News / Hukum / Berita

Todung Sebut Tak Mudah Menghapus Hukuman Mati di Indonesia

akurat logo
Yohanes Antonius
Selasa, 19 Desember 2017 15:56 WIB
Share
 
Todung Sebut Tak Mudah Menghapus Hukuman Mati di Indonesia
Diskusi dan peluncuran hasil penelitian soal Kebijakan Hukuman Mati di Indonesia. AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Pakar hukum pidana sekaligus Ketua Badan Pengurus Amnesty International Indonesia Todung Mulya Lubis menilai saat ini pemerintah sedang berupaya menghapus hukuman mati di Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan hukuman mati tidak lagi ditetapkan sebagai hukuman pokok namun sebagai hukuman bersyarat bagi seorang terpidana.

"Saya melihat satu perubahan yang cukup positif dalam kebijakan pemerintah dalam menghapus hukuman mati di Indonesia walaupun saat ini pengahusan total itu masih sulit dilakukan," kata Todung saat ditemui disela diskusi Politik Kebijakan Hukuman Mati di Indonesia dari Masa ke Masa yang digelar di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Selasa (19/12).

Todung melanjutkan, saat ini status terpidana hukuman mati yang disematkan pada tersangka dapat berubah apabila dalam kurun waktu 10 tahun terpidana tersebut sudah berniat tidak mengulagi lagi perbuataannya dan berkelakukan baik selama dalam masa penahanan.

"Hukuman mati tidak lagi sebagai hukuman pokok tapi hukuman bersyarat," ujarnya.

Kendati begitu Todung mengatakan, untuk merealisasikan penghapusan hukuman mati di Indonesia tidak mudah. Karena kondisi sosial masyarakat Indonesia yang belum sadar akan tatanan hukum yang berlaku. Juga masih banyaknya kasus Narkotika dan pembunuhaan berencana serta kasus kekerasan seksual.

"Pemerintah sudah melakukan langkah yang positif dalan membuat persiapan menuju penghapusan hukuman mati, tapi itu akan butuh waktu yang lama mungkin karena kondisi sosial kita masih dalam keadaan seperi sekarang ini," tuptupnya. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Elektabilitas Jokowi Dibawah 50 Persen, Politisi PDIP Sentil Lembaga Survei Median

Sabtu, 21 April 2018 11:01 WIB

Hasil Survei yang dilakukan oleh Median menunjukkan elektabiltas Incumbent Presiden Joko Widodo masih di bawah 50 persen


Ini Prediksi Amien Rais Bila Prabowo dan Jokowi 'Head To Head'

Sabtu, 21 April 2018 10:58 WIB

Amien Rais memprediksi Ketua Umum Gerindra akan menang di Pilpres 2019.


Bankir Prediksi Suku Bunga Acuan BI Akan Naik 25bps di Desember 2018, Ini Alasannya

Sabtu, 21 April 2018 10:57 WIB

Enrico prediksi suku bunga acuan BI 7 days repo rate di 4,25% akan alami kenaikan 25bps pada akhir Desember 2018


BI: PR Besar Perekonomian NTB, Harus Kembangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Sabtu, 21 April 2018 10:41 WIB

BI perwakilan NTB melihat bahwa sektor pariwisata dipastikan akan menjadi motor baru ekonomi NTB



Anggaran Double Track Kereta Api Palembang Capai Triliun Rupiah

Sabtu, 21 April 2018 10:34 WIB

Pembangunan double track Kereta Api di Palembang untuk meningkatkan produktifitas angkutan batu bara


Preview: WBA dan Liverpool Bertekad Jaga Momentum

Sabtu, 21 April 2018 10:32 WIB

Liverpool ingin menjaga momentum ketika menyambangi markas WBA.


Trump Protes Harga Minyak Melambung Tinggi

Sabtu, 21 April 2018 10:31 WIB

Harga minyak AS turun hampir 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel.


Peringati Hari Kartini, Wanita Korban Kekerasan Gelar Lomba Mengaji

Sabtu, 21 April 2018 10:30 WIB

Memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mengingat semangat juang kaum wanita.


Imbal Hasil Obligasi Dongkrak Dolar AS

Sabtu, 21 April 2018 10:16 WIB

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen.


Perempuan Minang, Berjuang Melawan Ketidakadilan

Sabtu, 21 April 2018 10:10 WIB

Perempuan Minangkabau pada masa lalu bergerak dan berjuang mengubah diri untuk berkemajuan dengan berbagai cara melawan ketidakadilan


Tedjo Eddy Ingatkan Dampak Buruh China di Indonesia

Sabtu, 21 April 2018 09:43 WIB

TKA asal China banyak yang membawa narkoba masuk ke Indonesia


KRAS Pelajari Program CSR Semen Padang

Sabtu, 21 April 2018 09:41 WIB

KRAS berkunjung ke Semen Padang untuk mempelajari penerapan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dengan standar ISO 26000 SR.


Reaksi Ferguson dan Klopp soal Pengunduran Diri Wenger

Sabtu, 21 April 2018 09:32 WIB

Ferguson dan Klopp berbicara soal keputusan Wenger untuk mengundurkan diri.


Suku Bunga Acuan yang Dipertahankan Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 21 April 2018 09:25 WIB

BI pertahankan suku bunga acuan demi menjaga pertumbuhan ekonomi ekonomi Indonesia, pun tantangan ekonomi global semakin kuat.