News / Politik / Berita

GARDA 212 Keberatan Pernyataan La Nyalla Bawa Nama Alumni 212

akurat logo
Muslimin
Sabtu, 13 Januari 2018 13:46 WIB
Share
 
GARDA 212 Keberatan Pernyataan La Nyalla Bawa Nama Alumni 212
Massa aksi 'Reuni 212' memenuhi kawasan Silang Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (2/12). Aksi ini diadakan dalam rangka mensyukuri bersatunya umat Islam dalam Aksi 212 tahun lalu. Selain itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun turut hadir dan menyampaikan semoga pertemuan ini bisa mengirimkan pesan persatuan untuk semuanya.. AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Alumni 212 yang tergabung dalam GARDA 212 keberatan atas penyataan La Nyalla Matalitti yang membawa nama alumni 212 dalam pencalonanya di Pilkada Serentak 2018. GARDA 212 adalah Wadah bagi alumni dan simpatisan 212 yang ingin berkiprah dalam politik praktis di Pileg 2019.

"Kami keberatan atas pernyataan La Nyalla yang ikut membawa Alumni 212 atas kegagalan pribadinya," kata Ketua Umum GARDA 212 Ansufri Idrus Sambo di Kemang Raya No 69, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).

Menurutnya, masalah pribadi La Nyalla dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tidak bisa membawa nama Alumni 212, walaupun La Nyalla merupakan salah satu Alumni 212.

"Dengan ini masalah pribadi beliau dengan Prabowo dan Gerindra tidak bisa nama alumni 212 dibawa, meski dia alumni 212," lanjut Ansufri Idrus Sambo

Sebelumnya, manta Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jawa Timur ini mengaku disia-siakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

La Nyalla mengatakan bahwa Partai Gerindra tak membalas pengorbanannya saat mendukung Prabowo maju dalam Pilpres 2014 lalu. Namun, saat dirinya ingin mencalonkan diri menjadi Cagub Jatim pada 2018 tak diberikan rekomendasi dari partai.

Bahkan, jika ingin rekomendasikan dari Partai Gerindra, La Nyalla dimintai mahar sebesar Rp170 miliar. Padahal, dia sudah nazar tidak ingin membayar uang rekomendasi.

"Mohon maaf, saya ini orang bego kalau masih mendukung pak Prabowo Subianto. Karena saya sudah berjuang habis-habisan di 2009, 2014, sampai kemarin pun saya masih kibarkan bendera Prabowo Subianto dan bendera Gerindra di Jawa Timur," ujar La Nyalla. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.


Perekonomian NTB 'Mengkilap' Sepanjang 2017, Ini Bukti dari BI

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Kinerja ekonomi NTB juga membaik, dari kesejahteraan masyarakat kemiskinan terus menurun, tercatat dari 23,8% di 2008, di 2017, jadi 15,05%.


TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Tembagapura

Sabtu, 21 April 2018 09:12 WIB

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan termasuk dari KKSB


Beri Pelatihan Wartawan, BI Sosialisasikan Posisi Kebijakan Moneternya

Sabtu, 21 April 2018 09:01 WIB

Pelatihan wartawan oleh BI adalah untuk sosialisasikan posisi BI dalam pengambilan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi saat ini