Lewat Surat, OC Kaligis Minta Anies Copot BW dari KPK DKI

akurat logo
Suriaman Panjaitan
Rabu, 10 Januari 2018 12:44 WIB
Share
 
Lewat Surat, OC Kaligis Minta Anies Copot BW dari KPK DKI
Terpidana kasus korupsi selaku pemohon OC Kaligis (kiri) dan Suryadharma Ali mengikuti sidang dengan agenda pembacaan putusan uji materi UU terkait pemberian remisi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (7/11). MK menolak permohonan gugatan uji materi pasal 14 ayat 1 huruf i Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan terkait aturan pemberian remisi yang diajukan lima terpidana kasus korupsi OC Kaligis, Suryadharma Ali, Irman Gusman, Barnabas Suebu dan Waryono Karyo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta memberhentikan Ketua Komit Pencegahan Korupsi (KPK) DKI Bambang Widjojanto. Pasalnya, BW, begitu ia disapa, masih berstatus tersangka dugaan rekayasa keterangan palsu di sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010.

“Dalam rangka menciptakan clean goverment, hendaknya para birokrat yang diangkat punya latar belakang yang bersih pidana, demi terciptanya penegakan hukum yang bersih dan bebas pidana,” tulis O.C Kaligis dalam surat bertanggal 5 Januari 2018 yang ditujukan kepada Anies Baswedan.

Dalam surat itu, pengacara kawakan ini menjelaskan, BW sampai hari ini masih berstatus tersangka dugaan merekayasa pemberian keterangan palsu di sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010. Walaupun perkaranya sudah dideponeer tetap tidak menghilangkan statusnya sebagai tersangka.

“Semua ahli hukum akan sependapat dengan saya, bahwa deponeer tidak menghilangkan status tersangka Bambang Widjojanto sampai akhir hayatnya,” terangnya.

Dia mengungkapkan, karena status tersangka itu jugalah lantas BW diberhentikan sebagai komisioner KPK. Apalagi banyak catatan penyalahgunaan wewenang yang terjadi selama masa jabatannya selaku komisioner KPK. Termasuk temuan BPK mengenai penggunaan uang KPK yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemberhentikannya sebagai tersangka dugaan tindak pidana tidak pernah digugat olen Bambang Widjojanto dan dia sendiri tidak pernah menggugat KPK yang telah memberhentikan dirinya sebagai komisioner,” tegasnya.

Kemudian, keputusan deponeering BW pun tanpa melalui prosedur yang wajar sesuai dengan keputusan MK Nomor 29/PUU-XIV/2016 yang menyatakan keputusan deponeering harus melalui proses konsultasi dengan DPR, Mahkamah Agung dan Kapolri. Proses ini dinilainya tidak dilalui oleh Kejagung.

“Menjadi pertanyaan disaat pemerintah giat-giatnya memberantas korupsi dan kejahatan, Anda (Anies-red) mengangkat tersangka yang merekayasa keterangan saksi-saksi di MK sebagai pemimpin pegiat anti korupsi di Pemerintahan Bapak Gubernur. Apakah pantas seseorang yang berlatarbelakang pidana yang dideponeer dan diberhentikan sebagai komisioner KPK kemudian diangkat kembali untuk jabatan penting di DKI?” tulisnya.

“Saya yakin Bapak Gubernur bukan pelindung para tersangkap pidana untuk duduk dalam pemerintahan Bapak yang terkenal bersih, karena Bapak sendiri berhasil diangkat sebagai gubernur karena saya percaya Bapak adalah orang yang jujur yang punya penuh integritas dalam mengantar kami rakyat bapa menuju clean goverment,” tandasnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Makan Salmon Tiap Hari Yuk! Ini Manfaatnya

Senin, 22 Januari 2018 15:11 WIB

Berikut manfaat mengonsumsi salmon setiap hari bagi kesehatan.


Ekonomi Global Masih Menguat Tapi Banker Waspadai Risiko Utama Ini

Senin, 22 Januari 2018 15:08 WIB

Lee: Kenaikan harga minyak yang tajam juga bisa mempengaruhi perekonomian global


Ditlantas Polda Metro Jadwalkan Bertemu Anies Bahas Jalan Jatibaru

Senin, 22 Januari 2018 15:07 WIB

Tentunya saya sampaikan kajian saya ke Gubernur karena itu salah satu dampak kemacetan, pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas.


Becak Bakal Serbu Jakarta, Ditlantas Polda Metro Sedang Kaji Aturannya

Senin, 22 Januari 2018 15:06 WIB

Akan terjadi urbanisasi besar-besaran.



Ingin Melihat Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta? Begini Caranya!

Senin, 22 Januari 2018 14:59 WIB

Kegiatan seru ini tak dipungut biaya.


10 Oknum ASN Dinas Pendidikan Jeneponto Sulsel Terjaring OTT

Senin, 22 Januari 2018 14:57 WIB

Operasi tangkap tangan itu dipimpin Kepala Seksi Intelijen Kejari Jeneponto, Muhammad Nasran dan Kasi Pidum Budi Utama


Demi Profesionalisme, Airlangga Masukkan Figur Non Kader di Kepengurusan Golkar

Senin, 22 Januari 2018 14:54 WIB

"Untuk meningkatkan profesionalisme partai itu sendiri, sehingga kita konsenentrasi pada masing-masing bidang."


Arsenal Ditinggal Empat Pemain Bintang, Wenger Geleng-geleng

Senin, 22 Januari 2018 14:53 WIB

Wenger sudah melepas 4 pemain bintang musim ini


Pemkab Bogor Didesak Agar Berhentikan ASN yang Ikut Pilkada

Senin, 22 Januari 2018 14:52 WIB

Apalagi setelah wajah ketiganya terpampang pada baliho maupun spanduk pencalonan diri dan ikut penjaringan sama yaitu Partai Demokrat.


Warga Kota Cirebon Digegerkan dengan Penemuan Bayi Berusia Tiga Jam

Senin, 22 Januari 2018 14:45 WIB

Pas keluar ke depan rumah, warga saya kebetulan sudah nenek-nenek melihat tempat sampah dalam keadaan terkunci gembok.


Ini Bukti Ayu Ting Ting Akan Segera Menikah

Senin, 22 Januari 2018 14:44 WIB

Hari ini, Ayu melakukan fitting baju pengantin.


Catat! Ini Jadwal Sidang Praperadilan Fredrich Yunadi vs KPK

Senin, 22 Januari 2018 14:43 WIB

Hakim Ratmoko yang akan meminpin sidang ini.


Besok, Museum Bahari Dibuka Kembali

Senin, 22 Januari 2018 14:42 WIB

Museum Bahari akan dibuka kembali mulai hari Selasa (23/1). Mulai dari pukul 09.00 WIB


Lodewijk Jadi Sekjen Golkar, Pengamat: Yang Penting Sejalan dengan Visi-Misi Ketum

Senin, 22 Januari 2018 14:40 WIB

Menurut Pengamat Politik Boni Hargens, sosok Lodewijk tepat mengisi jabatan Sekjen yang ditinggalkan Idrus Marham