PBB Apresiasi Indonesia Tingkatkan Perlindungan Migran di Luar Negeri

akurat logo
Yohanes Antonius Corebima
Rabu, 06 September 2017 15:19 WIB
Share
 
PBB Apresiasi Indonesia Tingkatkan Perlindungan Migran di Luar Negeri
Ilustrasi TKI . Istimewa

AKURAT. CO,  Wakil Pemerintah Indonesia menghadiri dialog dengan Komite Pekerja Migran PBB pada tanggal 5 dan 6 September 2017. Dialog yang berlangsung di Markas PBB di Jenewa, Swiss, tersebut terkait dengan Laporan Pertama Indonesia atas implementasi Konvensi PBB mengenai Buruh Migran. 

Pemerintah Indonesia yang di Wakili Staf ahli Menaker Bidang Kerjasama Internasional, Sekretaris Utama BNP2TKI dan Direktur Perlindungan WNI-BHI Kementerian Luar Negeri.

Mengawali dialog tersebut, Pelapor untuk Indonesia (country rapporteur), Can Uver, atas nama Komite menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya sistematis yang dilakukan Indonesia ke arah peningkatan perlindungan bagi pekerja migran dan keluarganya. 

“Indonesia dapat menjadi model bagi negara-negara pengirim tenaga kerja lainnya dalam hal perlindungan pekerja migran di luar negeri”, ungkap Can Uver, anggota Komite Pekerja Migran PBB  asal Turki, Rabu (6/9).

Beberapa hal yang menjadi sorotan Komite dan dapat dijelaskan dengan baik oleh wakil Indonesia antara lain mengenai revisi undang-undang perlindungan pekerja migran yang lebih merefleksikan nilai-nilai Konvensi, kebijakan penghentian pengiriman TKI ke 19 negara di Timur Tengah, kerjasama internasional dan bilateral di bidang perlindungan pekerja migran, pengelolaan remitansi, kekerasan terhadap pekerja migran wanita, kasus-kasus perdagangan manusia, penanganan kasus pekerja migran yang terancam hukuman mati di luar negeri serta kemitraan pemerintah dengan masyarakat madani, khususnya LSM. 

“Perlindungan pekerja migran dilakukan Pemerintah Indonesia secara inklusif, melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk LSM. Bahkan dalam penyusunan Laporan Awal inipun LSM dilibatkan”, ungkap Dicky Komar, Direktur HAM dan Kemanusiaan, Kemlu, yang selama setahun terakhir mengkoordinasikan persiapan laporan tersebut.

Terkait dengan perlindungan TKI di luar negeri, wakil Indonesia menyampaikan bahwa upaya perlindungan yang diberikan sudah jauh melampaui batas kewajiban negara sebagaimana diatur dalam Konvensi Buruh Migran maupun Konvensi Wina. 

Namun, perlindungan tersebut tidak dapat diberikan secara maksimal tanpa dukungan negara tujuan atau negara penerima, karena perlindungan di luar negeri harus diberikan dengan menghormati hukum setempat. 

Selain dihadiri anggota delegasi lainnya dari unsur Kantor Staf Presiden, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sosial, dan wakil Pemda Kabupaten Wonosobo, hadir pula sebagai pengamat dalam dialog tersebut sejumlah wakil LSM Indonesia seperti Migrant Care dan SARI.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Wali Kota Denpasar Tinjau Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 22 September 2017 22:21 WIB

Wali Kota Denpasar, Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian.


Dana Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur, Polisi Buru Pemilik "Wedding Organizer"

Jumat, 22 September 2017 22:13 WIB

Tim saat ini sedang mengejar pelaku, dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik .



Pegawai Kantor Imigrasi Sukabumi Tertangkap OTT

Jumat, 22 September 2017 22:08 WIB

Tersangka ditangkap bersama dua calo berinisial Ru dan ER di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi,


Tradisi Penghormatan Pada Tokoh Pertambangan Ala Jonan

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Arie Federik Lasut merupakan pahlawan nasional yang pada 28 September 1945 mengambil tindakan berani merebut kantor Chisitsu Chosasho.


70 Persen Tahanan Narkoba Pondok Rajeg Usia Produktif

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Narkoba yang paling banyak dikonsumsi napi yaitu ganja


Neraca Perdagangan Pertanian Surplus USD 10,98 Miliar

Jumat, 22 September 2017 21:53 WIB

Kementan mengatakan, Impor beras di awal 2016 kemarin merupakan luncuran dari sebagian kontrak impor beras Bulog pada 2015.


Mabes Polri Tangkap Kapal Pembawa Miras Ilegal di Riau

Jumat, 22 September 2017 21:51 WIB

Kapal KLM Sinar Indah Jaya GT 110 MO.1033/PPE yang diduga membawa minuman keras ilegal di Pelabuhan Kapal Sungai Juling, Kabupaten Kepulauan


PVMBG Naikkan Status Gunung Agung Jadi Awas

Jumat, 22 September 2017 21:46 WIB

"Melihat kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa" kata Kasbani.


Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo

Jumat, 22 September 2017 21:42 WIB

Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo


Gubernur Bali Minta Agar Segera Bangun Dapur Umum di Pengungsian

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Gubernur mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi.


Intermediasi Perbankan Lambat, Pertumbuhan Kredit Rendah Hanya 8,2 Persen

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Intermediasi perbankan belum menunjukkan perbaikan, pertumbuhan kredit Juli 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,2% (yoy).


Ini Kriteria Cowok Idaman Indah Permatasari

Jumat, 22 September 2017 21:34 WIB

Indah tidak suka pria bertato.


Jika Sektor Ritel Membaik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jumat, 22 September 2017 21:28 WIB

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2017 masih di kisaran 5,0-5,4% dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5% pada 2018.


Lelang Barang Rampasan Laku Terjual, KPK Cukup Puas

Jumat, 22 September 2017 21:26 WIB

Kami ucapkan terima kasih kepada DJKN. Kami cukup puas dengan pelaksanaan lelang kali ini karena sebagian besar terjual.