News / Hukum / Berita

Fredrich Yunadi Pertimbangkan Ajukan Gugatan Praperadilan terhadap KPK

akurat logo
Yudi Permana
Sabtu, 13 Januari 2018 18:17 WIB
Share
 
Fredrich Yunadi Pertimbangkan Ajukan Gugatan Praperadilan terhadap KPK
Pengacara Setya Novanto, Fridrich Yunadi ditetapkan sebagai Tersangka KPK pada Sabtu (13/1) pagi. AKURAT.CO/ Yudi Permana

AKURAT.CO, Kuasa hukum Fredrich Yunadi, Sapriyanto Refa sedang mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapan sebagai tersangka. Permohonan praperadilan tersebut dimaksudkan untuk melawan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diungkapkan Refa usai mendampingi kliennya saat diperiksa penyidik KPK selama sekira 11 jam dari pukul 00.10 WIB hingga pukul 10.52 WIB, Sabtu (13/1).

Diketahui, Fredrich menjadi tersangka dalam kasus dugaan merintangi atau menghalangi proses penyidikan perkara korupsi proyek e-KTP, yang menjerat Setya Novanto (Setnov).

‎"(Praperadilan) itu sedang kita pertimbangkan dulu, kemungkinan itu ada, tapi belum pasti yah," kata Refa di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).

Menurutnya, pertimbangan untuk pengajuan gugatan praperadilan ini belum sempat dibahas dengan kliennya. Kemungkinan, tim kuasa hukum akan membahas rencana praperadilan ini Senin besok.

"Karena hari ini cukup lelah, karena semalam itu mendampingi (Fredrich), jadi belum sempat berbicara panjang masalah itu (praperadila. Waktu kan masih ada, paling enggak Senin lah kita obrolin," ucapnya.

Sebelumnya, Fredrich Yunadi telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya diduga menghalangi proses penyidikan perkara korupsi proyek -KTP, yang menyerat mantan Ketua DPR itu.

Keduanya diduga, ada skenario jahat yang dilakukan oleh Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh untuk mengamankan Setnov pada saat menjadi buronan KPK atas kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeretnya.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎‎ []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Elektabilitas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.