Gunung Meletus, 1500 Warga Dievakuasi dari Pulau Kadovar Papua Nugini

akurat logo
Safaraz
Minggu, 14 Januari 2018 16:54 WIB
Share
 
Gunung Meletus, 1500 Warga Dievakuasi dari Pulau Kadovar Papua Nugini
Gunung Berapi di Pulau Kardova, Papua Nugini. ISTIMEWA

AKURAT.CO, Sedikitnya 1.500 orang dievakuasi dari Pulau Kadovar, Papua Nugini, saat gunung berapi mulai meletus.

Gunung di sana mulai mengeluarkan debu dan asap pekan lalu sehingga lebih dari 500 orang diungsikan ke pulau Blup Blup.

Kini setelah letusan bertambah aktif, mereka yang telah mengungsi dari Kadovar dibawa ke daratan utama.

Papua Nugini (PNG) memiliki sejumlah gunung yang aktif.

Para saksi mata di Blup Blup, utara pulau Kadovar, melaporkan letusan besar dari gunung itu pada Jumat (12/1) dan tampak lava berwarna merah dari puncak gunung.

Para pakar juga mendeteksi jumlah besar belerang keluar dari gunung tersebut.

Palang Merah Papua Nugini menyatakan dana telah dikucurkan untuk membantu evakuasi ke daratan utama.

"Warga di sana, saat gunung meletus, mereka segera menyelamatkan diri. Kini mereka membutuhkan makanan, air, tenda, dan pakaian," ungkap pernyataan Palang Merah.

Kubah lava dapat terlihat di Kadovar, menurut para pakar di Rabaul Volcanological Observatory. Semburan asap dan debu dapat naik hingga 600 meter.

Para vulkanologis menyatakan belum pernah ada catatan letusan besar di Kadovar.[] 


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Elektabilitas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.