News / Politik / Berita

Caleg PSI Harus Lulus Sekolah Anti Korupsi dan Intoleransi

akurat logo
Adi Suprayitno
Kamis, 14 September 2017 17:22 WIB
Share
 
Caleg PSI Harus Lulus Sekolah Anti Korupsi dan Intoleransi
PSI launching pendaftaran Caleg 2018. AKURAT.CO/Adi Suprayitno

AKURAT.CO, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempersiapkan calon-calon terbaik untuk diusung dalam Pemilu legislatif 2019 mendatang. Sejumlah syarat pun telah diatur.

Salah satunya calon legislatif (Caleg) wajib lulus sekolah anti korupsi dan anti intoleransi.

Ketua PSI Jatim, Shobikin Amin mengungkapkan, partai berupaya selektif memilih kader-kadernya sebelum menjadi penyambung lidah rakyat.

Maka hanya orang yang baik sesuai DNA PSI yang dapat direkom sebagai caleg. Orang baik yang dimaksud adalah mereka yang tidak pernah terlibat tindakan korupsi dan kegiatan intoleransi.

"Tidak korupsi saja kurang. Caleg juga harus mengikuti dan lulus sekolah anti korupsi dan anti intoleransi. Kami tidak mengirim kader-kader instan yang daftar lalu jadi," tutur Shobikin, di Surabaya, Kamis (14/9/2017).

Melalui sekolah ini diharapkan caleg lebih memahami prihal tindakan-tindakan korupsi yang dapat menjerat calon. Selain itu, calon juga dapat lebih toleran dalam menghadapi setiap keberagaman yang ada di Indonesia.

Usaha ini merupakan wujud nyata PSI dalam rangka terlibat aktif memerangi korupsi. Sebab, masyarakat telah jenuh dengan prilaku koruptif yang ditunjukkan sejumlah oknum politisi akhir-akhir ini.

"Kami berusaha memberi alternatif dari kultur politik yang sudah ada," kata Shobikin.

Selain tidak korupsi dan intoleransi, syarat yang juga tidak kalah penting adalah bukan pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Sebagai partai yang menjunjung tinggi kesetaraan hak laki-laki dan perempuan, PSI tidak ingin memilih calon yang gemar melakukan tindakan tidak terpuji seperti KDRT. 

"Di samping syarat-syarat yang khas dengan DNA partai. Syarat umumnya tetap mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Shobikin.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

ADB : Investasi dan Ekspor Topang Pertumbuhan Ekonomi hingga Tahun Depan

Selasa, 26 September 2017 14:29 WIB

Menurutnya ADB, pertumbuhan kredit akan membaik secara bertahap, menyusul pemangkasan suku bunga acuan BI.


Johanna Konta dan Sloan Stephens Tersingkir di Wuhan

Selasa, 26 September 2017 14:28 WIB

"Anda tidak abisa sukses dan menang sepanjang masa," kata Johanna Konta.


Ekonomi Kreatif Bisa Berkontribusi 12 Persen terhadap PDB 2019

Selasa, 26 September 2017 14:27 WIB

Program Bekraf Satu Pintu diharapkan bisa mempercepat pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi tulang punggung perekonomian na


Eksekusi Jaminan Fidusia, Perusahaan Pembiayaan Ini Gandeng Polda Metro Jaya

Selasa, 26 September 2017 14:22 WIB

Kerja sama ini diharapkan mampu membangun keselarasan pemahaman antara team Iapangan Kredit Plus dengan pihak kepolisian.


Bekraf Resmi Luncurkan Progam Satu Pintu

Selasa, 26 September 2017 14:20 WIB

Satu Pintu merupakan program kurasi dalam hal fasiiitasi bantuan BEKRAF untuk para pelaku dalam ekosistem ekonomi kreatif


Pertikaian dengan CR7 Penyebab Nistelrooy Hengkang dari Manchester

Selasa, 26 September 2017 14:15 WIB

Perseteruan dengan Cristiano Ronaldo dianggap menjadi alasan utama Hengkangnya Ruud van Nistelrooy


Aturan Ketenagakerjaan Sudah Tak Relevan di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Chatib: Disruptive innovation yang terjadi itu akan membuat bisnis model yang ada sekarang bisa menjadi tidak relevan di masa depan.


Pengamat: Kasus Nikahsirri.com Bukti Tipisnya Perbedaan Rasionalitas dan Irasionalitas

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Situs nikahsirri.com menunjukkan salah satu dampak dari internet adalah tipisnya batas antara rasionalitas dan irasionalitas


Bangun Hotel Baru, Saham MDLN Potensi Melaju Positif

Selasa, 26 September 2017 14:06 WIB

Manajemen Modernland optimis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global.


Mandiri Gelar Diskusi Rumuskan Strategi Kelola Tenaga Kerja di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:03 WIB

Samjay: Saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan


KPK Masalahkan Kehadiran Romli di Praperadilan Setnov

Selasa, 26 September 2017 14:00 WIB

Karena menghadiri undangan Pansus Angket, kehadiran Romli Atmasasmita dipermasalahkan KPK


Saat Latihan, 'Aset Berharga' Aubameyang Terhantam Bola

Selasa, 26 September 2017 13:57 WIB

Aubameyang juga menatap rekor milik legenda Bayern Munich


Buka Pekan Pertambangan dan Energi Expo, Menteri Jonan Tegaskan Pemerintah Tak Hambat Izin Pertambangan

Selasa, 26 September 2017 13:56 WIB

Jonan: Penyederhanaan peraturan di sektor migas dan minerba dan EBTKE mudah-mudahan terus bisa berjalan


Diduga Melakukan Suap, PT Pagoda Mitra Abadi Dilaporkan ke KPK

Selasa, 26 September 2017 13:55 WIB

Perwakilan warga Sampiran, Kabupaten Cirebon akan melaporkan PT Pagoda Mitra Abadi (PT PMA) ke KPK