News / Politik / Berita

Soal Mahar Politik Gerindra, Sandiaga: Politik Itu Memang Berbiaya

akurat logo
Dedi Ermansyah
Sabtu, 13 Januari 2018 03:57 WIB
Share
 
Soal Mahar Politik Gerindra, Sandiaga: Politik Itu Memang Berbiaya
Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku sedang mencari lahan untuk lokasi penampungan pedagang Blok G. AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membantah tuduhan Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Jawa Timur La Nyalla Mataliti terkait mahar politik yang diminta Partai Gerindra untuk dukungan di Pilkada.

Menurut Sandi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak meminta mahar politik atau uang bagi mereka yang akan mencalonkan diri dalam pilkada. Penunjukan kandidat disebutkan berjalan sesuai mekanisme partai.

"Enggak ada. Enggak ada sama sekali. Pak Prabowo sangat profesional," kata Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (12/1).

Sikap Partai Gerindra yang tidak meminta mahar tersebut, kata dia, sudah dibuktikan dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2012. Kala itu, Partai Gerindra mengusung Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Begitu pun saat ia maju bersama Anies Baswedan dalam Pilkada DKI 2017. Tak ada mahar yang diberikan kepada Partai Gerindra. "Itu sudah terbukti saat mencalonkan Pak Jokowi dan Pak Ahok, waktu saya dan Mas Anies juga sama," tegas dia.

Orang nomor dua di Jakarta itu mengakui biaya politik yang dikeluarkan untuk pilkada memang besar. Biaya itu, kata dia, lebih digunakan untuk kegiatan dari calon itu sendiri.

"Politik itu memang berbiaya. Kemarin kita menghabiskan lebih dari Rp 100 miliar. Jadi itu yang diinginkan sebetulnya oleh Gerindra. Jangan sampai saat kita udah mencalonkan, kita enggak punya pendanaan," jelas Sandiaga Uno.

Dia mengungkapkan upayanya meyakinkan Prabowo terkait kemampuan dirinya membiayai pencalonan tersebut. Semua biaya yang dikeluarkan itu dilaporkan secara transparan. "Kita audit, dilaporkan ke KPK," imbuh Sandiaga.

Ia berharap di tengah tahun politik ini, yang mana pesta demokrasi terbesar di sejumlah daerah di Indonesia akan digelar, nantinya para calon kepala daerah dapat menggunakan politik lebih bijaksana.

"Saya doakan semua teman-teman yang sedang berjuang di daerah, mari kita gunakan politik sebagai silaturahmi. Politik yang saling merangkul, bukan saling menyikut," harapnya.

Hal ini berbeda dengan penuturan La Nyalla Mahmud Mattalitti yang secara gamblang bicara mengenai adanya mahar politik sejumlah Rp 40 miliar. Dana itu, diakui La Nyalla, diminta Prabowo Subianto ketika hendak maju dalam Pilkada Jawa Timur.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Rianti Cartwright Tebar Kebahagiaan dan Hal Positif di Hari Kartini

Sabtu, 21 April 2018 16:27 WIB

Rianti selalu bangga setiap Hari Kartini tiba.


BI Nilai Perekonomian Nasional Tetap Solid

Sabtu, 21 April 2018 16:26 WIB

BI menilai perekonomian nasional masih tetap solid ditopang kondisi domestik dan eksternal yang masih baik.


Awas, Mandi Setiap Hari Bisa Menyebabkan Infeksi

Sabtu, 21 April 2018 16:26 WIB

Belakangan, ada ahli yang mengatakan jangan sering-sering mandi. Katanya, bisa menyebabkan infeksi. Benarkah?


Suplemen Makanan Ini Bikin Perempuan Subur

Sabtu, 21 April 2018 16:24 WIB

Nutrisi menjadi kunci utama ketika perempuan ingin hamil. Itu karena nutrisi bersentuhan langsung dengan kesuburan.


Tertangkap Kamera di Dalam KRL, Diding Boneng: Saya Sehari-hari Pakai Kendaraan Umum

Sabtu, 21 April 2018 16:18 WIB

Diding Boneng sempat kesal dengan foto dirinya yang beredar di dalam KRL, kenapa?


Prabowo Lebih Pilih Ketemu Musuh daripada ke Dokter Gigi

Sabtu, 21 April 2018 16:14 WIB

"Saya paling takut dengan Dokter Gigi."


Gerakan Nasional 1000 Startup Digelar di Pontianak

Sabtu, 21 April 2018 16:09 WIB

Banyak yang menyebut Gerakan Nasional untuk mencetak startup baru ini akan membawa Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia.


Cerita Diding Boneng yang Ditinggal Istri dan Hidup Bersama Ibundanya

Sabtu, 21 April 2018 16:08 WIB

Diding Boneng sudah berpisah dengan istrinya sejak tahun 1997.


Elektabilitas Jokowi Tinggi, Gerindra Akui Elektabilitasnya di 'Tikung'

Sabtu, 21 April 2018 16:07 WIB

Jadi beda antara incumbent (Jokowi) dengan penantang (Prabowo).


Fadli Zon Ngaku Selalu Dimintai Kaos #2019GantiPresiden, Dibalas #2019BubarkanDPR

Sabtu, 21 April 2018 16:06 WIB

Tetapi ada yang tulis nyeleneh sendiri. Seperti ini wujudnya.


Jelang Ramadhan, Pasokan Listrik Jateng-DIY Dipastikan Aman

Sabtu, 21 April 2018 16:05 WIB

Sementara kapasitas total pembangkit terpasang di Jateng-DIY mencapai 6.295 MW.


Dirut Jasa Marga Paparkan Peranannya Dalam Bangun Bangsa di Kegiatan "PUPR Goes To Campus 2018"

Sabtu, 21 April 2018 16:04 WIB

Dalam rangka memperingati Hati Kartini, Kemen PUPR menginisiasi kegiatan "PUPR Goes To Campus 2018" di Universitas Mercu Buana


Ingin Usaha Tanpa Modal, Warung Pintar Solusinya!

Sabtu, 21 April 2018 16:04 WIB

Tidak punya modal, jangan takut. Kini ada Warung Pintar yang bisa membuat Anda punya usaha sendiri.


PKS Milad ke-20, Fahri Hamzah Malah Ungkapkan Kesedihan

Sabtu, 21 April 2018 16:02 WIB

PKS bergerak ke arah yang salah


Diding Boneng Anggap Teater Sebagai Tempat Ibadah

Sabtu, 21 April 2018 15:57 WIB

Diding mengajar teater tidak mematok harga kepada anak muridnya.