Bahas TKI, Fahri Hamzah Bertemu PM Malaysia

akurat logo
Dedi Ermansyah
Rabu, 13 September 2017 16:43 WIB
Share
 
Bahas TKI, Fahri Hamzah Bertemu PM Malaysia
Pertemuan Wakil Ketuya DPR Fahri Hamzah dengan PM Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi dan Dubes RI di Kuala Lumpur, Rusdi Kirana.. Foto: Dok Fahri Hamzah.

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah bersama sejumlah anggota tim bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi dan Dubes RI di Kuala Lumpur, Rusdi Kirana, untuk membahas Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Sejak kemarin sebagai amanat dari Tim Pengawas kami mengunjungi Malaysia karena Malaysia merupakan negara penerima migran dari Indonesia paling banyak bahkan untuk yang ilegal terbanyak di dunia," kata Fahri di KBRI Kuala Lumpur, Rabu (13/9).

Fahri yang juga Ketua Tim Pengawasan TKI, mengatakan menyongsong penetapan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran pihaknya melakukan sosialisasi untuk undang-undang yang akan memperbaiki sistem penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri mulai dari pra, saat dan pasca penempatan.

"Malaysia banyak kemajuan yang positif terutama karena Dubes RI di Kuala Lumpur Dubes baru yang memiliki visi kewirausahaan yang tinggi sehingga beliau mengembangkan korban-korban pekerja migran dengan memberdayakannya," katanya.

Dia mengatakan KBRI Kuala Lumpur mengembangkan program "Aku Mau Sukses" untuk mengembalikan kepercayaan diri para pekerja migran karena rata-rata mereka terpukul bahkan ada yang dianiaya di tempat agen, hamil di luar nikah, disiram air keras dan sebagainya.

Fahri mengatakan pihaknya Selasa malam (12/9) sudah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, sebagai sesama anak bangsa dan serumpun dan mereka sadar betul untuk menyelesaikan masalah TKI secara bersama-sama.

"Beliau tidak saja siap dengan Memorandum Of Understanding tetapi juga Memorandum Of Agreement sebagai ikhtiar yang lebih konkrit dalam menyelesaikan masalah. Jadi kebijakan baru Indonesia tentang tenaga kerja ini ditunggu karena ada usulan dari sejumlah duta besar agar saat implementasi undang-undang tersebut kita melakukan moratorium dulu untuk menata sehingga malpraktek pekerja migran bisa dihindari," katanya.

Fahri menegaskan hal ini juga untuk mengembalikan harkat dan martabat bangsa Indonesia yang tertutupi oleh malpraktek buruh migran padahal Indonesia memiliki kemampuan seperti membuat pesawat dan sebagainya yang tertutupi oleh kasus-kasus TKI tersebut.

Ditanya lebih lanjut tentang moratorium, dia mengatakan hal tersebut merupakan usulan banyak pihak karena dalam KTP elektronik orang harus terdata sedangkan ribuan pekerja Indonesia di Malaysia tidak terdata.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Marketing Inter: Hadiahi Pemain Bintang dengan Model Seksi

Kamis, 21 September 2017 21:01 WIB

Inter Milan memberikan hadiah kepada Mauro Icardi pada penampilan ke-150.


Ribuan Peserta Dimulai dari Pelajar dan ASN Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:57 WIB

Pada kegiatan tersebut, rombongan pawai ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan hias, mulai dari motor, becak motor (bentor) dan mobil


Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu


Ribuan Orang Ikuti Pawai di Banjarbaru, Peringati Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:17 WIB

Kami bangga karena peringatan 1 Muharam di Kecamatan Cempaka sangat terasa karena adanya pawai yang diikuti ribuan peserta.