News / Hukum / Berita

Staf Fredrich Akui Ada di RS Medika sebelum Novanto Kecelakaan

akurat logo
Yudi Permana
Jumat, 12 Januari 2018 22:32 WIB
Share
 
Staf Fredrich Akui Ada di RS Medika sebelum Novanto Kecelakaan
Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, Frederic Yunadi (tengah) dan timnya saat menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan pembuat meme Setya Novanto yang beredar di internet kepada Direktorat Pidana Cyber Bareskrim Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (1/11). Setya Novanto melalui kuasa hukumnya melaporkan beberapa akun di Instagram yang menyebarkan meme foto dirinya ketika sakit di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Laporan itu berisi tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik. Ada 60 gambar meme yang diserahkannya kepada polisi untuk dijadikan barang bukti.. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Staf pengacara Fredrich Yunadi, Achmad Rudyansyah ‎mengakui lebih dulu berada di Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau Jakarta, sebelum terjadi kecelakaan yang dialami Setya Novanto (Novanto) di dekat kediaman Surya Paloh.

Pada saat itu, Rudyansyah sedang mengecek ruangan di rumah sakit itu. Padahal Novanto belum mengalami kecelakaan yang menabrak tiang listrik.

Hal tersebut diakui Rudyansyah setelah menjalani pemeriksaan‎ sebagai saksi untuk tersangka FY (Fredrich Yunadi) terkait kasus dugaan menghalangi atau merintangi proses penyidikan korupsi proyek e-KTP, yang menjerat Setya Novanto.

"Sebenarnya saya itu memang ada di sana (di RS Medika Permata Hijau), cuma sebatas pengecekan, jadi tidak ada pemesanan,‎" kata Rudyansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Namun ia mengaku tidak tahu menahu terkait pemesanan satu lantai yang ada di RS Medika Permata Hijau untuk menjalani perawatan Setya Novanto.

‎Lebih lanjut dikatakannya, pada pemeriksaan saat ini, dia hanya dikonfirmasi seputar kronologis kejadian kecelakaan yang membuat Novanto dibawa ke rumah sakit tersebut.

"Kurang lebih 24 pertanyaan. Pertanyaan seputar kecelakaan, sampai dibawa ke rumah sakit. Dijelasin apa yang sebatas aku tahu saja," ujarnya.

Diketahui, Achmad Rudiansyah sebelumnya pernah melaporkan dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, dan Direktur Penyidikan (Dirdik), Aris Budiman, serta seorang penyidik KPK, Ambarita Damanik ke Bareskrim Mabes Polri.

Achmad melaporkan kedua pejabat dan dua pegawai KPK tersebut atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam membuat surat palsu.

Dalam kasus Obstruction of Justice ini, KPK resmi melakukan pencegahan terhadap lima orang untuk berpergian‎ ke luar negeri, salah satu yang dicegah yakni Achmad Rudyansyah.

Dia dicegah berpergian ke luar negeri terkait kasus dugaan merintangi atau menghalangi proses penyidikan e-KTP, yang menjerat Novanto.

Selain Achmad, terdapat empat orang lainnya yang dicegah berpergian ke luar negeri, yakni, ‎Bimanesh Sutarjo, Fredrich Yunadi, Hilman Mattauch, dan Reza Pahlevi. Kelimanya itu dicegah ‎berpergian ke luar negeri untuk enam bulan kedepan.

Sebelumnya Fredrich Yunadi telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan menghalangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP, dengan tersangka Novanto.

Diduga, ada skenario jahat yang dilakukan oleh Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh untuk mengamankan Novanto pada saat mantan Ketua DPR RI tersebut menjadi buronan KPK atas kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menyeretnya ke pengadilan.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimaesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎ []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Kementerian BUMN Pastikan Holding Migas Tak Rugikan Karyawan

Selasa, 22 Mei 2018 03:30 WIB

Pembentukan holding BUMN Migas tetap pertahankan 100% pekerja yang ada dan tidak ada perubahan kompensasi dan benefit bagi karyawan


Aa Gym Minta Rekomendasi 200 Mubaligh Dievaluasi

Selasa, 22 Mei 2018 03:30 WIB

"Sehingga kelak dapat menghasilkan kebijakan yang adil dan didukung oleh umat,"


Airlangga: Golkar Bahas Cawapres Jokowi Setelah Pilkada

Selasa, 22 Mei 2018 03:15 WIB

"Mengenai cawapres kita bahas pascapilkada,"


Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp1,2 juta per hektare

Selasa, 22 Mei 2018 03:08 WIB

Dinstan Mukomuko optimis rehabilitasi jaringan irigasi tersier rusak dan peningkatan jaringan irigasi selesai pada tahun ini


Kembangkan Teknologi AI, Microsoft Akuisisi Semantic Machines

Selasa, 22 Mei 2018 03:05 WIB

Semantic Machines menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi dasar.


BPPTKG: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Selasa, 22 Mei 2018 02:37 WIB

Status gunung berapi dinakan oleh pihak BPPTKG pada Senin (21/5) sekitar pukul 23.00 WIB.


TNI Sebut Doktrin Teroris Kuat di Dunia Maya

Selasa, 22 Mei 2018 02:30 WIB

"Dunia maya lebih rumit karena mereka bermain pada wilayah doktrin dan pikiran,"


Ketua DPR: Lapor Aparat Jika Ada Kelompok Meresahkan

Selasa, 22 Mei 2018 02:00 WIB

"Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat jika melihat kelompok mencurigakan,"


20 Tahun Reformasi, Fahri Hamzah: Sistemnya Sudah Baik Tapi Pemimpinnya Enggak

Selasa, 22 Mei 2018 01:57 WIB

"Sistemnya udah baik. apa yang belum suskes, pemimpinnya yang belum baik,"


Pencuri 43 Unit Motor di Kendari Diringkus Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:30 WIB

Pelaku yang berinisial "Swr" (43), dalam menjalankan aksinya selalu sendiri dan tidak melibatkan orang lain.


Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"