News / Hukum / Berita

Hari Ini Yunadi Resmi Ditahan KPK

akurat logo
Yudi Permana
Sabtu, 13 Januari 2018 14:57 WIB
Share
 
Hari Ini Yunadi Resmi Ditahan KPK
Pengacara Setya Novanto, Friedrich Yunadi ditetapkan sebagai Tersangka KPK pada Sabtu (13/1) pagi. AKURAT.CO/ Yudi Permana

AKURAT.CO, Tersangka kasus menghalangi proses penyidikan, Fredrich Yunadi resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (13/10) setelah Jumat (12/1) kemarin ditangkap. Dia akan menghuni rumah tahanan (Rutan) KPK 20 hari ke depan.

"(Yunadi) ditahan di K4 selama 20 hari pertama," kata Juru Bicara KPK, Febri dalam keterangannya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1).

Kuasa Hukum Yunadi, Sapriyanto Refa membenarkan kliennya ditahan setelah diperiksa. Menurutnya, penahanan kliennya merupakan subjektifitas penyidik.

"Kalau subjektifitas, kita susah bicara kan," kata dia.

Refa mengungkapkan, seharusnya Yunadi tidak ditangkap dan langsung ditahan. Sebab, komisi antirasuah itu baru memanggil mantan kuasa hukum Setya Novanto tersebut sebanyak satu kali.

"Dalam hukum acara kan 2 kali (pemanggilan)," ungkapnya.

Sekedar informasi, Fredrich Yunadi ditangkap di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Jumat (12/1) malam. Mantan kuasa hukum Setya Novanto itu ditangkap saat sedang berobat jalan karena menderita sakit jantung.

"Tadi istrinya cerita, ditangkapnya di RS Medistra, saat 'check up' (berobat)," kata salah seorang kuasa hukum Fredrich, Justiartha Hadiwinata di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1) dini hari.[]


Editor. Suriaman Panjaitan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Elektabilitas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.