Kasus Bayi Debora

Kadis Kesehatan: Ada Penyimpangan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres

akurat logo
Miftahul Munir
Rabu, 13 September 2017 15:51 WIB
Share
 
Kadis Kesehatan: Ada Penyimpangan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto memastikan ada penyimpangan yang dilakukan RS Mitra Keluarga Kalideres terhadap Bayi Tiara Debora. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Beberapa keterangan pihak rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres bertolak belakang dengan keterangan keluarga bayi Tiara Debora. Beberapa temuan baru diketahui bahwa pihak rumah sakit mengetahui bahwa Tiara Debora merupakan peserta BPJS.

Sebab kedua orang tua Debora menunjukkan kartu BPJS kepada petugas front office.

Kejanggalan lain adalah Rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres meskipun belum bekerja sama dengan Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS) namun sudah pernah menangani 27 pasien.

Pembayaran juga sudah dilakukan meskipun masih ada tiga pembayaran yang masih dalam proses.

Melihat hal Kepada Dinas Kesehata Provinsi DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan tentu ada upaya pembiaran dari meninggalnya bayi Debora. Untuk itu pihaknya akan menjatuhkan sanksi terhadap RS Mitra Keluarga Kalideres.

"Ada beberapa perbedaan seperti dia kan sudah tau bahwa kartu BPJS dipunyai keluarga sejak awal. Tapi kan tadinya rumah sakit bilang dia gak tau kalau itu BPJS. Baru ketika mencari kamar dia baru tau," tutur Koesmedi di Balai Kota Rabu (13/9).

Kendati pihak rumah sakit beralibi tidak tahu kalau Debora merupakan peserta BPJS, seharusnya dengan kartu yang dikeluarkan oleh orang tuanya sudah menjadi bukti nyata kalau Debora adalah peserta BPJS.

Lebih lanjut, Koesmedi mengatakan, meskipun selanjutnya pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga mengetahui bahwa pasien merupakan pemegang BPJS namun masih menerima uang perawatan dari keluarga Bayi Debora.

"Pulangnya dia tau dong kalau itu BPJS. Kok masih ditarik lagi? Jadi memang sudah kita putuskan, memang ada penyimpangan administratif yang terjadi," tutur dia.

Dia pun mengaku sudah mengirimkan data kepada tim investigasi untuk menyelidiki kesalahan pihak rumah sakit. Nantinya, setelah itu baru akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan Pemda DKI. 

‎"Secara rinci belum bisa, kita harus ngomong sama tim untuk diolah keseluruhan," tukas dia.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed


Marketing Inter: Hadiahi Pemain Bintang dengan Model Seksi

Kamis, 21 September 2017 21:01 WIB

Inter Milan memberikan hadiah kepada Mauro Icardi pada penampilan ke-150.


Ribuan Peserta Dimulai dari Pelajar dan ASN Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:57 WIB

Pada kegiatan tersebut, rombongan pawai ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan hias, mulai dari motor, becak motor (bentor) dan mobil


Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu