News / Hukum / Berita

Kejati Sumut Minta Wali Kota Sibolga Taat Hukum

akurat logo
Bayu Primanda
Minggu, 14 Januari 2018 14:02 WIB
Share
 
Kejati Sumut Minta Wali Kota Sibolga Taat Hukum
ilustrasi. Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara minta kepada Wali kota Sibolga Syarfi Hutauruk agar dapat menghadiri pemanggilan ketiga sebagai saksi, dugaan korupsi peningkatan jalan hotmix menjadi semen "rigid beton" senilai Rp65 miliar tahun anggaran 2015.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan, Minggu(14/1), mengatakan wali kota Sibolga agar tetap kooperatif, dalam memenuhi pemanggilan ketiga nantinya yang akan dilayangkan dalam waktu dekat ini.

Karena, menurut dia, Kejati Sumut telah dua kali melayangkan pemanggilan terhadap orang pertama di Pemkot Sibolga itu, sebagai saksi tersangka SN, Pejabat Pembuat Komitmen, dugaan korupsi peningkatan jalan hotmix tersebut.

"Pada pemanggilan yang pertama yakni, Kamis (7/12) Wali Kota Sibolga tidak datang tanpa memberikan alasan kepada penyidik Kejati Sumut," ujar Sumanggar.

Ia menyebutkan, pemanggilan yang kedua, Senin (18/12), namun saksi tersebut tidak jadi datang karena sedang melaksanakan tugas dinas ke Jakarta untuk menghadiri undangan Kementerian Perdagangan.

Pada pemanggilan yang ketiga ini, Kejati Sumut perlu koordinasi dengan saksi tersebut, dan semoga bisa hadir untuk dimintai keterangan.

"Ini dilakukan untuk kelancaran Kejati Sumut yang melakukan penyidikan kasus korupsi rigid beton," ucapnya.

Sumanggar mengatakan, Kejati Sumut juga telah menahan tersangka SN, sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PU Kota Sibolga, kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Sibolga.

Tersangka tersebut, dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IA Tanjung Gusta Medan, Selasa (28/11).

"Penahanan tersangka itu, untuk memudahkan penyidikan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara tersebut," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sebelumnya, Kejati Sumut telah menahan sepuluh rekanan tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan hotmix menjadi semen "rigid beton" di Sibolga senilai Rp65 miliar Tahun Anggaran 2015, dan dititipkan di Rutan Medan, Kamis (2/11).

Kesepuluh rekanan tersebut, yakni JT, Direktur PT Barus Raya Putra Sejati, IM, Direktur PT Enim Resco Utama, YS, Direktur PT Suakarsa Tunggal, dan PFS, Direktur PT Arsifa.

Selain itu, MW, Direktur PT Andhika Putra Perdana, EDH, Direktur PT Gamos Multi Generalle, HS, Direktur PT Bukit Zaitun, GS, Direktur PT Andhika Putra Perdana, HS, Wakil Direktur CV Pandan Indah, dan BS, Direktur VIII CV Pandan.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

Sumber. ANTARA

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini