News / Politik / Berita

Agar Tak Dimanfaatkan, Identitas Politik Kaum Muda Perlu Dipertegas

akurat logo
Avila Dwi Putra
Minggu, 14 Januari 2018 16:16 WIB
Share
 
Agar Tak Dimanfaatkan,  Identitas Politik Kaum Muda Perlu Dipertegas
Ilustrasi. AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Pemilih pemula sangat rentan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu saat pemilihan kepala daerah pada Juni 2018 mendatang.

Karenanya dalam mengedukasi mereka, Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam Jawa barat menggelar Yount Movement Outlook 2018 bertajuk 'Menjaga Identitas Politik Kaum Muda di Tengah Kisruh Pesta Demokrasi’.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 40 lembaga organisasi mahasiswa dan pemuda se-Bandung Raya, dibahas berbagai persoalan menghadapi tahun politik kali ini, terutama sejumlah kemungkinan yang terjadi di kalangan remaja, mahasiswa, dan pemuda. Terlebih, pemilih pemula cukup banyak di Jawa Barat.

Ketua FPMI Jabar Mashun Sofyan, acara ini merupakan bentuk edukasi kepada generasi muda dalam euforia pesta demokrasi tahun ini. "Untuk mengembalikan identitas kaum muda, yang mana mereka sangat rentan terhadap praktek politik pragmatis, yang mana hal itu di gunakan oleh kepentingan parpol” kata Mashun, Minggu (14/1).

Menurutnya, suara para pemilih pemula ini nantinya akan berpengaruh pada kehidupan lima tahun mendatang. Pihaknya menyarankan agar pemilih pemula betul-betul mengetahui sosok pemimpin yang layak dipilih dan tidak.

"Tentunya kita menyuarakan kepada pemuda dan mahasiswa pilihlah pemimpin yang mengusung Islam secara komprehensif. Namun, kalau hanya kadernya saja yang seolah-olah islami, namun menjalankan mekanisme pemerintahan yang merugikan Islam itu juga kita tidak sarankan," tegasnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah juga berpendapat, para pemuda terutama para pemilih pemula jangan sampai terbuai dengan janji-janji manis para calon kepala daerah ini tanpa melihat latar belakang mereka secara keseluruhan.

"Makanya yang perlu diperhatikan juga jangan sampai pemuda hanya tergiur dengan manisnya visi misi para calon, tapi lihat juga lingkungan di sekitar mereka," imbuh Andri selaku perwakilan mahasiswa Muhammadiyah.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini