image image
Image

Imam Shamsi Ali

Imam Shamsi Ali merupakan Presiden Nusantara Foundation dan pendiri Pesantren Pertama di Amerika Serikat.

Puasa Ramadan (Bagian 21)

Kolom

Image

Masjid Assalafiyah atau Masjid Pangeran Jayakarta di Sawah Besar, Jakarta Pusat. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Di hari-hari terakhir ini seharusnya bagi seorang Mukmin akan melahirkan perasaan kerinduan. Merindukan syurga, rindu Rasulullah, dan tentunya kerinduan terbesar adalah menatap wajah Ilahi kelak nanti.

Sungguh disebutkan bahwa dari sekian kesenangan ukhrawi kelak, tak ada lagi yang paling diimpikan oleh manusia Mukmin lebih dari menatap wajah sang Khaliq. Bahkan secara khusus “menatap wajahNya” ini disebut dengan “ziyadah”.

Al-Quran menggambarkan kegembiraan itu, menjadikan wajah-wajah ahli syurga bersinar memandang wajah Tuhannya. “Dan pada hari itu wajah mereka bercahaya. Mereka memandang wajah Tuhannya” (Al-Quran).

baca juga:

Untuk terwujudnya kerinduan itu diperlukan “mujahadah” penuh dalam Ibadah, seraya mengesampingkan sementara segala godaan nafsu duniawi.

Maka di hari-hari terakhir inilah hati dan jiwa, bahkan raga hamba-hamba yang beriman dengan sepenuhnya terdedikasikan kepada keharibaanNya. Betapa tidak, makan, minum, tidur, bahkan semua kesenangan dunia untuk sementara dikesampingkan demi mencari ridhoNya.

Secara khusus Allah mengingatkan mereka yang beri’tikaf: “dan jangan kamu melakukan hubungan (suami isteri) sedangkan kamu beri’tikaf” (Al-Quran).

Jika di hari-hari selain sepuluh terakhir larangan makan, minum dan hubungan suami isteri hanya di saat berpuasa di siang hari, justeru bagi hamba-hanba yang sedang mendedikasikan diri kepada Allah di sepuluh hari/malam terakhir secara gamblang dilarang melakukan hubungan itu. Ini mengindikasikan urgensi melawan godaan kesenangan dunia sementara.

Memang jika kita lihat secara dekat hal-hal yang menjadi penghalang antara seorang hamba dan Rabbnya, godaan dunia dengan segala ragamnya itulah yang terbesar. Ayat di Surah Al-Qiyaamah yang membicarakan tentang “melihat wajah Tuhan” (ilaa Rabbiha naadzirah) justeru didahului dengan peringatan: “Sayang sekali, tapi kamu terlalu mencintai al-aajilah (dunia). Dan acu terhadap urusan akhirat” (Al-Quran).

Oleh karenanya sekali lagi, cinta dunia berlebihan inilah yang menjadikan banyak orang terhalang dari kenikmatan terbesar ukhrawi kelak. Yaitu memandang wajah Tuhan, Dzat Yang Maha Mencipta.

Ibadah-Ibadah yang dilakukan di saat hati mampu mengesampingkan nafsu duniawi yang sementara ini juga menjadi lebih efektif dalam mendekatkan kita kepada Allah.

“Beruntunglah siapa yang mensucikan jiwa. Dan ingat kepada Allah dan sholat” (Al-Quran).

Pensucian jiwa yang disebutkan pada ayat di atas adalah kemampuan menjaga jiwa dari godaan nafsu duniawi yang disebutkan kemudian: “akan tetapi kamu terlalu melebihkan (tu’tsiruna) kehidupan dunia”.

Hari-hari sepuluh terakhir memang disiapkan oleh Allah SWT untuk hamba-hambaNya yang merindukan pertemuan denganNya. Pertemuan batin (spiritual encounter) sebelum pertemuan yang sesungguhnya di hari Akhirat kelak.

Sepuluh hari/malam terlahir juga sangat identik dengan “nuzul Al-Quran” (turunnya Al-Quran) di sebuah malam yang sangat istimewa. Qadarullah (Allah menghendaki demikian) malam itu tidak disebutkan persisnya. Menjadikan semua malam di hari-hari terakhir terasa sangat istimewa. Karena di semua malam akan diantisipasi sebagai malam “Al-Qadar” itu.

Yang saya ingin ingatkan kali ini adalah betapa istimewanya interaksi yang terjadi antara hamba-hamba dan Kalam Allah. Di hari-hari inilah Al-Quran menjadi bacaan yang dirindukan. Walau seharusnya tidak hanya di hari-hari ini. Tapi demikianlah kejiwaan hamba-hamba yang beriman di bulan ini, khususnya di hari-hari terakhir.

Dan bagi jiwa-jiwa yang mengimani Al-Quran membacanya bukan sekedar membaca. Tapi batinnya melakukan komunikasi dengan Sumber Al-Kalam yang al-Mu’jiz (sang penakluk).

Tentu hal pertama yang akan ditaklukkan Al-Quran adalah kebekuan jiwa-jiwa manusia. Dari jiwa yang keras, kering, bahkan mati menjadi jiwa yang lembut, subur dan hidup.

Di sinilah kerap kita lihat ayat-ayat yang berbicara tentang turunnya wahyu dikaitkan dengan turunnya hujan dari langit. Karena memang keduanya adalah sumber kehidupan. Wahyu menghidupi jiwa manusia. Sedangkan hujan (air) menghidupi alam materi manusia.

“Dialah Allah menjadikan bumi sebagai hamparan dan langit sebagai bangunan dan Dia yang menurunkan air dari langit. Dan dengan air itu Dia mengeluarkan untuk kamu dari perut bumi buah-buahan...” (Al-Quran).

Lalu pada ayat-ayat selanjutnya Allah mentitahkan kehebatan Kalamnya: “Dan jika kamu ragu dengan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) maka datangkan satu surah yang sama dengannya....” (Al-Quran).

Bukti langsung bahwa kehidupan manusa tidak saja dengan air lahir yang diturunkan dari langit. Tapi juga dengan air (siraman) batin berapa Kalam Ilahi yang diturunkan di bulan suci ini.

Maka di akhir-akhir Ramadan ini mari menghidupkan jiwa-jiwa yang kering, membangunkan kembali fitrah kesucian kita agar hidup lebih bermakna. Dan dengannya di akhir Ramadan nanti kita memang punya hak mengklaim jika kita telah menang, dan berhak untuk merayakannya. Semoga!

Jamaica Hills, 7 Juni 2018

*Presiden Nusantara Foundation

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

Video

Idul Fitri 2018

VIDEO Halalbihalal Cuma Ada di Indonesia

Image

Video

Idul Fitri 2018

VIDEO Makna Ziarah Kubur di Hari Raya

Image

Video

Idul Fitri 2018

VIDEO Sampah dan Berkah Koran Bekas Alas Salat Ied

Image

Video

Idul Fitri 2018

VIDEO Ratusan Umat Salat Ied di Pelabuhan Sunda Kelapa

Image

Video

Idul Fitri 2018

VIDEO Malam Takbiran Tak Lepas dari Petasan

Image

Video

Ramadan 1439 H

VIDEO Ketupat, Simbol Kekuatan Hari Raya

terkini

Image
News

Soal Netralitas Iriawan di Jabar, PKB: Waktu yang Akan Membuktikan

"Suara masyarakat yang cukup kritis atas hal ini juga perlu diperhatikan demi menjaga kualitas hasil pilkada"

Image
News

Kamboja Yakin Indonesia Akan Perjuangkan Perdamaian Sebagai DK PBB

"Selamat atas terpilih Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB"

Image
News

Basarnas Gorontalo Berhasil Evakuasi KLM Bina Harapan

"Kami menemukan kapal tersebut terombang-ambing, dan setelah berkoordinasi dengan nahkoda kapal, maka kita tarik agar tidak terbawa arus"

Image
News

Relawan: 300 Pendaki Masih Terjebak di Gunung Lawu

Ratusan pendaki tersebut terjebak pada saat kebakaran hutan pinus di wilayah Argo Tiling petak 63 RPH Nglerak

Image
News

Pilkada Makassar Jadi Salah Satu Fokus Pengawasan Bawaslu

Pengawasan tersebut lantaran khawatir terjadi kecurangan saat pencoblosan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Image
News

Nasdem Dukung Hak Angket Pengangkatan Komjen Iriawan

"Penggunaan hak interpelasi atau angket terbatas tersebut berupa permintaan keterangan dan penyelidikan terbatas untuk tindakan koreksi"

Image
News

Tergelincir, Satu Wisatawan Tewas di Air Terjun Pongkar Riau

"Korban tenggelam saat berenang pada Selasa sekitar pukul 13.30 WIB"

Image
News

Warga Lombok Barat Dibuat Resah Oleh Kemunculan Buaya

Saat ini, warga sedang melakukan perburuan agar bisa menangkap buaya tersebut.

Image
News
Pilkada Serentak 2018

KPU Sitaro: Mari Kita Sukseskan Pilkada Serentak di Daerah Kita

"Datang dan gunakan hak pilih, karena suara yang diberikan ini, akan menentukan nasib Kabupaten Kepulauan Sitaro sampai 5 tahun kedepan"

Image
News
Mudik Lebaran 2018

Arus Balik, 1.747 Orang Menyebrang di Pelabuhan Ro-Ro Bengkalis

Selain itu, juga terdata 568 sepeda motor, 23 truk dan 138 mobil penumpang menyeberang.

Image
News

Satu Arah Diberlakukan, LMS Buka Semua GT Arah Jakarta

"Kita tutup semua gardu yang mengarah ke Jawa Tengah dan di GT Palimanan arah Jakarta kita buka 23 gardu"

Image
News

Rekor, 68,5 Juta Orang Mengungsi

Namun sekitar 70 persen jumlah pengungsi itu hanya dari 10 negara.

trending topics

terpopuler

  1. Imbas Diberlakukan One Way, Banyak Kendaraan Terjebak Macet di Tol JORR Hingga Berjam-jam

  2. H+3 Arus Balik Lebaran, Sebanyak 90.000 Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

  3. Lokasi Tenggelam Kapal KM Sinar Bangun Tidak Jauh dari Pelabuhan Tigaras

  4. Pengamat Ungkap Sosok Cawapres Jokowi yang Direstui Megawati

  5. Begini Kronologis Tenggelamnya KM Sinar Bangun

  6. Ketauan Nyolong Parfum, Pria Pengangguran Ini Digiring Polisi

  7. KM Sinar Bangun yang Tenggelam Bawa 80 Orang Hendak Menuju Tigaras Parapat

  8. Mantan Ibu Negara AS Laura Bush: Kebijakan Pemisahan Trump Kejam

  9. Tentara Libya Tangkap Pentolan Al Qaeda Setelah Kehabisan Amunisi

  10. Bocah Sembilan Tahun Jadi Korban Pelemparan Batu di Depok

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Ujang Komarudin

Kembali ke Fitri

Image
Mohammad Saihu

"On the track" bagi Pencari Keadilan Pemilu

Image
Damhuri Muhammad

Yudi Latif dan Kuliah Umum tentang Keadilan

Image
Imam Shamsi Ali

Puasa Ramadan (Bagian 21)

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan

Image
News

Berpangkat Kompol, Ahrie Sonta Sandang Gelar Doktor

Image
News

Jejak - jejak Dawam Rahardjo Semasa Hidup