Genosida Muslim Rohingya

Pesan Wanita Tua Rohingya kepada Dunia: Kami Tak Memiliki Masa Depan

akurat logo
Budi Prasetyo
Kamis, 14 September 2017 11:21 WIB
Share
 
Pesan Wanita Tua Rohingya kepada Dunia: Kami Tak Memiliki Masa Depan
Ilustrasi. AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Seorang jurnalis bernama Katie Arnold mewawancarai beberapa pengungsi Rohingya yang terusir dari Myanmar. Katie meminta mereka untuk menyampaikan pesan kepada dunia tentang kondisi, nasib, dan masa depan mereka.

Salah satu yang diwawancarai Katie adalah seorang nenek tua bernama Begum Jaan, 65 tahun. Katie mewawancarainya di kamp pengungsi baru bernama Balukhali, dekat Cox's Bazar, Bangladesh.

Berikut pesan Begum Jaan kepada dunia tentang apa yang dialami dirinya dan saudara-saudara Rohingya yang lainnya, sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Jumat (14/9):

Hidup saya penuh perjuangan. Suami saya meninggal 25 tahun yang lalu. Karena tak memiliki penghasilan, untuk bertahan hidup saya mengemis di jalan-jalan di desa saya.

Kedua anak perempuan saya sudah menikah. Jadi saya hidup sebatang kara. Suatu malam saya terbangun mendengar suara senjata dan ledakan.

Suara itu sangat keras, saya tak tahan. Saya tidak tidur, karena suara itu terus terniang-ngiang di kepala saya. Tiba-tiba terdengar suara semua orang melarikan diri. Saya akhirnya juga melarikan diri bersama mereka. Saya tidak mau ditinggalkan sendirian.

Butuh waktu dua hari untuk mencapai Bangladesh. Perjalanan saya ini sangat sulit, karena saya harus menggunakan tongkat dan tidak ada yang menemani saya. Saya pernah mendengar tentang tentara Myanmar memiliki kapal yang berpatroli di sungai.

Jadi saya sangat takut saat menyeberang menggunakan kapal. Kini saya berada di Bangladesh. Tapi saya masih sangat takut akan bertemu dengan militer Myanmar. Namun saya lebih bahagia sekarang, karena tidak lagi mendengar suara senjata atau ledakan. Saya merasa dunia di luar sana sangat mendukung kami. Itu membuat saya merasa lebih baik.

Saya ingin semua orang mendengar cerita kami. Saya ingin seluruh dunia mendengar duka cita kita. Kami tidak memiliki masa depan. Hidup kami kita tidak ada harapan.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Bangun Hotel Baru, Saham MDLN Potensi Melaju Positif

Selasa, 26 September 2017 14:06 WIB

Manajemen Modernland optimis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global.


Mandiri Gelar Diskusi Rumuskan Strategi Kelola Tenaga Kerja di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:03 WIB

Samjay: Saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan


KPK Masalahkan Kehadiran Romli di Praperadilan Setnov

Selasa, 26 September 2017 14:00 WIB

Karena menghadiri undangan Pansus Angket, kehadiran Romli Atmasasmita dipermasalahkan KPK


Saat Latihan, 'Aset Berharga' Aubameyang Terhantam Bola

Selasa, 26 September 2017 13:57 WIB

Aubameyang juga menatap rekor milik legenda Bayern Munich


Buka Pekan Pertambangan dan Energi Expo, Menteri Jonan Tegaskan Pemerintah Tak Hambat Izin Pertambangan

Selasa, 26 September 2017 13:56 WIB

Jonan: Penyederhanaan peraturan di sektor migas dan minerba dan EBTKE mudah-mudahan terus bisa berjalan


Diduga Melakukan Suap, PT Pagoda Mitra Abadi Dilaporkan ke KPK

Selasa, 26 September 2017 13:55 WIB

Perwakilan warga Sampiran, Kabupaten Cirebon akan melaporkan PT Pagoda Mitra Abadi (PT PMA) ke KPK



Polisi Gagalkan Upaya Perdagangan Orang Berkedok TKI

Selasa, 26 September 2017 13:45 WIB

Polres Tanjung Balai Riau menggalkan upaya perdagangan orang berkedok pengiriman tenaga kerja Indonesia Ilegal.


Pemerintah Siapkan Antisipasi Acara IMF-WB, Tapi Enggan Bicara Anggaran

Selasa, 26 September 2017 13:44 WIB

Pemerintah pikirkan untuk membuat persiapan lokasi yang berbeda untuk pengadaan IMF-World Bank 2018.


DPR Desak Pemerintah Menata Ulang Penempatan TKI

Selasa, 26 September 2017 13:37 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI meminta Kemenaker dan BNP2TKI menata ulang penempatan TKI di luar negeri.


Dana Bantuan Luar Negeri Akan Dikelola Oleh Satu Kementerian

Selasa, 26 September 2017 13:36 WIB

Kemenkeu tengah mengkaji perubahan skema pengelolaan bantuan luar negeri yang selama ini berjalan.


Fraksi PAN Walk Out dari Sidang Paripurna

Selasa, 26 September 2017 13:34 WIB

Yandri menilai pimpinan sidang paripurna, Fahri Hamzah terburu-buru dalam mengetok palu. Hal tersebut tidak mencerminkan mekanisme yang ada


Pemerintah Jamin Pembangunan 3 Ruas Tol Ini Meski Ada Masalah Lahan

Selasa, 26 September 2017 13:30 WIB

Pemerintah tegaskan jamin proyek infrastruktur jalan tol berbudget Rp284 M, pada RAPBN 2018 dikerjakan oleh HK


Hoya Eks INFINITE Resmi Bergabung dengan Glorius Entertainment

Selasa, 26 September 2017 13:27 WIB

Glorious Entertainment memberi pernyataan terkait kontrak eksklusif dengan Hoya


Ronaldo dan Messi Diakui Kane Jadi Panutannya

Selasa, 26 September 2017 13:27 WIB

Kane menjadi top skor Liga Primer musim lalu