News / Daerah / Berita

Kerabat ABK Kapal Hilang di Perairan Aceh Ngamuk di Pos SAR Sibolga

akurat logo
Damai Mendrofa
Sabtu, 13 Januari 2018 14:48 WIB
Share
 
Kerabat ABK Kapal Hilang di Perairan Aceh Ngamuk di Pos SAR Sibolga
Ilustrasi jenis Kapal ikan asal kota Sibolga ber awak 29 orang yang hilang di perairan Aceh. AKURAT.CO/Damai Mendrofa

AKURAT.CO, Para kerabat keluarga ABK Kapal yang dinyatakan hilang kontak sejak 3 Januari lalu di kawasan perairan Aceh ngamuk sesaat sebelum berlangsungnya pertemuan lintas instansi di Pos SAR Sibolga, jalan Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sabtu (13/1).

Seorang ibu mengenakan hijab putih beberapa kali terlihat memukul meja dan mengungkapkan kekecewaannya karena menilai upaya pencarian berlansung secara lambat.

“Saya pun mau saja dibawa, masa gitu,” katanya memukul meja dan menendang kursi.

Ia juga mengeluhkan informasi yang ia terima masih simpang siur dan tidak ada kepastian.

“Indak mau sidak manunjukkan pak, ala pai ambo ka Parikanan ala pai ambo ka Polisi (gak mau mereka menunjukkan pak, sudah pergi saya ke Perikanan, sudah pergi aku ke Polisi-red),” teriak ibu ini.

Sementara itu, sejumlah keluarga lainnya yang didominasi para ibu-ibu juga tampak histeris menangis karena kehilangan anggota keluarganya.

“Lakke lah bapak dicari bapak da, biar tau kami bapak (cepatlah cari pak, biar kami tahu-red), ampek bapak da (empat keluarga saya pak),” ujar Hamna Pasaribu.

Dalam pertemuan itu, wakil ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori meminta agar para kerabat ABK mau bersabar dengan langkah-langkah yang sedang diupayakan dalam pencarian.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sibolga lainnya, Hendra Sahputra meminta agar dapat dilakukan pemetaan lokasi dimana diprediksi kapal tersebut berada. Dukungan seluruh pihak termasuk alat deteksi diharapkan dapat membantu upaya pencarian.

“Okelah alatnya tidak ada disini, mungkin di Sumatera Utara saya fikir bisa dilakukan komunikasi,” kata Hendra.

Tampak dalam pertemuan itu sejumlah instansi lainnya, yakni perwakilan Lanal Sibolga, perwakilan Dinas Perikanan Sibolga, pihak PPN Sibolga, sementara pihak SAR hanya diwakili oleh Kapten Kapal Nakula, Arotama Telaumbanua sementara Korpos SAR Sibolga Adnan Buyung Nasuiton tak terlihat dalam pertemuan tersebut dan dikabarkan berada di luar kota.

Diberitakan, kapal pencari ikan Megatop 3 berkapasitas GT 34 dan bernomor lambung 359 PPJ milik UD Sinar Mas asal kota Sibolga, Sumatera Utara dinyatakan hilang kontak di perairan Aceh sejak 3 Januari 2018 lalu.

Kapal berawak 29 orang terdiri dari 28 ABK kapal dan 1 orang penumpang itu berangkat dari TPI Sibolga sejak 27 Desember. Diduga, kapal ini dihantam badai sesaat sebelum hilang kontak.

Atas musibah ini, pihak UD Sinar Mas, pemilik kapal mengaku bertanggungjawab penuh atas upaya pencarian sampai para korban ditemukan. Sementara itu pihak SAR mengaku baru menerima informasi tersebut baru diterima sejak tanggal 9 Januari dan sejak tanggal 10 Januari upaya pencarian oleh SAR Aceh sudah dilakukan.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Elektabiltas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.