News / Hukum / Berita

Sumbangan Kampanye Pemilu Jadi Jalan Masuk Pemburu Rente

akurat logo
Bayu Primanda
Minggu, 14 Januari 2018 14:15 WIB
Share
 
Sumbangan Kampanye Pemilu Jadi Jalan Masuk Pemburu Rente
Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.. AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti persoalan pendanaan sumbangan kampanye pemilu yang dinilai berpotensi menimbulkan korupsi politik, yang tidak jauh berbeda antara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

Hal tersebut disebutkan dalam Siaran pers ICW, yang diterima pada hari Minggu(14/1). Dalam siaran persnya, LSM yang giat menyoroti adanya praktik korupsi ini menyatakan, dalam hal pendanaan kampanye, problem regulasinya serupa, seperti dalam UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, ketentuan tentang batasan maksimum untuk calon presiden juga ternyata meningkat secara drastis.

Sumbangan perorangan maksimum meningkat menjadi sebesar Rp2,5 miliar dari sebelumnya Rp1 milyiar, dan sumbangan badan usaha menjadi Rp25 miliar dari sebelumnya Rp5 miliar.

ICW menyayangkan bahwa tidak ada argumentasi kuat dalam risalah pembahasan UU Pemilu yang mendasari kenaikan dalam jumlah yang besar tersebut. Sama seperti yang terjadi dalam pilkada, di mana batasan sumbangan juga mengalami kenaikan.

LSM antikorupsi itu berpendapat bahwa naiknya batas sumbangan akan semakin mempermudah pemodal dan pemburu rente untuk masuk mendanai dan mengikat kandidat.

Selain itu, pemberian modal kampanye dalam jumlah besar dan mengikat dinilai juga telah banyak terjadi pada pemilu sebelumnya dengan trik dan modus tertentu, namun bersifat ilegal karena batasan tidak setinggi sekarang.

ICW mengemukakan, berkaca pada pemilu sebelumnya tahun 2014, sistem proporsional terbuka memiliki beberapa kelemahan karena banyak tidak disertai dengan integritas kandidat dan pengawasan pemilu yang kuat.

Sedangkan masalah terbesar yang dihadapi dinilai adalah potensi politik uang dari kandidat kepada masyarakat.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

Sumber. ANTARA

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Dinas PUPR Bali Realisasikan Perbaikan Jalan dan Trotoar

Selasa, 23 Januari 2018 16:55 WIB

Pada tahun 2010 di Kota Denpasar terdapat 32 titik banjir, dengan dilakukan upaya khusus penanganan banjir


Video Klip Pertama Jonghyun Setelah Meninggal Dunia Akhirnya Dirilis

Selasa, 23 Januari 2018 16:54 WIB

Kembali mengingat Jonghyun lewat video klip terbarunya.


Mulai Sirna, Yuk Kenali Budaya Tradisional Jepang dengan Segala Keunikannya

Selasa, 23 Januari 2018 16:54 WIB

Banyak masyarakat Jepang yang meninggalkan warisan budaya ini. Padahal sangat memikat wisatawan.


Gregoria dan Sebelas Wakil Indonesia ke Babak Utama

Selasa, 23 Januari 2018 16:52 WIB

Gregoria Mariska Tunjung lolos ke babak utama usai mengalahkan perlawanan atlet Denmark, Sofie Holmboe Dahl.


Uang Perawatan Kecantikan Rita Widyasari Ditelisik KPK

Selasa, 23 Januari 2018 16:51 WIB

Dokter Sonia Grania Wibisono diperiksa sebagai saksi.


Jusuf Kalla Jelaskan Rencana Kenaikan Biaya Haji

Selasa, 23 Januari 2018 16:43 WIB

Rencana kenaikan biaya haji tersebut disebabkan oleh penerapan pajak untuk biaya sejumlah pelayanan


Komnas HAM Ungkap Penyebab Gizi Buruk di Kabupaten Asmat

Selasa, 23 Januari 2018 16:42 WIB

DPR juga sedang memikirkan penggalangan solidaritas Suku Asmat untuk menggalang perawat dan ahli gizi.


Demam Film 'Dilan 1990', Pemuda Ini Melakukan Parodi yang Kocak

Selasa, 23 Januari 2018 16:38 WIB

Parodi 'Dilan 1990' ini semakin membuat film ini ditunggu penggemarnya.


Buka Rapim TNI-Polri, Jokowi Singgung Keberhasilan Amankan Pemilu dan Pilkada

Selasa, 23 Januari 2018 16:34 WIB

Jokowi sampaikan apresiasi dan terimaksih atas kerja dua pilar ini.


Pertamina Jaga Stok BBM di Asmat

Selasa, 23 Januari 2018 16:33 WIB

Pertamina MOR VIII berupaya menjaga ketahanan stok BBM di Kabupaten Asmat sebagai bentuk dukungan atas penanggulan KLB campak dan gizi buruk


Sys NS Alami Pingsan Sebelum Meninggal Dunia

Selasa, 23 Januari 2018 16:30 WIB

Sys NS sempat pingsan sebelum dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah.


20 Tahun Lagi Program Listrik 35.000 MW Tidak Mencukupi Kebutuhan Listrik Nasional

Selasa, 23 Januari 2018 16:27 WIB

Program pemerintah membangun 35.000 MW pada dasarnya hanya bisa mencukupi kebutuhan suplai listrik pada 10 tahun mendatang.


Jessica Mila Tak Menyangka Sys NS akan Meninggal Tiba-tiba

Selasa, 23 Januari 2018 16:24 WIB

Mila mengaku tak menyangka kepergian Sys NS begitu cepat


Deretan Koleksi Tas Nagita Slavina. Harganya Tak Main-main

Selasa, 23 Januari 2018 16:21 WIB

Berikut koleksi tas Nagita Slavina yang harganya selangit.


HNW: Ucapan Zulhas soal LGBT untuk Mengingatkan Publik

Selasa, 23 Januari 2018 16:21 WIB

Segera selesaikan RUU KUHP.