News / Politik / Berita

PKS Dituding Minta Mahar Miliaran Rupiah untuk Rekomendasi

akurat logo
Roen Najip
Sabtu, 13 Januari 2018 19:51 WIB
Share
 
PKS Dituding Minta Mahar Miliaran Rupiah untuk Rekomendasi
Pengurus DPP PKS saat berjalan menuju kantor KPU RI di jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Bakal Calon (Balon) Wali Kota Cirebon, Siswandi akhirnya buka suara ikhwal kegagalan dirinya maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cirebon 2018.

Dia mengaku, gagal melenggang karena tak memenuhi permintaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai pimpinan Sohibal Imam itu meminta sejumlah uang dalam jumlah banyak kepada dirinya agar mengeluarkan rekomendasi satu hari sebelum pendaftaran.

"Mereka meminta mahar milyaran, bahkan mintanya kontan,” kata Siswandi di Cirebon, Sabtu (13/1).

Tak sampai di situ, permintaan PKS semakin menjadi-jadi pada hari terakhir pendaftaran. Pengakuan dia, partai yang pengurus pusatnya berkantor di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan itu menaikan mahar lima kali dari sebelumnya.

"Sore, saat saya masih di kereta menuju Cirebon, mereka mengatakan rekomendasi sudah 90 persen,” ungkapnya.

Dia menambahkan, semua kronologis dugaan permintaan mahar tersebut ada pada tim advokasinya.

Siswandi-Euis Fetty harus mengelus dada setelah gagal mendapatkan rekomendasi dari PKS walau pasangan ini sebelumnya sudah mendapatkan rekomendasi dari dua partai lain, Gerindra dan PAN.

Kegegalan mereka membuat pertarungan Pilkada Kota Cirebon tahun ini hanya diikuti dua pasangan calon.

Hal yang sama juga dirasakan La Nyalla. Hanya saja, dia diminta mahar oleh partai berbeda, tepatnya Partai Gerindra.

Mantan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jawa Timur yang juga mantan kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattaliti mengaku ada indikasi penipuan ketika dirinya ingin direkomendasi dari Partai Gerindra untuk maju Pilgub Jatim 2018.

La Nyalla menceritakan, bermula ketika dirinya datang penunjukan Mayjen (Purn) Sudrajat untuk maju Pilgub Jabar sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Sabtu, 9 Desember 2018. Pada saat itu Prabowo meminta uang kepada dirinya Rp 40 miliar sebagai syarat mendapat rekomendasi dari partai Gerindra untuk maju. Bahkan, Prabowo memberikan tenggang waktu hingga 20 Desember guna membayar mahar tersebut.

"(Maju Pilgub Jatim) Bapak Prabowo mengatakan, siap uang enggak? Saya bilang saya siap, kemudian dia tanya lagi, bisa kapan uang siapkan kapan? Saya bilang nanti saja setelah rekom selesai, saya ada pengusaha-pengusaha muslim. Saya sampaikan juga bahwa saya sudah keluar uang Rp 5,9 miliar ke Supriyanto (Ketua DPD Gerindra Jatim)," ujarnya dalam konferensi pers di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).[]


Editor. Suriaman Panjaitan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Elektabiltas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.