News / Hukum / Berita

Pekan Depan, La Nyalla Polisikan Oknum Politisi Gerindra

akurat logo
Dedi Ermansyah
Minggu, 14 Januari 2018 11:35 WIB
Share
 
Pekan Depan, La Nyalla Polisikan Oknum Politisi Gerindra
Salah satu kandidat Pilgub Jatim La Nyalla Mattalitti yang tidak mendapat rekomendasi partai politik. AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mattalitti akan melaporkan oknum pengurus Partai Gerindra yang telah meminta uang sebesar Rp 40 miliar sebagai untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

Faisal Assegaf, selaku perwakilan tim hukum La Nyalla, mengatakan laporan akan dibuat ke Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan atas politik uang yang diduga dilakukan oknum Partai Gerindra.

"Kami minta pihak berwenang polisi dan KPK memeriksa. Ada unsur pidana, karena sudah masuk politik uang," kata Faisal.

Untuk membuat laporan tersebut, dia mengaku, tim hukum sedang mempersiapkan bukti-bukti terkait. Namun, dia belum dapat menjelaskan bukti-bukti tersebut.

Setelah membuat laporan, dia menegaskan akan menyampaikan pengumuman ke publik.

"Bukti kalau tidak punya tidak mungkin laporkan, Tim lagi merampungkan dan memperkuat data," tambahnya.

Menurut dia, dugaan adanya politik uang itu dapat menjadi bahan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut kasus tersebut. Apalagi saat ini, Mabes Polri sudah membentuk Satgas Anti Politik Uang Polri.

La Nyalla juga mengklaim sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 5,9 miliar kepada Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto.

Serta akan mencairkan cek senilai Rp 70 miliar yang dapat dicairkan apabila surat rekomendasi dari Partai Gerindra sudah terbit.

"Ini menjadi bahan menarik. Diduga pelaku menerima uang muka Rp 5,9 miliar. Masuk ranah KPK," tegasnya.

Sebelumnya, La Nyalla gagal diusung Partai Gerindra maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Jawa Timur pada Pilkada serentak tahun ini. La Nyalla mengaku dimintai uang oleh Prabowo sebesar Rp 40 miliar.

Menurut La Nyalla, Prabowo memintanya memberikan uang itu sebelum tanggal 20 Desember agar bisa direkomendasikan.

La Nyalla sebenarnya mengatakan dirinya sudah menyiapkan dana tersebut. Namun La Nyalla hanya bersedia memberikan jika dia sudah resmi didaftarkan ke KPU Jawa Timur. Kata La Nyalla, Prabowo tidak sepakat dan kemudian marah.[]


Editor. Gema Trisna Yudha

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Caleg Golkar di Jabar Dilarang Poligami Setelah Terpilih

Rabu, 21 Februari 2018 23:46 WIB

Sanksi tegas sudah disiapkan bagi mereka yang kedapatan melanggar kebijakan yang baru dikeluarkan itu.


KPK Kembali Geledah Satu Lokasi Terkait Kasus Bupati Subang

Rabu, 21 Februari 2018 23:17 WIB

Kemarin satu lokasi digeledah tim penyidik, yaitu rumah tersangka Asep Santika.


450 Outlet KFC Tutup di Inggris karena Kehabisan Ayam

Rabu, 21 Februari 2018 22:51 WIB

Krisis itu terjadi karena perubahan suplier ayam ke KFC.


Buka Rakernas BNPB, Puan Tekankan Pembangunan Kesiapsiagaan Berbasis Rakyat

Rabu, 21 Februari 2018 22:46 WIB

Perlu dibangun sinsergi penanggulangan bencana antara pusat dan daerah.


Pukul Suporter Wigan, Aguero Selamat dari Hukuman

Rabu, 21 Februari 2018 22:40 WIB

Insiden pemukulan itu ramai dibicarakan di media sosial.


Serangan Bom Militer Suriah di Ghouta Timur Tewaskan 300 Orang

Rabu, 21 Februari 2018 22:13 WIB

Militer Suriah menyatakan, mereka ingin membebaskan wilayah itu dari para teroris


Kasus Novel Baswedan Belum Terungkap, Din Syamsuddin Curiga

Rabu, 21 Februari 2018 21:50 WIB

Bisa jadi ada rekayasa sehingga sulit diungkap.


Kalahkan Zeballos, Monfils Jumpa Cilic di Babak 16 Besar

Rabu, 21 Februari 2018 21:39 WIB

Gael Monfils mencari gelar keduanya di tahun 2018.


ICMI: Polisi Jangan Percaya Pelaku Penyerangan Pemuka Agama oleh Orang Gila

Rabu, 21 Februari 2018 21:25 WIB

Kekerasan kepada ulama, pendeta, dan pemuka agama lainnya, polisi harus usut motifnya.


Plt Walikota Pekanbaru Tinjau Sejumlah Titik Daerah Rawan Banjir

Rabu, 21 Februari 2018 21:23 WIB

Ayat Cahyadi mengaku sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan.


Kapolresta Pekanbaru Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa BEM se Indonesia

Rabu, 21 Februari 2018 21:17 WIB

Untuk pengamanan unjuk rasa, polisi kerahkan ratusan anggotanya.


Pemerintah Bekasi: Stadion Patriot Butuh 60 CCTV

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Stadion Patriot Chandrabaga butuh CCTV mulai dari pintu gerbang, area parkir, ruang masuk ke tribun, lapangan, hingga lokasi VIP.


BPJS-TK Gandeng KPK Untuk Cegah Intervensi Investasi

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Dana pekerja yang terhimpun sudah mencapai Rp320 triliun.


Ruang Terbuka Hijau Tak Terpenuhi, Pemkot Depok Disomasi

Rabu, 21 Februari 2018 21:12 WIB

Pemkot Depok hanya memiliki 16,33 persen dari kewajiban 30 persen Ruang Terbuka Hijau.


Parah, di Samarinda Kuburan Digali untuk Tambang Batubara Ilegal

Rabu, 21 Februari 2018 21:09 WIB

Ada lahan kuburan seluas 50 meter persegi yang sudah digali.