Tidak Menindak PT Semen Indonesia, Gubernur Jateng Dinilai Lecehkan Jokowi

akurat logo
Yohanes Antonius
Kamis, 14 September 2017 13:48 WIB
Share
 
Tidak Menindak PT Semen Indonesia, Gubernur Jateng Dinilai Lecehkan Jokowi
Kordinator Jaringan Advokasi petani Kendeng, Merah Johansyah saat menggelar jumpa pers di Kantor LBH, Jakarta, Kamis (14/9). AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT. CO, Kordinator Jaringan Advokasi petani Kendeng, Merah Johansyah menilai Pemprov Jawa Tengah Terkesan membiarkan pelanggaran Hasil Kajian Lingkunan Hidup Strategis (KLHS) oleh PT Semen Indonesia, pasalnya hingga lima bulan KLHS itu dikeluarkan oleh presiden Joko Widodo.

"Pemerintah Jawa Tengah mengabaikan rekomendasi KLHS untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan rencana pola ruang dimana didalamnya masih mengalokasikan tersebut sebagai kawasan tambang. Itu sama saja Pemprov Jateng melecehkan kebijakan Presiden RI," Kata Johansyah, Kamis (14/9).

Johansyah mengklaim pihaknya memiliki bukti lengkap terkaiat pelanggran tersebut, dia mengatakan Koalisi Kendeng Lestari sudah mendokumetasikan secara Visual pelangaran yang dilakukan PT Semen Indonesia.  

Pelanggaran tersebut seperti aktivitasi penamban batu kapur, penambangan tanah liat, dan melakukan peledekan tambang atau blasting hingga aktivitas penabangan dan pembokaran batu kapur di confeyor Semen Indonesia. 

"Seluruh Aktivitas penambangan itu di ambil pada 24 Agustus 2017 dan beberapa hari sebelumnya, dan semua dokomen tersebut menunjukan aktivitas tersebut berada pada wilayah Cekung Air Tanah (Cat), yang semestinya dilindungi KLHS," ungkapnya. 

Tak hanya itu pihaknya juga menemukan pelanggaran lain berupa surat undangan dari Semen Indonesia Tentang sossialisasi penambangan dan peledakan pada bulan agusutus lalu. Menurut Johansyah hal tersebut menunjukan bahwa PT Semen Indonesia melecehkan hukum.

"PT Semen Indoenesia melanggar pasal 2 ayat 2 PP 46 Tahun 2016 tentang tata cara penyelengaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang meletakan KLHS sebagai kewajiban bagi penyelengaraan kebijakan, rencana rogram KRP yang berdampak bagi lingkungan hidup," ungkapnya,[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Malam Ini, Kecamatan Pekanbaru Nobar Film G30S/PKI

Sabtu, 23 September 2017 16:00 WIB

Maskur menambahkan, dengan adanya pemutaran film ini, generasi muda tahu akan sejarah bangsanya, khususnya pemberontakan komunis.


Marquez Pimpin FP3, Rossi Tembus 10 Besar

Sabtu, 23 September 2017 15:58 WIB

Marquez pun berhasil merebut catatan waktu tercepat.


Dianggap Lemahkan KPK, ICW Minta DPR Cukup Gelar RDP

Sabtu, 23 September 2017 15:53 WIB

"Yang dilihat dalam OTT bukanlah berapa kerugian negara. Yang dilihat siapa aktor yang melakukan," kata Tama.


Warga Mukomuko Tolak Dana PKH, Ada Apa?

Sabtu, 23 September 2017 15:52 WIB

Sebanyak 4.300 orang warga setempat yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu terdaftar sebagai penerima PKH dari pemerintah pusat


Begini Kronologi Percobaan Pencurian di Rumah Raffi Ahmad

Sabtu, 23 September 2017 15:50 WIB

Diduga pelaku masuk ke dalam rumah Raffi melalui pintu depan yang tidak dikunci.


Sering Peras Masyarakat di GBK, Juru Parkir Liar Ditangkap Polisi

Sabtu, 23 September 2017 15:47 WIB

Dari tangan kelima pelaku, dirinya mengamankan uang sebesar Rp45.000.


Jadi Tersangka Pembunuh Dini, Peri Diberhentikan dari Mitra Grab

Sabtu, 23 September 2017 15:46 WIB

Mediko menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna aplikasi Grab akan tetap menjadi prioritasnya.


Ambil Rekam Medis Setnov, Henry Yoso: KPK Kebablasan Lagi

Sabtu, 23 September 2017 15:42 WIB

"Kok seenaknya aja diambil oleh sama KPK, itu (rekam medis) kan rahasia pasien yang dilindungi Undang-Undang (UU) Kesehatan"


Han Bo Bae Ungkap Kecintaannya pada TWICE

Sabtu, 23 September 2017 15:36 WIB

Han Bo Bae yang baru-baru ini membintangi drama KBS2 "School 2017" mengungkapkan bahwa dia adalah penggemar berat TWICE.


Rumah Raffi Ahmad Disatroni Maling

Sabtu, 23 September 2017 15:34 WIB

Kediamannya yang berlokasi di Perumahan Green Andara Kav. A1 Nomor 4-6 Jati Baru, Cinere, Depok, Jawa Barat disatroni maling.


Pemprov Papua Bakal Seleksi 215 Orang untuk Magang ke Jepang

Sabtu, 23 September 2017 15:31 WIB

Sebanyak 215 orang ini sekarang sedang mengikuti kursus matematika dasar dan bahasa Jepang di Biak


Ini Alasan Lagu Genjer-genjer jadi Latar Film G30S PKI

Sabtu, 23 September 2017 15:21 WIB

Jajang C Noer tidak mengetahui kalau lagu tersebut sudah menjadi bagian dari PKI.


Mentan Ingin Regopantes Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 23 September 2017 15:16 WIB

Regopantes.com harus diangkat dan diintegrasikan sehingga petani sejahtera, pedagang untung, pembeli tersenyum


Timnas U-16 Lolos Berkat Racikan Sempurna Fakhri Husaini

Sabtu, 23 September 2017 15:13 WIB

Cara kerja Fakhri Husaini dapat pujian.