News / Politik / Berita
Pilgub Jatim 2018

Survei LKPI: Pilgub Jatim Mengerucut pada Empat Tokoh Besar Ini

akurat logo
Melly Kartika Adelia
Rabu, 13 September 2017 20:56 WIB
Share
 
Survei LKPI: Pilgub Jatim Mengerucut pada Empat Tokoh Besar Ini
Ilustrasi. AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur pada 2018 mendatang, Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) kembali menggelar survei untuk menakar keterpilihan para tokoh bakal calon gubernur Jawa Timur.

Direktur Executive LKPI, Chaerudin Affan mengatakan bahwa survei itu untuk menguji para tokoh di Jawa Timur dan nasional.

Mereka yang masuk radar survei ini adalah Wakil Gubernur petahana Saifullah Yusuf, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Matalitti, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Selain itu, ada juga Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Kepala Inspektorat Jatim Nurwiyatno, dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf yang dianggap pantas dan menjadi pilihan masyarakat Jawa Timur sebagai Gubernur Jawa Timur pada Pilgub 2018 .

"Hasil temuan survei menyatakan, La Nyalla Matalitti mendapat tingkat popularitas kedua dengan angka survei sebesar 78,1 persen, posisinya menyusul Khofifah Indar Parawansa dengan perolehan 78,3 persen, disusul oleh Tri Rismaharini, kemudian Saifullah Yusuf sebesar 77,6 persen," kata Affan dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (13/9).

Ia melanjutkan, perolehan hasil survei menunjukkan Abdullah Azwar Anas mendapatkan perolehan suara sebesar 63,7 persen. Kemudian Budi Sulistyono 61,3 persen, lalu Nurwiyatno 58,2 persen, dan Nurhayati Ali Assegaf 46,3 persen.

Kemudian, lanjut Affan, ditemukan bahwa masyarakat Jawa Timur lebih memilih La Nyalla sebagai tokoh yang dianggap pantas menggantikan posisi Soekarwo sebagai gubernur Jawa Timur, La Nyalla meraih perolehan suara sebesar 79,8 persen responden.

"Sementara Tri Rismaharini sebesar 78,4 persen, Khofifah Indar Parawansa 77,8 persen, Gus Ipul meraih 76,3 persen dan Budi Sulistyono meraih 64,7 persen serta Abdullah Azwar Anas mendapat 62,7 persen," sebutnya.

Affan mengatakan, hasil survei terhadap masyarakat Jatim soal kemampuan para tokoh dalam mengatasi masalah ekonomi, mampu menciptakan pemerintahan yang bersih dan juga bebas korupsi kembali jatuh kepada Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Matalitti.

"La Nyalla Matalitti dipilih sebanyak 23,1 persen, disusul oleh Tri Rismaharini 19,2 persen, lalu Khofifah Indar Parawansa 18,3 persen dan Saifullah Yusuf 13,1 persen. Sementara tokoh lainnya, Budi Sulistyono 6,1 persen, Abdullah Azwar Anas 5,3 persen, Nurwiyatno 3,2 persen dan Nurhayati Ali Assegaf 1,8 persen," paparnya.

Affan mengatakan, dari keseluruhan hasil survei LKPI, menunjukkan kesimpulan bahwa hanya empat tokoh yang akan saling bersaing memperebutkan kursi panas Gubernur Jawa Timur nantinya.

"Tapi waktu untuk para tokoh untuk meningkatkan keterpilihannya di hadapan publik masih sangat terbuka dengan melakukan sosialisasi," tegasnya.

Survei digelar sejak 25 Agustus hingga 5 September 2017 dengan mengunakan sampel sebanyak 1769 Responden yang ditarik dengan metode multistage random sampling dengan didasarkan pada populasi daftar pemilih tetap (DPT) di Jawa Timur saat Pilpres 2014.

"Margin of error survei kurang lebih sebesar 2,3 persen dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen," tukasnya.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Marketing Inter: Hadiahi Pemain Bintang dengan Model Seksi

Kamis, 21 September 2017 21:01 WIB

Inter Milan memberikan hadiah kepada Mauro Icardi pada penampilan ke-150.


Ribuan Peserta Dimulai dari Pelajar dan ASN Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:57 WIB

Pada kegiatan tersebut, rombongan pawai ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan hias, mulai dari motor, becak motor (bentor) dan mobil


Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu


Ribuan Orang Ikuti Pawai di Banjarbaru, Peringati Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:17 WIB

Kami bangga karena peringatan 1 Muharam di Kecamatan Cempaka sangat terasa karena adanya pawai yang diikuti ribuan peserta.


Lulusan S-3 ITB Pecahkan Rekor Doktor Termuda

Kamis, 21 September 2017 20:07 WIB

Mahasiswa S-3 Kimia ITB Grandprix Thomryes Marth Kadja menjadi sarjana doktor muda di Indonesia