Protes Pengakuan Trump, Ratusan Warga Palestina Bentrok dengan Tentara Israel

akurat logo
Dedi Ermansyah
Jumat, 12 Januari 2018 23:18 WIB
Share
 
Protes Pengakuan Trump, Ratusan Warga Palestina Bentrok dengan Tentara Israel
Pengunjuk rasa Palestina melarikan diri dari gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel saat bentrok dalam sebuah protes terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, di kota Bethlehem Tepi Barat, Sabtu (9/12).. REUTERS/Ahmed Saad

AKURAT.CO, Ratusan warga Palestina bentrok dengan tentara Israel di jalur Gaza dan wilayah pendudukan Tepi Barat sebagai protes terhadap pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Amerika Serikat.

Bentrok-bentrok seperti itu terjadi tiap minggu, tetapi ketegangan telah meningkat setelah pengumuman Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember, yang memicu kemarahan di seantero Dunia Arab dan Muslim dan kekhawatiran di kalangan sekutu AS dari Eropa dan Rusia. Langkah Washington tersebut disambut baik oleh Israel.


"Hampir tak ada apa-apa lagi bagi Amerika Serikat untuk berbuat sebelum secara jelas memberlakukan keadaan perang terhadap rakyat Palestina, otoritas dan kepemimpinannya," demikian tulis komentator Rajab Abu Serreya di Al-Ayyam, surat kabar terkenal di Palestina.

Sebanyak 17 orang Palestina dan seorang Israel terbunuh dalam bentrokan sejak pengumuman Trump, kendati para pengamat mengatakan baik Israel maupun Palestina tak tertarik dalam eskalasi besar.

Beberapa ratus warga Gaza mendekati pagar perbatasan dengan Israel, melempar bebatuan ke arah tentara yang berusaha membubarkan mereka dengan tembakan gas air mata, menurut video Reuters. Kerumunan orang dalam jumlah lebih kecil terlihat di Tepi Barat, tempat para pemerotes melempari batu-batu dan membakar ban-ban. Tentara Israel menembaakkan gas air mata dan granat.

Para pejabat medis Palestina mengatakan 14 orang Palestina cedera terkena tembakan pada bentrokan Jumat (12/1).

"Kami menginginkan orang-orang Amerika tahu bahwa pertumpahan darah disini dari orang-orang tak bersenjata berada di tangan presiden Amerika," kata Ali, 20 tahun, mahasiswa di sebuah universitas di Gaza, yang tak mau memberikan nama keluarganya.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Polisi Ringkus Pria yang Bawa Sabu-sabu 30 Gram

Rabu, 24 Januari 2018 04:26 WIB

Polres Pesawaran menangkap seorang pria berinisial HD karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.


KPK Minta Mayarakat Laporkan Kandidat Gunakan Politik Uang di Pilkada

Rabu, 24 Januari 2018 04:11 WIB

KPK bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara.


Golkar: Rangkap Jabatan di Kabinet Tak Masalah selama Jokowi Tak Terganggu

Rabu, 24 Januari 2018 03:26 WIB

Saya pikir clear, selama usernya dalam hal ini Presiden Jokowi itu tidak ada masalah


BPBD Mencatat 1.269 Rumah Rusak di Lebak Akibat Gempa

Rabu, 24 Januari 2018 03:07 WIB

Berdasarkan hasil rekapitulasi data sementara tercatat 1.269 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tektonik.


Sering Terjadi Kecelakaan, Pemerintah Akan Bentuk Komite Keselamatan Kerja

Rabu, 24 Januari 2018 02:33 WIB

Pemerintah melalui Kementerian PUPR memastikan segera membentuk Komite Keselamatan Konstruksi Kurangi kecelakaan kerja.


Jokowi Perintahkan TNI-Polri Bentuk Satgas Tangani Wabah Penyakit di Asmat

Rabu, 24 Januari 2018 02:01 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan TNI-Polri membentuk sebuah satgas untuk menangani wabah penyakit di Asmat, Papua.


KPK Dalami Proses Pembahasan APBD-P Kebumen 2017

Rabu, 24 Januari 2018 01:46 WIB

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, untuk mendalami APBD-P Kebumen 2017 tersebut, pihkanya memeriksa tujuh saksi.


Jelang Tahun Politik, Presiden Minta TNI-Polri Tak Eksklusif

Rabu, 24 Januari 2018 01:19 WIB

Presiden Joko Widodo mengatakan soliditas TNI-Polri yang saat ini baik harus tetap dipertahankan.


KPK Periksa ASN Dilingkungan Dinas PU Papua

Rabu, 24 Januari 2018 01:03 WIB

KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi yang bertugas di Dinas PU Papua terkait kasus pembangunan jalan.


Ini yang Dibicarakan Menhan AS dengan Wiranto

Rabu, 24 Januari 2018 00:43 WIB

Saat pertemuanya dengan Menhan AS, Wiranto mengungkapkan bahwa banyak hal dibicarakan.


Gunung Berapi Meletus, Satu Tentara Jepang Tewas

Rabu, 24 Januari 2018 00:36 WIB

Seorang tentara Jepang tewas akibat salju longsor di pusat Jepang.


Panglima TNI Sebut Ada Tiga Tujuan dari Rapim TNI-Polri 2018

Rabu, 24 Januari 2018 00:17 WIB

Menurut Hadi tujuan Rapim itu supaya ada kesamaan pola pikir, sikap, dan tindakan guna mengantisipasi perkembangan situasi di tahun politik.


Taiwan Tak Menepis Kemungkinan Serangan China

Selasa, 23 Januari 2018 23:56 WIB

Beijing telah meningkatkan sikap permusuhan terhadap Taiwan yang dianggap sebagai bagian dari China.


Ketemuan, Menhan RI dan AS Bicarakan Program Intelijen 'Our Eyes'

Selasa, 23 Januari 2018 23:24 WIB

Menhan Ryamizard Ryacudu mengatkan akan Kemenhan AS membantu pembentukan program intelijen yang digagas Indonesia.


Ryamizard: Menhan AS Berupaya Cabut Sanksi Terhadap Kopassus

Selasa, 23 Januari 2018 23:12 WIB

Ryamizard Ryacudu mengatakan Menhan Amerika Serikat (AS) James Mattis akan mengupayakan pencabutan sanksi terhadap Kopassus.