News / Politik / Berita

Kader Banyak Terjerat Korupsi, Demokrat Tegaskan Tetap Dukung KPK

akurat logo
Muslimin
Rabu, 13 September 2017 17:34 WIB
Share
 
Kader Banyak Terjerat Korupsi, Demokrat Tegaskan Tetap Dukung KPK
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) bersama Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan saat menghadiri diskusi di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (13/9). Diskusi antara partai Demokrat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini untuk saling mewujudkan politik berintegritas secara bersama-sama. Selain Demokrat, KPK juga telah bertemu dengan PDIP, Gerindra, PKB, Hanura dan akan bertemu dengan Nasdem. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa Demokrat konsisten mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Presiden ke-6 itu mengatakan akan tetap mendukung KPK, meskipun kader partai yang dipimpinnya banyak terjerat korupsi pada masa lalu.

"Saya tahu, saya bukan anak kemarin sore dalam dunia politik dan bernegara. Apapun alasannya kalau itu untuk melemahkan KPK, kita tahu, rakyat tahu, apalagi kalau ada yang ingin membekukan dan membubarkan KPK. Meskipun Demokrat kadernya sebagian juga terlibat korupsi, kami tetap konsisten tidak akan berubah dalam mendukung KPK," kata SBY dalam diskusi bertajuk Integritas Partai Politik dengan Pimpinan KPK di Kantor DPP Demokrat di Jakarta, Rabu (13/9).

SBY berharap seluruh partai politik konsisten mendukung KPK meskipun kadernya aman dari jerat korupsi.

"Jangan sampai kalau kader aman, mendukung KPK. Tapi kalau ada yang 'kena' lantas melakukan tindakan sebaliknya," kata SBY.

SBY mengatakan rakyat mengetahui KPK memiliki misi besar dengan tantangan besar dan juga memiliki banyak 'musuh'.

Oleh karena itu dia berpesan kepada seluruh komisioner KPK beserta staf dan jajaran tetap kuat dan tegas dalam menjaga integritas serta adil dalam memproses pelaku korupsi.

Demokrat juga berharap KPK selalu menolak segala intervensi dari manapun, termasuk yang disebut dengan "obstraction of justice" atau perbuatan menghalang-halangi proses penegakan hukum.

"Tolak segala intervensi dari manapun, termasuk yang disebut obstruction of justice. Karena obstruction of justice itu dalam Undang-undang kita itu mendapat sanksi hukum yang berat," sambung SBY.

Dalam acara itu hadir pula Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan serta petinggi Demokrat yaitu Amir Syafruddin, Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas), Pramono Edhie Wibowo, dan Roy Suryo.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Marquez Pimpin FP3, Rossi Tembus 10 Besar

Sabtu, 23 September 2017 15:58 WIB

Marquez pun berhasil merebut catatan waktu tercepat.


Dianggap Lemahkan KPK, ICW Minta DPR Cukup Gelar RDP

Sabtu, 23 September 2017 15:53 WIB

"Yang dilihat dalam OTT bukanlah berapa kerugian negara. Yang dilihat siapa aktor yang melakukan," kata Tama.


Warga Mukomuko Tolak Dana PKH, Ada Apa?

Sabtu, 23 September 2017 15:52 WIB

Sebanyak 4.300 orang warga setempat yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu terdaftar sebagai penerima PKH dari pemerintah pusat


Begini Kronologi Percobaan Pencurian di Rumah Raffi Ahmad

Sabtu, 23 September 2017 15:50 WIB

Diduga pelaku masuk ke dalam rumah Raffi melalui pintu depan yang tidak dikunci.


Sering Peras Masyarakat di GBK, Juru Parkir Liar Ditangkap Polisi

Sabtu, 23 September 2017 15:47 WIB

Dari tangan kelima pelaku, dirinya mengamankan uang sebesar Rp45.000.


Jadi Tersangka Pembunuh Dini, Peri Diberhentikan dari Mitra Grab

Sabtu, 23 September 2017 15:46 WIB

Mediko menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna aplikasi Grab akan tetap menjadi prioritasnya.


Ambil Rekam Medis Setnov, Henry Yoso: KPK Kebablasan Lagi

Sabtu, 23 September 2017 15:42 WIB

"Kok seenaknya aja diambil oleh sama KPK, itu (rekam medis) kan rahasia pasien yang dilindungi Undang-Undang (UU) Kesehatan"


Han Bo Bae Ungkap Kecintaannya pada TWICE

Sabtu, 23 September 2017 15:36 WIB

Han Bo Bae yang baru-baru ini membintangi drama KBS2 "School 2017" mengungkapkan bahwa dia adalah penggemar berat TWICE.


Rumah Raffi Ahmad Disatroni Maling

Sabtu, 23 September 2017 15:34 WIB

Kediamannya yang berlokasi di Perumahan Green Andara Kav. A1 Nomor 4-6 Jati Baru, Cinere, Depok, Jawa Barat disatroni maling.


Pemprov Papua Bakal Seleksi 215 Orang untuk Magang ke Jepang

Sabtu, 23 September 2017 15:31 WIB

Sebanyak 215 orang ini sekarang sedang mengikuti kursus matematika dasar dan bahasa Jepang di Biak


Ini Alasan Lagu Genjer-genjer jadi Latar Film G30S PKI

Sabtu, 23 September 2017 15:21 WIB

Jajang C Noer tidak mengetahui kalau lagu tersebut sudah menjadi bagian dari PKI.


Mentan Ingin Regopantes Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 23 September 2017 15:16 WIB

Regopantes.com harus diangkat dan diintegrasikan sehingga petani sejahtera, pedagang untung, pembeli tersenyum


Timnas U-16 Lolos Berkat Racikan Sempurna Fakhri Husaini

Sabtu, 23 September 2017 15:13 WIB

Cara kerja Fakhri Husaini dapat pujian.


KPK Salahi Aturan, ICW Tetap Membela

Sabtu, 23 September 2017 15:10 WIB

Tama menilai unsur hakim yang menjadi kekhususan.


Antisipasi Abu Gunung Agung, BNPB Siapkan 500.000 Masker

Sabtu, 23 September 2017 15:08 WIB

"Kami imbau masyarakat menggunakan masker apabila ada abu vulkanik," kata Kepala BNPB