News / Politik / Berita

Bamsoet Luncurkan Buku 'Ngeri-Ngeri Sedap'

akurat logo
Yudi Permana
Minggu, 10 September 2017 14:08 WIB
Share
 
Bamsoet Luncurkan Buku 'Ngeri-Ngeri Sedap'
Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo dalam Acara Peluncuran Bukunya yang Berjudul 'Ngeri-Ngeri Sedap'. AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo meluncurkan buku yang ditulisnya dengan judul ‘Neri-Ngeri Sedap’ di Cafe Leon Jl. Wijaya I/25 Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (10/9).

Menurut pria yang akrab dipanggil Bamsoet itu, Judul Buku "Ngeri-Ngeri Sedap" pada buku ini relevan dan kontekstual dengan situasi terkini. Semua pihak bisa melihat bahwa presiden dan para menteri terus menunjukan kerja keras, membangun negeri dari Sabang sampai Merauke.

Gerak langkah pemerintah telah menumbuhkan harapan, tetapi pada saat bersamaan, telah dilihat dan mendengar suara ketidakpuasan dari sejumlah elemen masyarakat. Hal itu merupakan salah satu pembahasan yang dituliskan dalam buku tersebut.

"Kita cemas dan prihatin karena tiba-tiba persoalan SARA muncul lagi. Tak hanya itu, kita juga dibuat terhenyak karena elemen anti pancasila ternyata eksis dalam masyarakat kita. Beberapa bulan lalu, polisi harus memeriksa sejumlah orang yang diduga akan melakukan makar, dan ada spesialis penggoreng isu SARA dan ujaran kebencian yang dinamakan Saracen," kata Bamsoet.

Dalam buku ini juga, selain membahas permasalahan hukum, juga membahas permasalah ekonomi dari sisi postur APBN dan jumlah hutang Indonesia.

Terkait judul buku "Ngeri-Ngeri Sedap" ini, Bamsoet mengungkapkan, akan dipersembahkan dan untuk mengenang rekannya almarhum Sutan Batoegana. 

"Ada ngeri-ngerinya, ada sedap-sedapnya. Ngeri-ngerinya kita lihat tiba-tiba masalah SARA yang selama ini kita hindarkan mencuat gara-gara Pilkada. Lalu kemudian ekonomi kita belum menjanjikan atau dalam kondisi yang ngeri-ngeri. Tetapi pasti ada sedap-sedapnya," ucapnya. 

Selain itu, dalam buku tersebut membahas isu hukum, di mana 15 tahun KPK, reformasi tidak bisa menekan permasalahan korupsi, malah makin meluas. Ini betul-betul memprihatikan.

"Tidak ada lagi lembaga yang bebas dari tudingan korupsi. Terakhir hanya ada KPK yang bisa terlibat korupsi," tegasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Kapolri Tito Karnavian dan beberapa tokoh lainnya.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Wali Kota Denpasar Tinjau Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 22 September 2017 22:21 WIB

Wali Kota Denpasar, Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian.


Dana Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur, Polisi Buru Pemilik "Wedding Organizer"

Jumat, 22 September 2017 22:13 WIB

Tim saat ini sedang mengejar pelaku, dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik .



Pegawai Kantor Imigrasi Sukabumi Tertangkap OTT

Jumat, 22 September 2017 22:08 WIB

Tersangka ditangkap bersama dua calo berinisial Ru dan ER di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi,


Tradisi Penghormatan Pada Tokoh Pertambangan Ala Jonan

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Arie Federik Lasut merupakan pahlawan nasional yang pada 28 September 1945 mengambil tindakan berani merebut kantor Chisitsu Chosasho.


70 Persen Tahanan Narkoba Pondok Rajeg Usia Produktif

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Narkoba yang paling banyak dikonsumsi napi yaitu ganja


Neraca Perdagangan Pertanian Surplus USD 10,98 Miliar

Jumat, 22 September 2017 21:53 WIB

Kementan mengatakan, Impor beras di awal 2016 kemarin merupakan luncuran dari sebagian kontrak impor beras Bulog pada 2015.


Mabes Polri Tangkap Kapal Pembawa Miras Ilegal di Riau

Jumat, 22 September 2017 21:51 WIB

Kapal KLM Sinar Indah Jaya GT 110 MO.1033/PPE yang diduga membawa minuman keras ilegal di Pelabuhan Kapal Sungai Juling, Kabupaten Kepulauan


PVMBG Naikkan Status Gunung Agung Jadi Awas

Jumat, 22 September 2017 21:46 WIB

"Melihat kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa" kata Kasbani.


Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo

Jumat, 22 September 2017 21:42 WIB

Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo


Gubernur Bali Minta Agar Segera Bangun Dapur Umum di Pengungsian

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Gubernur mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi.


Intermediasi Perbankan Lambat, Pertumbuhan Kredit Rendah Hanya 8,2 Persen

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Intermediasi perbankan belum menunjukkan perbaikan, pertumbuhan kredit Juli 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,2% (yoy).


Ini Kriteria Cowok Idaman Indah Permatasari

Jumat, 22 September 2017 21:34 WIB

Indah tidak suka pria bertato.


Jika Sektor Ritel Membaik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jumat, 22 September 2017 21:28 WIB

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2017 masih di kisaran 5,0-5,4% dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5% pada 2018.


Lelang Barang Rampasan Laku Terjual, KPK Cukup Puas

Jumat, 22 September 2017 21:26 WIB

Kami ucapkan terima kasih kepada DJKN. Kami cukup puas dengan pelaksanaan lelang kali ini karena sebagian besar terjual.