News / Hukum / Berita

Praktisi Hukum: Henry Jangan Sok Bersih untuk Bekukan KPK

akurat logo
Yudi Permana
Minggu, 10 September 2017 23:49 WIB
Share
 
Praktisi Hukum: Henry Jangan Sok Bersih untuk Bekukan KPK
Anggota Pansus Hak Angket KPK Henry Yosodiningrat bersama Masinton Pasaribu saat menjadi salah satu narasumber dalam sebuah diskusi . AKURAT.CO

AKURAT.CO, Praktisi hukum yang juga Ketua Umum Perhimpunan Putra Putri Angkatan Udara Republik Indonesia (PPP AURI), Muara Karta mengecam keras adanya pernyataan dari anggota Pansus Hak Angket KPK Henry Yosodiningrat yang mengusulkan pembekuan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Permintaan Henry untuk membekukan KPK sangat prematur," kata Karta melalui tertulis yang diterima AKURAT.CO, di Jakarta, Minggu (10/9). 

Ia juga mengatakan, bahwa publik sebenarnya sudah mengetahui arah pembentukan Pansus Hak Angket KPK yang digulirkan DPR. 

Lebih lanjut menurut Karta, pembentukan Pansus Angket KPK itu tidak terlepas dari dugaan megakorupsi e-KTP yang disebut-sebut menyeret banyak politisi di Senayan. 

"Pansus Hak Angket KPK merupakan serangan balik DPR terhadap KPK, untuk mengaburkan dan menghilangkan jejak korupsi," ucapnya. 

Maka dari itu ia mengharapkan politisi PDIP (Henry) agar jangan sok bersih serta gegabah untuk membekukan KPK. 

"Kalau ada komisioner KPK atau oknum penyidik KPK yang tidak bersih, ya oknumnya yang harus ditindak tegas. Bukan malah lembaga KPK yang dibekukan," tegasnya. 

Selain itu Karta mengungkapkan, pembekuan lembaga anti rasuah itu berpotensi memancing kemarahan rakyat Indonesia. 

"Kita harus waspada terhadap rencana ini. Jangan-jangan ada pesanan dari para koruptor dengan menggunakan tangan DPR untuk membekukan KPK. Apalagi tidak sedikit pelaku korupsi berlabel anggota DPR," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Anggota Pansus Hak Angket KPK Henry Yosodiningrat meminta agar KPK dibekukan. Permintaannya dilandasi temuan-temuan yang sudah didapat pansus angket selama masa waktu kerja.

"KPK tidak boleh berpolitik, ketika nanti, umpama ada wacana pemerintah bersama dengan DPR untuk merevisi UU, nggak usah sewot. DPR mesti mengundang instansi yang menggunakan UU itu. Sebagai pelaksana UU ya laksanakan UU yang sudah dibuat pemerintah bersama DPR," ujar Henry. []

 


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Marketing Inter: Hadiahi Pemain Bintang dengan Model Seksi

Kamis, 21 September 2017 21:01 WIB

Inter Milan memberikan hadiah kepada Mauro Icardi pada penampilan ke-150.


Ribuan Peserta Dimulai dari Pelajar dan ASN Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:57 WIB

Pada kegiatan tersebut, rombongan pawai ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan hias, mulai dari motor, becak motor (bentor) dan mobil


Berikut 5 Fakta Menarik tentang Sharapova

Kamis, 21 September 2017 20:50 WIB

Berikut lima fakta menarik tentang Maria Sharapova menurut pantauan Akurat.co.


Gubernur: Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Kamis, 21 September 2017 20:49 WIB

Persiapan menghadapi hal terburuk sudah dilakukan seluruh elemen masyarakat Bali


Tak Dipakai Chelsea, Costa Balik ke Atletico

Kamis, 21 September 2017 20:48 WIB

Diego Costa akan segera kembali ke Atletico.


Ditahan Imbang Barito, Persipura Tempel Bali United

Kamis, 21 September 2017 20:42 WIB

Gol dari Persipura Jayapura ke gawang Barito Putera terjadi pada menit ke-30 melalui gol bunuh diri defender Dandi Maulana Abdulhak.


Pamela Anderson Kagumi Jurnalis, Bekas Bek Milan Cemburu

Kamis, 21 September 2017 20:40 WIB

Rami cemburu karena Pamela Anderson kagumi sosok jurnalis.



Tenda Bantuan Indonesia untuk Etnis Rohingya Kokoh Berdiri di Bangladesh

Kamis, 21 September 2017 20:33 WIB

Cuaca yang cerah sejak pagi hari membuat pemasangan tenda berjalan dengan lancar.


Persiba Kembang Biakkan Tren Negatif Semen Padang

Kamis, 21 September 2017 20:32 WIB

Gol Srdjan Lopicic ke gawang Semen Padang pada menit ke-45'+2 membuat kemenangan kelima Persiba Balikpapan dari 25 pertandingan.


Harga Sawit di Mukomuko Masih Lebih Rendah Dibanding Daerah Lain

Kamis, 21 September 2017 20:31 WIB

Pengumpul buah sawit di daerah tersebut membeli sawit petani setempat sebesar Rp1.200/kg hingga Rp1.300/kg


Kemasan Tak Menarik Bikin Produk UMKM Kurang Menjual

Kamis, 21 September 2017 20:21 WIB

Untuk kualitas dan rasa produk UMKM Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun hanya kemasannya saja yang kurang


Bawaslu: 10 Daerah Belum Bahas NPHD untuk Pilkada 2018

Kamis, 21 September 2017 20:20 WIB

Abhan tidak menyebutkan daerah apa saja dari 10 kabupaten/kota yang belum menyerahkan dan membahas NPHD itu


Ribuan Orang Ikuti Pawai di Banjarbaru, Peringati Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 20:17 WIB

Kami bangga karena peringatan 1 Muharam di Kecamatan Cempaka sangat terasa karena adanya pawai yang diikuti ribuan peserta.


Lulusan S-3 ITB Pecahkan Rekor Doktor Termuda

Kamis, 21 September 2017 20:07 WIB

Mahasiswa S-3 Kimia ITB Grandprix Thomryes Marth Kadja menjadi sarjana doktor muda di Indonesia