Sudah Ditahan, Guru SMPN 184 yang Cabul Otomatis Berhenti

akurat logo
Suriaman Panjaitan
Sabtu, 13 Januari 2018 17:27 WIB
Share
 
Sudah Ditahan, Guru SMPN 184 yang Cabul Otomatis Berhenti
Pertemuan Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, dengan pihak sekolah Ananda SB dan pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Sekolah SDN Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dok. Pribadi

AKURAT.CO, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto memastikan, guru olahraga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 184 yang melakukan pencabulan berstatus honorer. Karena itu, setelah ditahan petugas dia otomatis berhenti mengajar.

"Itu kan guru honorer yang kerjanya dikontrak, kalau sudah ditahan begitu, ya diberhentikan," kata Sopan, Sabtu (13/1).

Menurut Sopan, sejauh ini dirinya belum mengetahui duduk permasalahan dari guru cabul itu karena belum mendapatkan laporan dari jajarannya. Meski begitu, dia segera berkoordinasi dengan pihak SMP Negeri 184 dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menangani korban guru cabul itu.

"Senin akan saya panggil kepala sekolahnya, kami akan BAP, dan kami minta koordinasi dengan kepolisian," ujar Sopan.

Sekedar informasi, kasus pencabulan ini bermula dari kabar adanya 35 siswa SMP Negeri 184 Jakarta menjadi korban pencabulan dari AKN. Namun, sejak 24 Desember 2017 lalu, polisi baru menetapkan tiga korban atas aksi AKN.

Penyidik Polsek Pasar Rebo menjadikan guru olahraga AKN sebagai tersangka dugaan tindak pencabulan terhadap tiga siswa SMP Negeri 184 Pekayon Jakarta Timur.

"Sudah berstatus tersangka," kata Kepala Polsek Pasar Rebo, Komisaris Joko Waluyo, Jumat (12/1).[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.