Bahas Islam Moderat, UIM Undang Quraish Shihab Sebagai Pembicara

akurat logo
Melly Kartika Adelia
Kamis, 14 September 2017 08:58 WIB
Share
 
Bahas Islam Moderat, UIM Undang Quraish Shihab Sebagai Pembicara
Profesor H.M. Quraish Shihab, Direktur Pusat Studi al-Qur'an..

AKURAT.CO, Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar Halaqah Nasional Radikalisme dan Wasathiyah dengan menghadirkan pembicara Profesor H.M. Quraish Shihab, Direktur Pusat Studi al-Qur'an.

Menurut Rektor UIM Dr Majdah Agus A.N. di Makassar, Kamis, halakah tersebut merupakan kerja sama UIM dengan Pengurus Wilayah NU Sulawesi Selatan, Kementerian Agama Kota Makassar, Ikatan Cendikiawan Alumni Timur Tengah (ICATT), dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel.

"Kami sangat berterima kasih kepada Prof Quraish yang telah menyempatkan diri hadir, semoga membawa keberkahan di kampus kami," katanya.

Dia mengatakan mulai tahun ini UIM membuka Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir.

"Kami mohon arahan dan binaan Prof Quraish yang juga pakar tafsir Al-Qur'an" ungkap Majdah.

Selain itu, katanya, UIM sebagai perguruan tinggi Nahdlatul Ulama menjadi pusat kajian Aswaja di Sulawesi Selatan.

"Sehingga diharapkan melahirkan generasi muslim yang moderat," ujar Majdah.

Rais Syuriah Pengurus Wilayah NU Sulsel Anre Gurutta Sanusi Baco dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan umat saat ini tidak bisa hanya bermodalkan semangat berapi-api, tetapi harus dibarengi dengan strategi.

"Itulah yang disebut 'wasathiyah' atau moderat," katanya.

Gurutta Sanusi juga bercerita tentang peran Profesor Quraish dalam pembagunan UIM.

"Prof Quraish banyak membantu pada masa awal berdirinya Kampus Al-Gazali yang merupakan cikal bakal dari Universitas Islam Makassar, Gedung Rektorat UIM merupakan bantuan yang didatangkan melalui beliau," katanya.

Quraish mengungkapkan radikalisme adalah buah dari ekstremisme.

Ekstremisme, ujarnya, dapat diartikan tingkat yang tertinggi, dapat pula diartikan memaksakan kehendak sehingga ekstremisme harus diobati atau dihilangkan.

"Dalam ajaran Islam mengarah kepada hal 'wasathiyah', yaitu dapat menerima siapapun, muslim ataupun nonmuslim. Selain itu, yang menyebabkan orang berpaham radikal atau menyimpang dari 'wasathiyah' adalah karena kurangnya pengetahuan orang tersebut , inilah yang terjadi saat ini," katanya.

Pada kesempatan itu, Prof Quraish bercerita ketika bersama Gurutta Sanusi belajar di Mesir serta memuji perkembangan UIM yang dahulu bernama Al-Gazali.

"Perkembangan pesat UIM saat ini tidak lepas keikhlasan para pencetusnya, termasuk Gurutta Sanusi Baco," katanya.


Editor. Ainurrahman

Sumber. ANTARA

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu


Ribuan Orang Ikuti Pawai di Banjarbaru, Peringati Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:17 WIB

Kami bangga karena peringatan 1 Muharam di Kecamatan Cempaka sangat terasa karena adanya pawai yang diikuti ribuan peserta.


Lulusan S-3 ITB Pecahkan Rekor Doktor Termuda

Kamis, 21 September 2017 20:07 WIB

Mahasiswa S-3 Kimia ITB Grandprix Thomryes Marth Kadja menjadi sarjana doktor muda di Indonesia


Bantul Bakal Gelar Operasi HET Beras

Kamis, 21 September 2017 20:06 WIB

Bulog DI Yogyakarta mengklaim sudah menyerap beras dari petani sebesar 70-100 ton per hari terhitung mulai Agustus lalu.


Pelaku Perbankan dan Pasar Modal Prediksikan Suku Bunga Acuan BI Tetap

Kamis, 21 September 2017 20:02 WIB

Diperkirakan BI akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,50% setelah memangkas suku bunga acuan pada bulan lalu.