Anies Pastikan Pengembalian Uang Pengembang Reklamasi Tak Pakai APBD

akurat logo
Dedi Ermansyah
Minggu, 14 Januari 2018 09:27 WIB
Share
 
Anies Pastikan Pengembalian Uang Pengembang Reklamasi Tak Pakai APBD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.. AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mengembalikan uang bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) sebesar Rp 483 miliar yang telah dibayar pengembang pulau reklamasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pengembalian uang pengembang itu tidak akan menggunakan APBD DKI. Anies bahkan mengatakan, pengembalian uang tersebut adalah sebuah hal mudah bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Pemprov DKI dalam hal terkait pajak dan lain-lain akan dengan sangat mudah sekali mengembalikan pajak, enggak ada masalah sama sekali dan bukan pakai APBD," kata Anies kepada awak media di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1) malam.

Anies menambahkan, pihaknya akan menggunakan uang pajak yang telah diberikan pengembang sehingga tidak mengganggu APBD.

"Tapi ya uang ini dikembalikan dari pembayaran pajak mereka dan pajak itu masih ada catatan. Namun, tidak akan saya jelaskan di sini sekarang," ujar Anies.

"Kami akan jelaskan lengkap bahwa pajak yang masuk secara sekonyong-konyong itu banyak catatan," kata dia.

Pemprov DKI sebelumnya telah melayangkan surat kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang isinya meminta agar menunda dan membatalkan sertifikat hak guna bangunan (HGB) pulau-pulau reklamasi buat untuk ketiga.

Anies sebelumnya juga menyampaikan akan menerima seluruh konsekuensi dari surat permohonan yang diajukannya. Salah satu konsekuensinya adalah mengembalikan uang BPHTB tersebut.

"Semua konsekuensinya kalau nanti sudah dibatalkan prosesnya, kami akan lakukan," ujar Anies.

Sebelum mendapatkan sertifikat HGB pulau reklamasi, pengembang wajib membayar BPHTB.  Salah satu pengembang yang telah membayar ialah PT Kapuk Naga Indah.

Kantor Pertanahan Jakarta Utara menerbitkan sertifikat HGB Pulau D untuk anak perusahaan Agung Sedayu Group itu.[]


Editor. Gema Trisna Yudha

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

KPK Diminta Usut Keterlibatan Bupati Tapanuli Tengah Terkait Suap Akil Mochtar

Kamis, 26 April 2018 19:55 WIB

Bakhtiar pihak yang bertemu dan bernegosiasi dengan Akil Mochtar untuk memenangkan sengketa Pilkada Tapteng di MK pada 2011


F1 Jajaki Vietnam Gelar Balapan Pasca 2020

Kamis, 26 April 2018 19:48 WIB

"Kami sedang bekerja dengan Pemerintah Hanoi untuk mencapai kesepakatan final," kata Sean Bratches.


KPU: Hak Pemilih Muda Harus Dilindungi

Kamis, 26 April 2018 19:45 WIB

"Jangan sampai hak pemilih pemula diperkosa berita-berita kebencian dan diajak menjadi pemilih yang tidak rasional," ujar Ketua KPU Jabar


Bamsoet Minta Pemerintah Soroti Jembatan di Jalur Pantura Jelang Mudik

Kamis, 26 April 2018 19:42 WIB

Bambang Soesatyo tegaskan, segera lakukan perbaikan atas kerusakan yang ada guna memperlancar arus lalu lintas dan meminimalkan kecelakaan


PGN Tebar Dividen Rp766,27 Miliar

Kamis, 26 April 2018 19:39 WIB

Sisa dividen yang dibagikan akan dicatat sebagai saldo laba untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis PGN.


Sinergi BUMN Penuhi Kebutuhan Pupuk Nasional

Kamis, 26 April 2018 19:35 WIB

Dengan sinergi pengadaan pupuk akan terjadi efisiensi biaya pengadaan pupuk anak perusahaan.


Hebat, Kodim Depok Buka Kursus Bahasa Inggris Gratis

Kamis, 26 April 2018 19:35 WIB

Kursus ini dilakukan untuk membekali sumber daya manusia Indonesia ke depannya


PDIP: Pertemuan Jokowi-PKS Tidak Berpengaruh Terhadap Gerindra

Kamis, 26 April 2018 19:30 WIB

"Temen-temen PKS juga enggak bodoh-bodoh amatlah masa bisa dipecah toh," ujar Eva K Sundari


Girls, Kamu Dapat Tips Make Up dari Amanda Rawles

Kamis, 26 April 2018 19:27 WIB

Mau cantik seperti Amanda Rawles? Ikuti tips ini.


PGN Rombak Direksi Dalam RUPST, Berikut Susunan Terbarunya

Kamis, 26 April 2018 19:25 WIB

Jobi Triananda: Dalam RUPS Tahunan PGN kali ini memutuskan perubahan pengurusan.


Polda Jawa Timur Tangkap Penghina Nabi Muhammad

Kamis, 26 April 2018 19:25 WIB

Rendra Hadi Kurniawan penghinda Nabi Muhammad ditangkap polisi di Trawas Mojokerto, Kamis (26/4) siang


Pegadaian Bantu Petani Kulonprogo Lepas dari Lintah Darat

Kamis, 26 April 2018 19:18 WIB

Posisi petani tidak punya daya tawar. Apabila saat panen di musim hujan, gabah tidak bisa kering dan akhirnya mudah menjamur.


Obati Kerinduan Pendukung, Relawan Ridwan Kamil Luncurkan Mobil Avatar

Kamis, 26 April 2018 19:15 WIB

Karena tidak bisa mendatangi semua kawasan Jawa Barat, Angutan Virtual merupakan jawabannya


Lima WNA Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Dihukum Mati

Kamis, 26 April 2018 19:08 WIB

Majelis hakim memerintahkan kepada terdakwa untuk tetap menjalani tahanan.


Gerindra: Bocorkan Pertemuannya dengan Elite PKS, Tanda Jokowi Panik

Kamis, 26 April 2018 19:05 WIB

Fery menilai Jokowi saat ini panik sehingga gampang membocorkan semua pertemuanya dengan petinggi parpol