News / Politik / Berita

Alumni 212: Ada Oknum Tunggangi La Nyalla

akurat logo
Arief Munandar
Minggu, 14 Januari 2018 11:53 WIB
Share
 
Alumni 212: Ada Oknum Tunggangi La Nyalla
Seksi Humas dan Media Center Presidium Alumni 212, Habib Novel Bamukmin. AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Habib Novel Chaidir Bamukmin, menduga ada pihak-pihak yang tak bertanggungjawab, yang menunggangi dan membajak konferensi pers La Nyalla Mattalitti.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/1) lalu, La Nyalla mengungkap adanya mahar politik di Pilgub Jatim.

Menurut Novel, kehadiran Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath pun telah direkayasa sehingga menimbulkan kesan politik Islam. Padahal, kata dia, hal itu merupakan persoalan di internal partai Gerindra yang seharusnya diselesaikan dengan cara musyawarah.

"Sebenarnya acara itu dibajak oleh satu oknum, yang KH Al Khaththath terjebak," kata Habib Novel kepada AKURAT.CO, Minggu (14/1).

Meski begitu, Humas Presidium Alumni 212 itu menyebut, pembajak acara tersebut adalah teman dekat La Nyalla sendiri. Namun, dia tak mau identitas sang pembajak yang dicurigainya itu.

"Bukan orang La Nyalla dan bukan dari PA 212, akan tetapi dekat dengan kita dan La Nyalla," ungkap Habib Novel.

Sebelumnya, La Nyalla mengaku telah dimintai uang sebesar Rp170 Miliar untuk maju Pilgub Jatim 2018, oleh Ketua DPD Gerindra Jatim Supriyanto. Permintaan tersebut disampaikan melalui seorang pengusaha muslim, TB Daniel Hidayat, yang kebetulan orang dekat sekaligus tim pemenangan La Nyalla.

Padahal, keinginan La Nyalla untuk maju menjadi Gubernur telah muncul sejak dirinya mendekam di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung, tanpa membeli rekomendasi partai.

"Tapi yang terjadi, hanya gara-gara bisikan ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto. Saya pikir pak Prabowo gak mungkin nurut lah sama Supri. Ternyata dia betul-betul nurut sama Supri, terbukti dengan minta uang Rp170 miliar," ujarnya.[]


Editor. Gema Trisna Yudha

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini