News / Hankam / Berita

Kasad: Saka Wira Kartika, Upaya TNI AD Cetak Patriot Bangsa

akurat logo
Deni Muhtarudin
Selasa, 12 September 2017 06:00 WIB
Share
 
Kasad: Saka Wira Kartika, Upaya TNI AD Cetak Patriot Bangsa
Peresmian Saka Wira Kartika oleh Kasad, Jenderal Mulyono, di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Dok. Dispenad

AKURAT.CO, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Mulyono mengungkapkan, Saka Wira Kartika digagas TNI AD bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk patriot bangsa yang setia, berbakti dan menjunjung tinggi nilai luhur bangsa, serta tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Dalam wadah ini (Saka Wira Kartika), para pemuda yang tergabung dalam Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, ditempa rasa kecintaannya kepada tanah air, semangat rela berkorban dan kesadaran Bela Negaranya. TNI AD juga akan membekali para pemuda dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang matra darat," ungkapnya saat meresmikan Sanggar Saka Wira Kartika yang langsung dipergunakan untuk menyelenggarakan penataran Kader Pramuka Kursus Mahir Lanjutan (KML) Saka Wira Kartika Tingkat Nasional tahun 2017 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Senin (11/9).

Mulyono mengatakan, kemitraan TNI AD dengan gerakan Pramuka merupakan salah satu langkah yang sangat strategis untuk menangkal pengaruh buruk modernisasi di kalangan pemuda. Penyakit sosial seperti radikalisme, menguatnya paham hedonisme dan individualisme serta penyebaran Narkoba yang merupakan beberapa contoh pengaruh buruk modernisasi yang berpotensi merusak generasi muda dan pada akhirnya menghancurkan bangsa Indonesia.

"Pramuka menjadi pintu masuk bagi Angkatan Darat untuk membangun benteng yang kokoh di dalam diri para pemuda sehingga mampu menghalau berbagai pengaruh negatif," ujarnya.

Sejalan dengan pernyataan Kasad tersebut, Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Bidang Pembinaan Anggota Muda Budi Prayitno menceritakan kisah hidupnya yang 'diselamatkan' oleh prajurit TNI AD.

"Dulu saya anak bandel dan dianggap tidak punya masa depan. Tapi berkat sentuhan kebapakan dan ketauladanan dari seorang prajurit berpangkat Sersan waktu itu, saya bisa menjadi orang seperti sekarang," katanya.

Menurut Budi, gerakan Pramuka merupakan satu-satunya organisasi yang tidak membedakan suku, agama dan ras.

"Saya berharap kegiatan yang akan berlangsung ini menjadi simbol kebangkitan kembali tokoh-tokoh yang pernah melakukan sentuhan-sentuhan terhadap kemajuan generasi muda pada masa lalu dan saya harap tugas-tugas itu masih dilanjutkan oleh prajurit yang ada sekarang," ungkapnya.

Budi juga menegaskan, TNI sangat dibutuhkan oleh Pramuka. "Bukan TNI yang perlu, tapi gerakan Pramuka yang memerlukan TNI. Karena kita memiliki anggota yang sangat banyak dan sekarang masih sangat sedikit yang mendapatkan early stage of nation and character building atau pendidikan tentang kebangsaan dan pembentukan karakter di usia dini. Itulah yang bisa diberikan TNI kepada Pramuka," ujarnya.

Sekadar informasi, hingga tahun 2017, jumlah Gugus Depan (Gudep) yang dibina Pramuka Saka Wira Kartika telah mencapai 5.826 Gudep dengan anggota Pramuka Saka Wira Kartika sebanyak 45.005 orang dan pembina sebanyak 2.585 orang. Banyaknya kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tingkat daerah hingga tingkat nasional, salah satunya Perkemahan Bakti Saka Wira Kartika Tingkat Nasional (Pertinas) yang menjadi pendorong dibangunnya Sanggar Saka Wira Kartika sebagai sekretariat organisasi.

Usai diresmikan, Sanggar Saka Wira Kartika pun langsung dipergunakan sebagai tempat penyelenggaraan Penataran KML Saka Wira Kartika Tingkat Nasional Tahun 2017. Kegiatan ini akan dihelat selama tujuh hari mulai tanggal 10 hingga 17 September 2017. 

Tema yang diangkat kali ini yaitu 'TNI AD Melalui Kegiatan Penataran Kader Pembina Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Saka Wira Kartika Tingkat Nasional TA. 2017 Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia Pembina Saka Wira Kartika yang Andal dan Berwawasan ke-Bhineka Tunggal Ika-an Guna Meningkatkan Kemampuan Membina dan Melatih Pramuka Penegak dan Pandega Sebagai Generasi Muda Pemimpin Masa Depan yang Berjiwa Budi Bhakti Bawa Laksana'.

Macam kegiatan yang akan dilaksanakan dalam penataran ini dikemas dalam bentuk kegiatan keterampilan dan ketangkasan di alam terbuka. Metode yang digunakan dalam penataran sifatnya langsung diaplikasikan dengan kegiatan ceramah dan diskusi, pendidikan dan latihan serta bermain dan berkarya.

Hal ini dilakukan agar materi yang diberikan dapat lebih mudah dipahami oleh peserta penataran.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Marketing Inter: Hadiahi Pemain Bintang dengan Model Seksi

Kamis, 21 September 2017 21:01 WIB

Inter Milan memberikan hadiah kepada Mauro Icardi pada penampilan ke-150.


Ribuan Peserta Dimulai dari Pelajar dan ASN Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:57 WIB

Pada kegiatan tersebut, rombongan pawai ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan hias, mulai dari motor, becak motor (bentor) dan mobil


Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu


Ribuan Orang Ikuti Pawai di Banjarbaru, Peringati Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:17 WIB

Kami bangga karena peringatan 1 Muharam di Kecamatan Cempaka sangat terasa karena adanya pawai yang diikuti ribuan peserta.