News / Daerah / Berita

Raperda Pencegahan Pornografi Dinilai Mampu Minimalisir Predator Seks

akurat logo
Bayu Primanda
Minggu, 14 Januari 2018 17:00 WIB
Share
 
Raperda Pencegahan Pornografi Dinilai Mampu Minimalisir Predator Seks
Ilustrasi Pornografi. THEDAILYBEAST

AKURAT.CO, DPRD Jawa Barat optimistis Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Pornografi, yang sedang dibahas bisa mencegah para predator seks menjalankan aksinya.

"Kami yakin raperda ini jika sudah disahkan dapat implementatif di bawah dan bisa mencegah pelaku atau predator seks, terutama predator seks ke anak-anak," kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, di Kota Bandung, Minggu(14/1).

Selain itu, lanjut Ineu, raperda ini juga diharapkan dapat meminimalisir kasus-kasus pornografi seperti kasus video porno yang melibatkan anak kecil dengan wanita dewasa di Kota Bandung beberapa waktu lalu.

"Kalau ada perdanya minimal masyarakat jadi takut atau mencegah. Di raperda ini dibahas soal sosialisasi tentang pencegahan bahaya pornografi," kata dia.

Oleh karena itu, politisi perempuan dari Fraksi PDIP Jawa Barat ini menilai raperda ini dinilai penting karena masalah pornografi sudah sangat mengkhawatirkan.

"Makin marak pornografi dan akses informasi di dunia maya begitu mudah didapatkan, termasuk masalah pornografi sehingga kami memandang ketika ada usulan raperda ini, maka sangat bagus," kata Ineu.

Ia menambahkan raperda ini ditargetkan akan disahkan menjadi perda oleh DPRD Jawa Barat pada akhir 2018.

"Insha Allah akhir bulan ini disahkan, sebenarnya raperda ini disahkan akhir Desember tapi teman-teman minta diperpanjang masa kerjanya sampai akhir Januari agar bisa menampung masukan dari berbagai pihak seperti KPAI Pusat karena kita ingin ada sinergitas dengan pusat," kata dia.

Selain itu, lanjut Ineu, keberadaan raperda ini tidak akan tumpang tindih dengan Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

"Tidak akan tumpang tindih karena Undang-undang ini membutuhan peraturan pelaksanaan di level pusat PP, kalau di level daerah Perda, jadi perlu ditajamkan untuk kekinian yang ada di Jabar," tandasnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

Sumber. ANTARA

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini