Pemerintah Tunisia Umumkan Reformasi Pasca Kerusuhan

akurat logo
Dedi Ermansyah
Minggu, 14 Januari 2018 13:47 WIB
Share
 
Pemerintah Tunisia Umumkan Reformasi Pasca Kerusuhan
Pemerintah, serikat pekerja dan pengusaha bertemu untuk pembicaraan krisis di tengah protes.. BBC.COM

AKURAT.CO, Pemerintah Tunisia telah mengumumkan gelombang reformasi sosial pasca demonstrasi. Protes pecah menjelang ulang tahun ketujuh tersingkirnya Presiden Zine al-Abidine Ben Ali.

Pemerintah menggelar rapat darurat dalam menanggapi protes yang mengakibatkan 800 orang ditangkap.

Para pejabat mengatakan, rencana telah diajukan ke parlemen untuk reformasi perawatan kesehatan, perumahan dan meningkatkan bantuan kepada orang miskin.

Demonstrasi dimulai awal bulan ini setelah pemerintah mengumumkan pajak tahun dan harga tahun baru  2018.

Pada bulan Desember Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Tunisia membutuhkan untuk mengambil "tindakan mendesak" dalam mengurangi defisit anggaran.

Pemerintah berturut-turut telah gagal untuk menyelesaikan pengangguran nasional dan kemiskinan, dan industri pariwisata. Negara itu telah berjuang untuk membangun kembali setelah serangan teror yang ditargetkan warga negara asing pada 2015, menewaskan puluhan orang.

Orang-orang telah turun ke jalan menentang tindakan anggaran, meskipun Perdana Menteri Yousef Chahed mencoba untuk meyakinkan Tunisia yang 2018 akan menjadi yang terakhir "sulit" tahun negara itu.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Khlifa Chibani mengatakan, 803 orang telah ditangkap sepanjag demonstrasi karena dicurigai kekerasan, pencurian dan penjarahan .

Dia mengatakan 97 anggota pasukan keamanan negara itu telah terluka dalam kerusuhan, tapi tidak mengatakan berapa banyak demonstran terluka.

Kantor hak asasi manusia PBB mengungkapkan keprihatinan ditahannya sejumlah besar orang. Tapi Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi menuduh pers asing dari "memperkuat" kerusuhan dan merusak citra negara dengan cakupan.

Dia menjadi tuan rumah dua jam pembicaraan krisis dengan partai politik, serikat buruh yang kuat dan pengusaha untuk mencoba dan memutuskan reformasi dalam mengurangi ketegangan nasional.

Mohammed Trabelsi, Menteri Sosial, mengatakan pemerintah mengusulkan kenaikan pembayaran kesejahteraan kepada mereka yang membutuhkan dengan 170 juta dinar.

"Ini akan mempengaruhi sekitar 250.000 keluarga," katanya. "Ini akan membantu orang miskin dan kelas menengah."

Dia juga menyinggung rencana untuk perawatan medis dijamin dan reformasi perumahan, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.[]


Editor. Gema Trisna Yudha

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini