News / Daerah / Berita

Radius Bahaya Erupsi Gunung Agung Diturunkan

akurat logo
Puji Sukiswanti
Kamis, 04 Januari 2018 15:34 WIB
Share
 
Radius Bahaya Erupsi Gunung Agung Diturunkan
Kondisi terbaru aktivitas Gunung Agung, Rabu (3/1). Dok. PVMBG

AKURAT.CO, Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan status AWAS Gunung Agung,

Namun PVMBG menurunkan batas radius aman untuk beraktifitas dari menjadi 6 kilometer dari sebelumnya 8 hingga 10 kilometer.

Gunung Agung saat ini masih berada dalam fase erupsi dengan aktifitas vulkanik yang relatif tinggi dan fluktuatif.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementrian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, berdasarkan hasil analisis data visual maupun instrumental (seismik, deformasi dan geokimia), saat ini Gunung Agung masih berada dalam fase erupsi.  

"Aktivitas vulkanik Gunung Agung masih relatif tinggi dan fluktuatif," terangnya dalam rilisnya Kamis (4/1).

Dia menjelaskan, material erupsi berupa lava yang mengisi kawah, hembusan/letusan abu,dan lontaran batuan di sekitar kawah.

Volume lava di dalam kawah sekitar 20 juta meter kubik atau sekitar 1/3  dari volume kawah (60 juta meter kubik). 

Laju pertumbuhan kubah saat ini rendah sehingga untuk memenuhi volume kawah dalam waktu singkat kemungkinannya kecil.

Status kegempaan Gunung Agung hingga kemarin, Rabu (3/1) pukul 18:00 Wita menunjukkan jumlah kegempaan dengan konten frekuensi tinggi maupun rendah hingga saat ini masih terus terekam

mengindikasikan masih adanya tekanan dan aliran magma dari kedalaman hingga ke permukaan. Namun demikian, energi gempa saat ini belum menunjukkan tren naik yang signifikan.

Data Deformasi dalam beberapa hari terakhir juga nenunjukkan trend yang stagnan yang mengindikasikan belum ada peningkatan pada sumber tekanan yang signifikan. Data geokimia terakhir menunjukkan masih adanya gas magmatik SO2 dengan flux sekitar 100-300 ton/hari.

"Perkiraan Potensi bahaya saat ini berupa lontaran batu pijar, pasir, kerikil, dan hujan abu pekat juga lahar hujan. Bahaya lontaran batu, pasir, kerikil, dan abu pekat diperkirakan melanda area di dalam radius 6 km dari kawah," ungkapnya. []


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Anniversary Cup, Empat Pelatih dengan Misi Berbeda

Kamis, 26 April 2018 20:31 WIB

Juara Piala Asia U-23, Uzbekistan, ingin beradaptasi dengan cuaca dan fasilitas di Indonesia.


Sudrajat-Ahmad Syaikhu Gulirkan Asyikpreneur, Apa Itu?

Kamis, 26 April 2018 20:30 WIB

Asyikpreneur guna berdayakan perekonomian di Jawa Barat


Kadin Minta Masyarakat Tidak Ributkan Perpres TKA

Kamis, 26 April 2018 20:29 WIB

Anton: Tujuan utama dari dibuatnya Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tersebut lantaran ingin membuka peluang kerja di dalam negeri.


Polisi Tangkap Dua Pelaku Bentrokan Suporter di Liverpool

Kamis, 26 April 2018 20:25 WIB

Pihak kepolisian pun sudah menangkap dua orang yang diduga jadi biang rusuh keributan.


Siapkan Pengamanan IMF 2018, Kodam Gelar Latihan Tactical Floor Game

Kamis, 26 April 2018 20:25 WIB

Pelatihan ini digelar agar perhelatan skala internasional tersebut berjalan lancar


Jelang Ramadhan, Pemko Pekanbaru Ingin Pemilik Usaha Taat Aturan

Kamis, 26 April 2018 20:20 WIB

Pemko Pekanbanru berharap tidak ada lagi pelaku usaha yang membandel


Ribuan Keran Air Wudhu Disiapkan Saat Jokowi Datang ke Acara Ini

Kamis, 26 April 2018 20:19 WIB

Bus-bus akan disiapkan. Polda akan bantu semaksimal mungkin.


Sarman Simanjorang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT Delta

Kamis, 26 April 2018 20:15 WIB

Penunjukan Sarman sebagai Komisaris Utama PT Delta Djakarta disepakati dalam RUPSyang digelar Rabu (25/4)



Penghina Nabi Muhammad Tidak Gila, Polisi: Ini Bisa Bawa Mobil Sambil Selfie

Kamis, 26 April 2018 20:07 WIB

Penangkapan terhadap Rendra atas laporan masyarakat dan GP Ansor Sidoarjo.


Menteri Basuki Tinjau Proyek Tol Cisumdawu

Kamis, 26 April 2018 20:06 WIB

Proyek pembangunan Tol Cisumdawu salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah yang terus digenjot untuk mencapai target


PDIP: Program Rumah Dp 0 Rupiah Membebani Gubernur Selanjutnya

Kamis, 26 April 2018 20:05 WIB

Jika cicilan rumah sampai 20 tahun kemudian terjadi kredit macet, siapa yang bertanggung jawab



KPK Diminta Usut Keterlibatan Bupati Tapanuli Tengah Terkait Suap Akil Mochtar

Kamis, 26 April 2018 19:55 WIB

Bakhtiar pihak yang bertemu dan bernegosiasi dengan Akil Mochtar untuk memenangkan sengketa Pilkada Tapteng di MK pada 2011


F1 Jajaki Vietnam Gelar Balapan Pasca 2020

Kamis, 26 April 2018 19:48 WIB

"Kami sedang bekerja dengan Pemerintah Hanoi untuk mencapai kesepakatan final," kata Sean Bratches.