Soal Reklamasi, Anies Diminta Lanjutkan Aturan Pemerintahan Sebelumnya

akurat logo
Arief Munandar
Minggu, 14 Januari 2018 11:25 WIB
Share
 
Soal Reklamasi, Anies Diminta Lanjutkan Aturan Pemerintahan Sebelumnya
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan . AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah melayangkan surat pembatalan Hak Guna Bangunan (HGB) Pulau D, serta menunda penerbitan HGB Pulau C dan G, Teluk Jakarta kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional pada 29 Desember silam.

Menanggapi itu, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menilai Pemprov DKI yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Seharusnya dia berkoordinasi dahulu dengan Pemerintah Pusat untuk membahas masalah ini.

“Persoalnnya adalah reklamasi itu tidak serta merta kewenangan Pemda, tapi juga ada pemerintah pusat, ada Perpres tahun 95, jadi seharusnya Anies berkoordinasi dengan pemerintah pusat, tidak langsung membatalkan seperti itu,” kata Trubus kepada AKURAT.CO, Minggu (14/1).

Menurut Trubus, langkah yang diambil kini seperti menyalahkan gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama-Dharot Saiful Hidayat. Padahal, izin reklamasi diberikan pada era Fauzi Bowo dengan landasan hukum Keppres Nomor 52 Tahun 1995 Pasal 4.

“Itu kan ada kesan menyalahkan pemerintahan sebelumnya, itu yang jadi problem, padahal memang kita akui, ini seperti trik, waktu itu pemerintah Djarot mengajukan agar dua Raperda itu di bahas oleh DPRD DKI Jakarta, kan sekarang Raperda itu dicabut Anies dengan alasan ingin dikaji, padahal ini untuk pecitraan atau memenuhi janji politiknya,” jelasnya.

Lebih lanjut, pengamat yang mengemban profesi dosen ini mengimbau Anies untuk melanjutkan pembahasan dua Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dan Perda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta salah bersama DPRD DKI. 

“Sebaiknya Anies ini melanjutkan kebijakan tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan menghentikan reklamasi merupakan salah satu janji kampanyenya kala itu. Oleh sebab itu, apapun konsekuensinya ia siap menjalankan, namun tetap pada koridornya.

"Kita tentu akan patuh dengan hukum, sudah dipastikan bahwa prosesnya sesuai dengan janji kami, adalah kami hentikan reklamasi dan konsekuensinya hukum akan tentu kami tata dan kami siapkan segala langkah-langkah agar apa yang kami lakukan ini tentu dalam koridor hukum," katanya di Balai Kota Jakarta.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Bejat! Bapak Ajak Anak Tuk Bunuh Pejalan Kaki

Minggu, 21 Januari 2018 04:03 WIB

Polda Sumut tangkap 3 pelaku pembunuhan di Dusun I Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai.


Polisi Batalkan Transaksi Narkoba Jenis Sabu di Sumenep

Minggu, 21 Januari 2018 03:32 WIB

Barang bukti berupa sabu-sabu yang disita dari tersangka tersebut sekitar 0,25 gram.


BPBD Lebak Imbau Masyarakat Waspada Angin Kencang

Minggu, 21 Januari 2018 03:05 WIB

BPBD mengimbau masyarakat mewaspadai angin kencang setelah sepekan terakhir ini sejumlah rumah rusak.


Prihatin, Pelajar SMP Pesta Minuman Keras di Kalteng

Minggu, 21 Januari 2018 02:28 WIB

Polsek Baamang mengamankan sembilan pelajar di sebuah rumah di Jalan Wengga Metropolitan III, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang.


Zulhas Klaim 8 Fraksi DPR Setuju Miras Dijual di Warung-warung

Minggu, 21 Januari 2018 02:02 WIB

Sekarang ini sudah ada delapan partai politik di DPR RI yang menyetujui minuman keras dijual di warung-warung.


PDIP Utamakan Sihar Sitorus, Djarot Tak Diikutikan dalam Sekolah Kepemimpinan

Minggu, 21 Januari 2018 01:31 WIB

PDIP bakal ikutkan Sihar Sitorus dalam sekolah kepemimpinan.


KPU Nyatakan Berkas Pendaftaran Khofifah dan Emil Lengkap

Minggu, 21 Januari 2018 01:05 WIB

Hari ini tim 'liaison officer' (penghubung) untuk pasangan Khofifah-Emil sudah mengumpulkan semua berkas pendaftaran.


Tepis Ujaran Zulhas Soal LGBT, PPP: Jangan Jadi Pencitraan Politik

Minggu, 21 Januari 2018 00:32 WIB

Mari isu LGBT jangan hanya jadi jualan atau pencitraan politik saja.


Anti Klimaks, Arsenal Tak Bisa Tambah Angka di Babak Kedua

Minggu, 21 Januari 2018 00:12 WIB

Dengan hasil ini, Arsenal telah mengoleksi 39 poin dari 23 laga.


Jokowi Pamer Motor Barunya di Twitter

Minggu, 21 Januari 2018 00:04 WIB

Membeli motor tersebut salah satu upaya dalam mendukung inovasi dan kreatifitas pemuda dan industri di Indonesia.



Firman Soebagyo Sebut Ujaran Ketua MPR Berpotensi Bikin Gaduh

Sabtu, 20 Januari 2018 23:18 WIB

Kami sampaikan kepada publik bahwa DPR RI belum ada rencana pembahas RUU LGBT.


BABAK I: Arsenal Belum Selesai, 4 Gol di Babak Pertama Hanyalah Pembuka

Sabtu, 20 Januari 2018 23:11 WIB

Monreal membuka keunggulan Arsenal dengan tandukannya di menit keenam sebelum empat menit berselang Iwobi menggandakan keunggulan.



BABAK I: Turunkan Skuat Terbaik, Manchester United Tak Bisa Berkutik

Sabtu, 20 Januari 2018 22:57 WIB

Pogba yang mendampingi Matic dan Mata di lini tengah, memang tampak memiliki peran besar di laga ini.