer Israel, Minggu (14/1) mengatakan, telah menghancurkan sebuah terowongan serangan lintas perbatasan yang membentang dari Jalur Gaza ke Israel dan Mesir, yang digali oleh HAMAS, kelompok gerilyawan yang mengendalikan daerah kantong Palestina.

Warga di Jalur Gaza mengatakan bahwa jet-jet Israel mengebom sebuah daerah di sebelah timur kota Rafah di bagian selatan Jalur Gaza, dari perbatasan Mesir dan Israel, pada Sabtu malam. Israel segera mengkonfirmasi serangan tersebut, namun tidak memberikan rincian sampai hari ini.

"Kami memahami ini adalah terowongan teror karena berada di bawah fasilitas strategis," kata juru bicara militer Israel Kolonel Jonathan Conricus seperti dilansir dari Reuters.

Pernyataan Kolonel Jonathan itu mengacu pada jaringan pipa gas dan bahan bakar, serta posisi tentara yang dilaluinya.

"Ini juga bisa membantu memindahkan teroris dari jalur Gaza ke Mesir untuk menyerang sasaran Israel dari Mesir." HAMAS tidak memberikan komentar.

Conricus mengatakan bahwa terowongan yang dihancurkan pada Sabtu digali oleh operasi kunci HAMAS dan memiliki panjang 1,5 km (sekitar satu mil), menembus 80 meter (260 kaki) di bawah perbatasan Kerem Shalom yang melintasi Israel dan ke Mesir.

"Ini jelas suatu kemungkinan bahwa sebuah serangan akan terjadi dalam waktu dekat," kata Conricus, tapi tidak akan menjelaskan lebih jauh.

Kerem Shalom, jalur utama untuk barang-barang yang memasuki Gaza, ditutup pada Sabtu sebelum serangan Israel.

Ketegangan meningkat di kawasan ini sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump membalikkan kebijakan Amerika Serikat yang telah berlangsung selama beberapa dasawarsa pada 6 Desember dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Warga Palestina di Gaza telah meluncurkan 18 roket lintas batas atau mortir dan 15 pemrotes dan dua orang bersenjata terbunuh oleh tembakan Israel.

Eskalasi bisa dengan mudah terjadi, meski kedua belah pihak telah memberi isyarat bahwa mereka tidak menginginkan hal itu terjadi.

Selama perang Gaza terakhir, pada tahun 2014, pejuang HAMAS menggunakan lusinan terowongan untuk menghindari pasukan Israel dan mengancam masyarakat sipil di dekat perbatasan.

Militer Israel mengatakan telah menghancurkan tiga terowongan tersebut dalam dua bulan terakhir.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa terowongan itu adalah "infrastruktur terorisme utama milik HAMAS di Jalur Gaza." "HAMAS harus mengerti bahwa kami tidak akan membiarkan serangan ini berlanjut dan kami akan meresponsnya dengan kekuatan yang lebih besar lagi, "katanya kepada wartawan sebelumnya terbang ke India.

Israel sedang membangun sebuah dinding bawah tanah yang dilengkapi sensor sepanjang perbatasan sepanjang 60 km (36 mil), dan bertujuan untuk menyelesaikan proyek senilai 1,1 miliar dolar itu pada pertengahan 2019.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Elektabilitas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.