News / Hukum / Berita

LBH Masyarakat: Pernyataan Jokowi Soal Pemberantasan Narkoba Bermasalah

akurat logo
Deni Muhtarudin
Rabu, 04 Oktober 2017 16:45 WIB
Share
 
LBH Masyarakat: Pernyataan Jokowi Soal Pemberantasan Narkoba Bermasalah
Ilustrasi . AKURAT.CO/Luqaman Hakim Naba

AKURAT.CO, Analis Kebijakan Narkotika LBH Masyarakat, Yohan Misero menilai, pernyataan Presiden Jokowi yang menanggapi jawaban dari Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono soal sejauh apa kekejaman yang sudah dilakukan dalam persoalan obat ilegal dan penyalahgunaan Narkoba sangatlah masalah.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi dalam acara 'Pencanangan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat' di Jakarta Timur, Selasa (3/10) kemarin, menyampaikan sejumlah pernyataan yang keras dalam rangka pemberantasan penyalahgunaan Narkoba.

Menurut Yohan, ketika seorang polisi dengan ribuan bawahan dihadapkan dengan respon semacam ini dari seorang kepala pemerintahan, besar kemungkinan ia akan mencoba menjawab harapan pimpinannya tersebut.

Hal ini, Yohan menegaskan, membuat risiko penyalahgunaan wewenang oleh penegak hukum baik di pusat dan di daerah akan meningkat. Penyalahgunaan wewenang ini antara lain pemerasan, penyiksaan, tembak di tempat tanpa mengikuti prosedur yang benar, serta berbagai pengingkaran hak tersangka lainnya.

"Hal ini terang tercermin dalam pernyataan Presiden Joko Widodo dalam menutup percakapannya dengan Ari Dono, 'Sebenarnya nunggu Pak Kabareskrim. Saya injeknya Pak. Gitu loh. Besok saya injek semua yang berkaitan dengan obat ilegal, yang berkaitan dengan narkoba. Pak Kabareskrim memang orangnya tenang. Tapi seram juga. Hati-hati'," ungkapnya dalam keterangan resmi kepada AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (4/10).

Di samping itu, Yohan menyebutkan, pada acara tersebut Jokowi juga sempat menanyakan langkah apa yang harus dilakukan pihak kepolisian untuk mengatasi peredaran obat-obatan ilegal.

Pentolan Band Slank, Bimbim, yang hadir pada acara itu menjawab dengan memberikan hukuman maksimal kepada mereka yang telah mengedarkan obat-obatan ilegal. Jokowi pun bertanya, hukuman maksimal yang seperti apa yang harus diterapkan, kemudian Bimbim menjawab dengan istilah 'Dor'. Jokowi pun mengamininya.

"Pada kesempatan ini pula, Presiden Joko Widodo mempromosikan penembakan untuk mengatasi peredaran obat-obatan ilegal," ungkap Yohan.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Bejat! Bapak Ajak Anak Tuk Bunuh Pejalan Kaki

Minggu, 21 Januari 2018 04:03 WIB

Polda Sumut tangkap 3 pelaku pembunuhan di Dusun I Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai.


Polisi Batalkan Transaksi Narkoba Jenis Sabu di Sumenep

Minggu, 21 Januari 2018 03:32 WIB

Barang bukti berupa sabu-sabu yang disita dari tersangka tersebut sekitar 0,25 gram.


BPBD Lebak Imbau Masyarakat Waspada Angin Kencang

Minggu, 21 Januari 2018 03:05 WIB

BPBD mengimbau masyarakat mewaspadai angin kencang setelah sepekan terakhir ini sejumlah rumah rusak.


Prihatin, Pelajar SMP Pesta Minuman Keras di Kalteng

Minggu, 21 Januari 2018 02:28 WIB

Polsek Baamang mengamankan sembilan pelajar di sebuah rumah di Jalan Wengga Metropolitan III, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang.


Zulhas Klaim 8 Fraksi DPR Setuju Miras Dijual di Warung-warung

Minggu, 21 Januari 2018 02:02 WIB

Sekarang ini sudah ada delapan partai politik di DPR RI yang menyetujui minuman keras dijual di warung-warung.


PDIP Utamakan Sihar Sitorus, Djarot Tak Diikutikan dalam Sekolah Kepemimpinan

Minggu, 21 Januari 2018 01:31 WIB

PDIP bakal ikutkan Sihar Sitorus dalam sekolah kepemimpinan.


KPU Nyatakan Berkas Pendaftaran Khofifah dan Emil Lengkap

Minggu, 21 Januari 2018 01:05 WIB

Hari ini tim 'liaison officer' (penghubung) untuk pasangan Khofifah-Emil sudah mengumpulkan semua berkas pendaftaran.


Tepis Ujaran Zulhas Soal LGBT, PPP: Jangan Jadi Pencitraan Politik

Minggu, 21 Januari 2018 00:32 WIB

Mari isu LGBT jangan hanya jadi jualan atau pencitraan politik saja.


Anti Klimaks, Arsenal Tak Bisa Tambah Angka di Babak Kedua

Minggu, 21 Januari 2018 00:12 WIB

Dengan hasil ini, Arsenal telah mengoleksi 39 poin dari 23 laga.


Jokowi Pamer Motor Barunya di Twitter

Minggu, 21 Januari 2018 00:04 WIB

Membeli motor tersebut salah satu upaya dalam mendukung inovasi dan kreatifitas pemuda dan industri di Indonesia.



Firman Soebagyo Sebut Ujaran Ketua MPR Berpotensi Bikin Gaduh

Sabtu, 20 Januari 2018 23:18 WIB

Kami sampaikan kepada publik bahwa DPR RI belum ada rencana pembahas RUU LGBT.


BABAK I: Arsenal Belum Selesai, 4 Gol di Babak Pertama Hanyalah Pembuka

Sabtu, 20 Januari 2018 23:11 WIB

Monreal membuka keunggulan Arsenal dengan tandukannya di menit keenam sebelum empat menit berselang Iwobi menggandakan keunggulan.



BABAK I: Turunkan Skuat Terbaik, Manchester United Tak Bisa Berkutik

Sabtu, 20 Januari 2018 22:57 WIB

Pogba yang mendampingi Matic dan Mata di lini tengah, memang tampak memiliki peran besar di laga ini.