News / Hukum / Berita

Menkes: Jika Terbukti, Rumah Sakit Tempat Setnov Dirawat Dicabut Izinnya

akurat logo
Dedi Ermansyah
Sabtu, 13 Januari 2018 07:44 WIB
Share
 
Menkes: Jika Terbukti, Rumah Sakit Tempat Setnov Dirawat Dicabut Izinnya
Menteri Kesehatan Nila Moeloek . ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww/17.

AKURAT.CO, Menteri Kesehatan RI Nila F Moeleok mengatakan pihaknya bisa mencabut izin Rumah Sakit dimana tersangka kasus mega proyek KTP-El Setya Novanto sempat dirawat saat mengalami kecelakaan apabila terbukti benar menghalang-halangi proses penyidikan perkara terkait.

"Itu ranah kriminal dulu, jadi dibuktikan betul dia kriminal. Kalau hukumannya dari kami, cabut izin," kata Nila di Jakarta, Juamt (12/1).

Nila mengatakan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu apakah Rumah Sakit tersebut terbukti melanggar aturan atau tidak.

Nanti kita lihat juga, ternyata ada kesalahan, kalau rumah sakit tentu dari kami betul (beri sanksi) kalau dia (RS) salah. Ya tentu ada aturan teguran, bukan teguran ringan, tapi teguran yang pertama, kedua. Kalau memang, itu kan ranah kriminal dulu, jadi dibuktikan dulu, betul dia (RS) ranah kriminal, ya kalau hukumannya dari kami cabut izin (RS)," ungkap Nila.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo beserta Frederich Yunadi yang merupakan mantan pengacara Setya Novanto sebagai tersangka dalam penyidikan tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-e atas tersangka Setya Novanto.

Bimanesh merupakan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau dan diduga memanipulasi data rekam medis untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan penyidik KPK terhadap Novanto. Bimanesh telah ditahan KPK sejak Jumat malam.

Menkes menyebut pihaknya masih menunggu proses hukum hingga menghasilkan keputusan terkait terbukti tidaknya ada rekayasa dalam penanganan medis terdakwa korupsi KTP-e Setya Novanto.

"Kalau memang dalam hal ini ada kesalahan, ya, kalau rumah sakit dari kami kalau betul dia salah ada teguran pertama, kedua, sampai pidana. Bisa sampai cabut izin rumah sakit," kata Nila seperti dikutip dari Antara.

Sementara untuk dokter Bimanesh, Nila menyerahkan kepada organisasi profesi yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memeriksa ada tidaknya etika yang dilanggar dalam menjalankan tugas sebagai dokter.

"Di IDI, di situ ada Majelis Kode Etik Kedokteran. Mereka harus lihat dari sisi etika yang dilakukan dokter tersebut," ujar Menkes.

Nila mengatakan Kementerian Kesehatan tidak bisa memberikan sanksi kepada dokter secara perorangan.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Menkumham: Eksekusi Hukum Cambuk Boleh di Kawasan Lapas

Selasa, 24 April 2018 05:30 WIB

"Tidak di dalamnya, hanya di dalam 'facility-nya'. Itu tidak apa-apa,"


Kemensos Kerahkan Tim LDP Dampingi Anak Pengungsi di Banjarnegara

Selasa, 24 April 2018 05:15 WIB

"Jadi, ini (penyembuhan trauma, red.) suatu protap yang dikembangkan semenjak erupsi Gunung Merapi,"


Ini Cara Anomali Coffee Menjaga Kualitas Biji Kopinya

Selasa, 24 April 2018 05:05 WIB

Ternyata sedetail ini.


Melihat Busana Mancanegara Hasil Karya 41 Disainer Muda Aceh

Selasa, 24 April 2018 04:18 WIB

Mereka adalah adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) FKIP Unsyiah.


450 Napi Meriahkan Indonesian Prison Art Fest Kemenkumham

Selasa, 24 April 2018 04:00 WIB

Acara ini digelar untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa lapas bukan penghalang untuk berkreativitas.


Sutradara 'Avengers: Infinity War' Ingatkan Soal Bahaya Spoiler

Selasa, 24 April 2018 03:53 WIB

'Avengers: Infinity War' rilis di Indonesia pada 25 April 2018.


'A Quiet Place' Kembali Tebar Kesunyian di Puncak Box Office

Selasa, 24 April 2018 03:36 WIB

'Rampage' digeser ke posisi 2.


Zulkifli: PAN Sungguh-sungguh Dukung Khofifah-Emil

Selasa, 24 April 2018 03:30 WIB

"Khofifah terbaik untuk Jawa Timur, jadi terkait hal itu kami berjuang mati-matian dam sungguh - sungguh,"


Yusril Bantu Serikat Pekerja Uji Materi Perpres TKA ke MA

Selasa, 24 April 2018 03:15 WIB

"Minggu ini kami mulai mendalami dan Insya Allah minggu yang akan datang sudah bisa didaftarkan ke MA,"


Meski Kamu Tidak Gemuk, Lemak Perut Bisa Picu Serangan Jantung

Selasa, 24 April 2018 03:10 WIB

Jangan merasa sudah aman saat tubuh Anda sudah ideal.


Kemendikbud: Guru dan Siswa Harus Belajar Metode Hots

Selasa, 24 April 2018 03:00 WIB

"Kami mengimbau siswa maupun guru sama-sama belajar metode HOTS ini,"


Vitamin D Bisa Cegah Diabetes

Selasa, 24 April 2018 02:45 WIB

Berjemurlah dibawah sinar matahari sesering mungkin.


Gangguan Server, Pelaksanaan UNBK Tiga SMP di Rejang Lebong Molor Satu Jam

Selasa, 24 April 2018 02:30 WIB

Ketiga sekolah yang pelaksanaan UNBK sempat tertunda sejak pukul 07.30 hingga 08.40 WIB


AHY: Santri Berkontribusi Bagi Kemajuan Indonesia

Selasa, 24 April 2018 02:15 WIB

"Kita boleh dan harus memanfaatkan teknologi itu dengan sebaik-baiknya karena Islam sejak dahulu juga menekankan pentingnya sains,"


Ketemu Anak-anak Korban Gempa Banjarnegara, Jokowi Bagikan Buku

Selasa, 24 April 2018 02:00 WIB

Presiden juga bertemu dengan anak-anak korban gempa bahkan Presiden menyempatkan berdialog dan membagikan buku tulis untuk mereka.