Puslabfor Mabes Polri Dilibatkan Cari Tahu Penyebab Kebakaran Pasar Rawakalong

akurat logo
Suriaman Panjaitan
Sabtu, 13 Januari 2018 22:42 WIB
Share
 
Puslabfor Mabes Polri Dilibatkan Cari Tahu Penyebab Kebakaran Pasar Rawakalong
Suasana Pasca Kebakaran Pasar Rawa Kalong, Tambun, Bekasi, Sabtu (13/1). AKURAT.CO/Setiawan

AKURAT.CO, Kepolisian Resor (Polres) Bekasi menggandeng Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri guna mencari tahu penyebab kebakaran di pasar tradisional Rawakalong, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang terjadi, Jumat (12/1) malam.

"Polres Metro Bekasi sedang koordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk mencari tahu pasti penyebab kebakaran tersebut," kata Wakil Kepala Polres Bekasi, Ajun Komisaris Besar Lutfi, Sabtu (13/1).

Menurut dia, tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kali ini. Hanya saja warga merugi miliaran rupiah lantaran 115 kios dilahap si jago merah.

"Dugaan sementara karena korsleting listrik," kata dia.

Lutfi mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Satu jam setelah itu, belasan pemadam terjun ke lokasi. Sementara pihaknya, mengerahkan 35 petugas membantu warga yang terdampak.

Puluhan polisi itu, lanjut Lutfi, hanya bertugas membantu warga mengangkat barang-barang yang berhasil diselamatkan beberapa meter dari lokasi kebakaran. Seleihnya, menjadi tanggungjawab pemerintah setempat.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Jessica Mila Tak Menyangka Sys NS akan Meninggal Tiba-tiba

Selasa, 23 Januari 2018 16:24 WIB

Mila mengaku tak menyangka kepergian Sys NS begitu cepat


Deretan Koleksi Tas Nagita Slavina. Harganya Tak Main-main

Selasa, 23 Januari 2018 16:21 WIB

Berikut koleksi tas Nagita Slavina yang harganya selangit.


HNW: Ucapan Zulhas soal LGBT untuk Mengingatkan Publik

Selasa, 23 Januari 2018 16:21 WIB

Segera selesaikan RUU KUHP.


Harga Minyak Sawit Mentah Jambi Naik

Selasa, 23 Januari 2018 16:19 WIB

Kenaikkan sawit sebesar Rp184 per kilogram


Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Minta ASN Netral di Pilkada Serentak

Selasa, 23 Januari 2018 16:16 WIB

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, ASN tidak boleh ikut dalam politik praktis


Gara-gara Legenda Arsenal Sanchez Pindah ke MU

Selasa, 23 Januari 2018 16:16 WIB

Sanchez diserang legenda Arsenal karena memutuskan hengkang ke MU.


Pemerintah Indonesia Kecewa Parlemen Eropa Setujui Penghentian Biofuel Kelapa Sawit

Selasa, 23 Januari 2018 16:11 WIB

Meski belum final, keputusan tersebut akan mempengaruhi pandangan konsumen di Uni Eropa.


Teropong Bintang Rakitan Sambut Gerhana Bulan Total di Cirebon

Selasa, 23 Januari 2018 16:07 WIB

Fenomena alam langka, Gerhana Bulan Total tidak ingin dilewatkan begitu saja oleh komunitas Astronomi Cirebon.


Sandiaga Persilahkan Polisi Memproses Laporan Dugaan Kekerasan yang Dilakukan Kasatpol DKI

Selasa, 23 Januari 2018 16:02 WIB

Saya mengusung praduga tak bersalah, saya mempersilahkan proses hukum yang menangani ini.


Kejutkan Petenis Elit, Elise Mertens ke Semifinal

Selasa, 23 Januari 2018 16:02 WIB

Selain Elise Mertens, atlet asal Inggris, Kyle Edmund, juga menciptakan kejutan dengan mengalahkan unggulan ketiga, Grigor Dimitrov.


Klopp Geram Lihat Liverpool Dipermalukan Swansea City

Selasa, 23 Januari 2018 16:01 WIB

Liverpool kalah gara-gara blunder yang dilakukan bek termahal mereka, Virgil Van Dijk.


Adegan Ini yang Membuat Salshabilla Adriani Panik Saat Syuting Ghost

Selasa, 23 Januari 2018 16:01 WIB

Salshabilla Adriani mengaku ini adalah pengalaman pertama main film horor.


Pasca Gempa, Pelayanan Pemkot Depok Sempat Terhenti Satu Jam

Selasa, 23 Januari 2018 16:00 WIB

Pasca gempa sejumlah ASN memilih pulang lebih awal.


WhatsApp Messenger dengan WhatsApp Business Serupa Tapi Tak Sama

Selasa, 23 Januari 2018 16:00 WIB

WhatsApp Business dianggap lebih efisien dan lebih baik untuk komunikasi dengan pelanggan dibanding versi standar.


Rasa Panik Menyelimuti Bupati Tangerang Saat Gempa 6,4 SR Terjadi di Lebak

Selasa, 23 Januari 2018 15:59 WIB

Sampai Pak Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, lari keluar gedung Pemda dan semua pegawai Pemda pada panik.