News / Hukum / Berita

Usai Fredrich Ditangkap, Keluarga Datangi Gedung KPK

akurat logo
Yudi Permana
Sabtu, 13 Januari 2018 03:40 WIB
Share
 
Usai Fredrich Ditangkap, Keluarga Datangi Gedung KPK
Fredrich Yunadi Digiring ke KPK untuk Diperiksa.. AKURAT.CO/Yudi Permana.

AKURAT.CO, Usai pengacara Fredrich Yunadi ditangkap tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selang beberapa jam kemudian, keluarganya berjumlah 5 orang itu, dimulai dari dua keponakan, istrinya dan pembantunya langsung mendatangi gedung merah putih, di jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada Sabtu (13/1) dini hari, pukul 02.10 WIB. ‎

Tujuan kedatangannya tersebut untuk mengantarkan obat jantung beserta baju untuk diberikan kepada suaminya (Fredrich) yang kini telah menjadi tersangka kasus merintangi penyidikan terkait kasus e-KTP, dan berkas-berkas yang dibawanya. 

"Bawa obat jantung, iya (sakit jantung)," kata salah satu keponakan Fredrich, usai berada di gedung KPK selama 45 menit, Sabtu (13/1) dini hari. 

Namun, keluarganya tersebut tidak menjawab ketika awak media menanyakan apakah Fredrich sedang berobat biasa di Rumah Sakit Medistra. ‎

Sementara itu Istri Fredrich, yakni Linda Indriana Campbell mengaku bahwa kedatangan ke gedung KPK pada Sabtu dini hari bukan berdasarkan adanya surat perintah penangkapan. ‎"Nggak juga sih (adanya surat perintah penangkapan)," ujarnya.

Saat tiba di KPK, pihak keluarga tidak bisa bertemu dengan Fredrich yang merupakan suaminya. Ia hanya mengantar obat dan baju-baju milik mantan kuasa hukum Setya Novanto dalam perkara dugaan korupsi proyek e-KTP. 

"Kita belum bisa ketemu sih. Cuman tadi nganter aja," ucapnya. 

Berdasarkan informasi, Fredrich ditangkap tim KPK pada saat berobat rutin di RS Medistra, Jakarta. Pasalnya pengacara senior itu sedang menjalani check up (periksa) di RS. 

Sebelumnya diketahui, p‎enangkapan terhadap Fredrich berdasarkan Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). 

Fredrich tiba di gedung KPK sekitar pukul 00.10 WIB. Dia yang mengenakan kaos hitam sembari menenteng kertas langsung berjalan menuju lobi gedung KPK. Fredrich tak menjawab satu pun pertanyaan awak media dan memilih terus berjalan.

Fredrich tidak memenuhi panggilan penyidik KPK pada Jumat kemarin. Bekas kuasa Hukum Novanto itu meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polisi Batalkan Transaksi Narkoba Jenis Sabu di Sumenep

Minggu, 21 Januari 2018 03:32 WIB

Barang bukti berupa sabu-sabu yang disita dari tersangka tersebut sekitar 0,25 gram.


BPBD Lebak Imbau Masyarakat Waspada Angin Kencang

Minggu, 21 Januari 2018 03:05 WIB

BPBD mengimbau masyarakat mewaspadai angin kencang setelah sepekan terakhir ini sejumlah rumah rusak.


Prihatin, Pelajar SMP Pesta Minuman Keras di Kalteng

Minggu, 21 Januari 2018 02:28 WIB

Polsek Baamang mengamankan sembilan pelajar di sebuah rumah di Jalan Wengga Metropolitan III, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang.


Zulhas Klaim 8 Fraksi DPR Setuju Miras Dijual di Warung-warung

Minggu, 21 Januari 2018 02:02 WIB

Sekarang ini sudah ada delapan partai politik di DPR RI yang menyetujui minuman keras dijual di warung-warung.


PDIP Utamakan Sihar Sitorus, Djarot Tak Diikutikan dalam Sekolah Kepemimpinan

Minggu, 21 Januari 2018 01:31 WIB

PDIP bakal ikutkan Sihar Sitorus dalam sekolah kepemimpinan.


KPU Nyatakan Berkas Pendaftaran Khofifah dan Emil Lengkap

Minggu, 21 Januari 2018 01:05 WIB

Hari ini tim 'liaison officer' (penghubung) untuk pasangan Khofifah-Emil sudah mengumpulkan semua berkas pendaftaran.


Tepis Ujaran Zulhas Soal LGBT, PPP: Jangan Jadi Pencitraan Politik

Minggu, 21 Januari 2018 00:32 WIB

Mari isu LGBT jangan hanya jadi jualan atau pencitraan politik saja.


Anti Klimaks, Arsenal Tak Bisa Tambah Angka di Babak Kedua

Minggu, 21 Januari 2018 00:12 WIB

Dengan hasil ini, Arsenal telah mengoleksi 39 poin dari 23 laga.


Jokowi Pamer Motor Barunya di Twitter

Minggu, 21 Januari 2018 00:04 WIB

Membeli motor tersebut salah satu upaya dalam mendukung inovasi dan kreatifitas pemuda dan industri di Indonesia.



Firman Soebagyo Sebut Ujaran Ketua MPR Berpotensi Bikin Gaduh

Sabtu, 20 Januari 2018 23:18 WIB

Kami sampaikan kepada publik bahwa DPR RI belum ada rencana pembahas RUU LGBT.


BABAK I: Arsenal Belum Selesai, 4 Gol di Babak Pertama Hanyalah Pembuka

Sabtu, 20 Januari 2018 23:11 WIB

Monreal membuka keunggulan Arsenal dengan tandukannya di menit keenam sebelum empat menit berselang Iwobi menggandakan keunggulan.



BABAK I: Turunkan Skuat Terbaik, Manchester United Tak Bisa Berkutik

Sabtu, 20 Januari 2018 22:57 WIB

Pogba yang mendampingi Matic dan Mata di lini tengah, memang tampak memiliki peran besar di laga ini.


Klaim 5 Fraksi DPR Dukung LGBT, Ketua MPR Bungkam Bocorkan

Sabtu, 20 Januari 2018 22:52 WIB

Sudah ada lima partai politik menyetujui LGBT.