News / Hukum / Berita
Kasus Setya Novanto

KPK Siap Hadapi Setya Novanto di Sidang Praperadilan

akurat logo
Yudi Permana
Selasa, 05 September 2017 21:16 WIB
Share
 
KPK Siap Hadapi Setya Novanto di Sidang Praperadilan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. AKURAT.CO

AKURAT.CO, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan siap dan tidak ragu menghadapi sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto, terkait kasus dugaan korupsi e-KTP pada 2011-2012.

"Jadi, kalau dilihat dalam konstruksi yang lebih besar antara terdakwa Irman dan Sugiharto, Andi Agustinus, dan pemeriksaan saksi-saksi untuk dua tersangka, yaitu Setya Novanto (SN) dan Markus Nari (MN), maka konstruksi kasus e-KTP semakin kuat. Jadi kami tak ragu hadapi praperadilan itu," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/9).

Ia juga menyatakan bahwa KPK yakin dengan bukti-bukti yang dimiliki terkait penyidikan untuk tersangka Setya Novanto (SN) tersebut.

"Sampai dengan saat ini 108 saksi sudah kami periksa untuk tersangka SN dalam kasus e-KTP,” ucapnya.

“108 saksi ini terdiri dari anggota DPR atau mantan anggota DPR, kemudian ada pegawai dan pejabat Kemendagri, ada advokat, ada notaris, ada dari BUMN yang terkait dengan tender proyek e-KTP, dan sejumlah pihak swasta," ujar Febri.

Lebih lanjut menurutnya, KPK akan mengajukan bukti-bukti yang relevan, dan sesuai untuk meyakinkan hakim bahwa penyidikan yang dilakukan KPK untuk tersangka SN itu sah.

Seperti diketahui, Setya Novanto telah resmi mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP Elektronik.

"Benar, Setya Novanto mendaftarkan praperadilan pada 4 September 2017," kata Humas PN Jaksel Made Sutrisna saat dikonfirmasi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (5/9).

"Hakim yang akan mengadili Chepy Iskandar," sambungnya.

 Made jugamengatakan bahwaPN Jaksel belum menetapkan jadwal sidang perdana gugatan praperadilan tersebut.

"Belum ditetapkan hari sidangnya," tambah Made.

Penetapan jadwal sidang, kata dia, dilakukan bila hakim sudah mendapatkan berkas gugatan tersebut.

"Biasanya penetapan sidang selang seminggu, tapi sekarang berkas juga belum sampai ke tangan hakim," cetusnya.

Sebelumnya Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 17 Juli 2017 dengan sangkaan pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP karena diduga mengakibatkan kerugian negara senilai Rp2,3 triliun dari total nilai proyek sebesar Rp5,9 triliun. []


Editor. Ridwansyah Rakhman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Eksekusi Jaminan Fidusia, Perusahaan Pembiayaan Ini Gandeng Polda Metro Jaya

Selasa, 26 September 2017 14:22 WIB

Kerja sama ini diharapkan mampu membangun keselarasan pemahaman antara team Iapangan Kredit Plus dengan pihak kepolisian.


Bekraf Resmi Luncurkan Progam Satu Pintu

Selasa, 26 September 2017 14:20 WIB

Satu Pintu merupakan program kurasi dalam hal fasiiitasi bantuan BEKRAF untuk para pelaku dalam ekosistem ekonomi kreatif


Pertikaian dengan CR7 Penyebab Nistelrooy Hengkang dari Manchester

Selasa, 26 September 2017 14:15 WIB

Perseteruan dengan Cristiano Ronaldo dianggap menjadi alasan utama Hengkangnya Ruud van Nistelrooy


Aturan Ketenagakerjaan Sudah Tak Relevan di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Chatib: Disruptive innovation yang terjadi itu akan membuat bisnis model yang ada sekarang bisa menjadi tidak relevan di masa depan.


Pengamat: Kasus Nikahsirri.com Bukti Tipisnya Perbedaan Rasionalitas dan Irasionalitas

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Situs nikahsirri.com menunjukkan salah satu dampak dari internet adalah tipisnya batas antara rasionalitas dan irasionalitas


Bangun Hotel Baru, Saham MDLN Potensi Melaju Positif

Selasa, 26 September 2017 14:06 WIB

Manajemen Modernland optimis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global.


Mandiri Gelar Diskusi Rumuskan Strategi Kelola Tenaga Kerja di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:03 WIB

Samjay: Saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan


KPK Masalahkan Kehadiran Romli di Praperadilan Setnov

Selasa, 26 September 2017 14:00 WIB

Karena menghadiri undangan Pansus Angket, kehadiran Romli Atmasasmita dipermasalahkan KPK


Saat Latihan, 'Aset Berharga' Aubameyang Terhantam Bola

Selasa, 26 September 2017 13:57 WIB

Aubameyang juga menatap rekor milik legenda Bayern Munich


Buka Pekan Pertambangan dan Energi Expo, Menteri Jonan Tegaskan Pemerintah Tak Hambat Izin Pertambangan

Selasa, 26 September 2017 13:56 WIB

Jonan: Penyederhanaan peraturan di sektor migas dan minerba dan EBTKE mudah-mudahan terus bisa berjalan


Diduga Melakukan Suap, PT Pagoda Mitra Abadi Dilaporkan ke KPK

Selasa, 26 September 2017 13:55 WIB

Perwakilan warga Sampiran, Kabupaten Cirebon akan melaporkan PT Pagoda Mitra Abadi (PT PMA) ke KPK



Polisi Gagalkan Upaya Perdagangan Orang Berkedok TKI

Selasa, 26 September 2017 13:45 WIB

Polres Tanjung Balai Riau menggalkan upaya perdagangan orang berkedok pengiriman tenaga kerja Indonesia Ilegal.


Pemerintah Siapkan Antisipasi Acara IMF-WB, Tapi Enggan Bicara Anggaran

Selasa, 26 September 2017 13:44 WIB

Pemerintah pikirkan untuk membuat persiapan lokasi yang berbeda untuk pengadaan IMF-World Bank 2018.


DPR Desak Pemerintah Menata Ulang Penempatan TKI

Selasa, 26 September 2017 13:37 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI meminta Kemenaker dan BNP2TKI menata ulang penempatan TKI di luar negeri.