News / Daerah / Berita

Tingkatkan Keselamatan, AirNav Papua akan Pasang 6 Titik Satelit

akurat logo
Sudjarwo
Rabu, 13 September 2017 20:27 WIB
Share
 
Tingkatkan Keselamatan, AirNav Papua akan Pasang 6 Titik Satelit
General Manajer AirNav Cabang Sentani - Papua. AKURAT.CO/Sudjarwo

AKURAT.CO, Lembaga Penyelengggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (AirNav) Indonesia cabang Papua akan mendukung dan mensupport transportasi udara dengan melakukan pemasangan 6 titik satelit guna meningkatkan keselamatan, khususnya dalam dunia penerbangan dan perbaikan ekonomi.

General Manajer AirNav Cabang Sentani-Papua Suwandi mengatakan, saat ini program dan support AirNav terhadap Papua pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dimana khusus untuk wilayah Papua akan mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah.

"Papua akan diberikan investasi yang luar biasa besarnya, khususnya pada bidang transportasi baik udara, laut maupun darat. Diharapkan semua steakholder yang ada, bukan hanya mensupport AirNav saja, akan tetapi juga mensupport keperluan negara," ujar Suwandi di Sentani, Rabu (13/9).

Lebih lanjut, pengusulan pemasangan 6 satelit tersebut merupakan salah satu langkah untuk kemajuan Papua dalam lima tahun ke depan. Dimana proyeksi-proyeksi dalam propaganda keselamatan juga telah dipetakan dan akan dibentuk minimal 8 repair terminal besar.

"Kita juga telah usulkan untuk 2019 Papua sudah tidak ketinggalan lagi dalam hal system. Papua akan membentuk 3 terminal transportasi yang tersistem. Paling tidak, bisa sama dengan bandara Makassar dan Cengkareng," ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut akan menjadi faktor pendukung transportasi udara di Papua dan di dukung dengan ATS sistem, dimana sistem tersebut akan menjamin masalah cuaca maupun kondisi grafik pesawat guna mendukung keselamatan penerbangan.

Selain itu, komitmen yang telah ditunjukkan oleh Kementerian Perhubungan dengan kondisi yang ada di Papua saat ini, telah diberlakukan juga system IM67 atau adanya pengecualian khusus untuk penerbangan di Papua.

"Kontur dan kondisi Papua masih sangat berbeda dengan daerah lain, banyaknya kontur wilayah yang berbukit bila hanya menggunakan signal radio tidak akan bisa mendukung penerbangan. Maka perlu dilakukan komunikasi melalui satelit," pungkasnya. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Marketing Inter: Hadiahi Pemain Bintang dengan Model Seksi

Kamis, 21 September 2017 21:01 WIB

Inter Milan memberikan hadiah kepada Mauro Icardi pada penampilan ke-150.


Ribuan Peserta Dimulai dari Pelajar dan ASN Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:57 WIB

Pada kegiatan tersebut, rombongan pawai ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan hias, mulai dari motor, becak motor (bentor) dan mobil


Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu


Ribuan Orang Ikuti Pawai di Banjarbaru, Peringati Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:17 WIB

Kami bangga karena peringatan 1 Muharam di Kecamatan Cempaka sangat terasa karena adanya pawai yang diikuti ribuan peserta.


Lulusan S-3 ITB Pecahkan Rekor Doktor Termuda

Kamis, 21 September 2017 20:07 WIB

Mahasiswa S-3 Kimia ITB Grandprix Thomryes Marth Kadja menjadi sarjana doktor muda di Indonesia