News / Hukum / Berita

Puslabfor: Rekaman CCTV OTT di BPK Tidak Direkayasa

akurat logo
Yudi Permana
Kamis, 14 September 2017 18:29 WIB
Share
 
Puslabfor: Rekaman CCTV OTT di BPK Tidak Direkayasa
Kepala Puslabfor Bareskrim Polri Brigjen Pol Alexander Mandalika (kiri) dan Ketua Fisika Forensik Kombes Pol Roedi Aris saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) Pansus Hak Angket KPK di ruang KK 1, kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9). AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menyatakan CCTV yang ada di BPK terkait Operasi Tangkap Tangan asli.

Kepala Puslabfor Polri, Birgjen Pol Alexander Mandalika mengatakan, setelah rekaman CCTV diperiksa, pihak Puslabfor menyerahkan kepada pansus. ‎

"Kami memberikan hasil yang bisa kami periksa. Berdasarkan pemeriksaan yang scientific, kami sampaikan bahwa rekaman yang diberikan itu tidak ada rekayasa, jadi seluruhnya sesuai dengan aslinya," kata Alexander di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9). ‎

Sementara terkait isi rekaman CCTV tersebut, ia tidak ingin berkomentar, dan menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Ketua Pansus Hak Angket KPK. Selain itu dalam rekaman tersebut, menurut dia, tidak ada yang ganjil. ‎

"Isinya nanti tanyakan kepada ketua pansus. Tidak ada (yang ganjil)," ujarnya.

Ia beralasan, bukan dalam kapasitas menyampaikan terkait adanya temuan yang ganjil atau adanya kesalahan prosedur, karena ia hanya menyampaikan sesuatu yang dikembangkan terkait rekaman CCTV tersebut. 

"Kami sampaikan sesuai yang kami kembangkan. Jadi rekaman kami zoom kemudian diperiksa. Itu saja yang kami periksa. Kami tidak dapat menilai (isi rekaman)," ucapnya. 

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa rekaman CCTV itu tidak ada yang di edit, jadi benar-benar keasliannya. []
‎ 



Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polisi Sita 50 Knalpot Bising saat Razia di Minahasa Selatan

Jumat, 22 September 2017 22:41 WIB

Puluhan knalpot bising diamankan selama seminggu pelaksanaan operasi di ruas jalan Trans Sulawesi.


Wali Kota Denpasar Tinjau Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 22 September 2017 22:21 WIB

Wali Kota Denpasar, Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian.


Dana Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur, Polisi Buru Pemilik "Wedding Organizer"

Jumat, 22 September 2017 22:13 WIB

Tim saat ini sedang mengejar pelaku, dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik .



Pegawai Kantor Imigrasi Sukabumi Tertangkap OTT

Jumat, 22 September 2017 22:08 WIB

Tersangka ditangkap bersama dua calo berinisial Ru dan ER di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi,


Tradisi Penghormatan Pada Tokoh Pertambangan Ala Jonan

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Arie Federik Lasut merupakan pahlawan nasional yang pada 28 September 1945 mengambil tindakan berani merebut kantor Chisitsu Chosasho.


70 Persen Tahanan Narkoba Pondok Rajeg Usia Produktif

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Narkoba yang paling banyak dikonsumsi napi yaitu ganja


Neraca Perdagangan Pertanian Surplus USD 10,98 Miliar

Jumat, 22 September 2017 21:53 WIB

Kementan mengatakan, Impor beras di awal 2016 kemarin merupakan luncuran dari sebagian kontrak impor beras Bulog pada 2015.


Mabes Polri Tangkap Kapal Pembawa Miras Ilegal di Riau

Jumat, 22 September 2017 21:51 WIB

Kapal KLM Sinar Indah Jaya GT 110 MO.1033/PPE yang diduga membawa minuman keras ilegal di Pelabuhan Kapal Sungai Juling, Kabupaten Kepulauan


PVMBG Naikkan Status Gunung Agung Jadi Awas

Jumat, 22 September 2017 21:46 WIB

"Melihat kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa" kata Kasbani.


Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo

Jumat, 22 September 2017 21:42 WIB

Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo


Gubernur Bali Minta Agar Segera Bangun Dapur Umum di Pengungsian

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Gubernur mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi.


Intermediasi Perbankan Lambat, Pertumbuhan Kredit Rendah Hanya 8,2 Persen

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Intermediasi perbankan belum menunjukkan perbaikan, pertumbuhan kredit Juli 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,2% (yoy).


Ini Kriteria Cowok Idaman Indah Permatasari

Jumat, 22 September 2017 21:34 WIB

Indah tidak suka pria bertato.


Jika Sektor Ritel Membaik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jumat, 22 September 2017 21:28 WIB

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2017 masih di kisaran 5,0-5,4% dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5% pada 2018.