News / Daerah / Berita

TKI Asal NTT yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan Malam Ini

akurat logo
Yudi Permana
Sabtu, 26 Agustus 2017 14:28 WIB
Share
 
TKI Asal NTT yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan Malam Ini
Ilustrasi TKI . Istimewa

AKURAT.CO, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Maria Mamo yang meninggal dunia di Malaysia akan dipulangkan malam ini ke Indonesia.

Jenazah TKI yang berasal dari Desa Tasinufus, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan dibawa ke NTT, dari Serawak, Malaysia.

"Ya, sesuai rencana jenazahnya akan tiba malam ini Sabtu 26 Agustus 2017," kata Bupati TTU Raynundus Fernandes saat dikonfirmasi, Sabtu (26/8).

Menurutnya, jenazah Maria Mamo yang meninggal pada 10 Agustus lalu, saat ini sedang dalam perjalanan, dan setelah tiba nanti akan diurus pemerintah untuk dibawa ke kampung halamannya.

"Ini sudah jadi tanggung jawab dan komitmen pemerintah daerah," ucapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan surat keterangan dari Konsulat Jenderal Indonesia di Kuching, yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten TTU, Maria Goreti Mamo meninggal karena postipartum hermorrchagie (PPH) yaitu perdarahan setelah melahirkan, yang merupakan konsekuensi perdarahan berlebihan dari tempat implantasi plasenta.

“Kondisi itu lalu memicu trauma di traktus genitalia dan struktur sekitarnya, atau keduanya,” imbuhnya.

Maria sebelumnya bekerja di Jelai Estate (Binu Plantation Sdn Bhd) yang beralamat di 98008 Miri, Serawak , Malaysia.

Melalui Konsulat Jenderal RI di Kucing, jenazah diputuskan untuk dikirim pulang ke NTT pada 24 Agustus 2017 menggunakan jalan darat dari Miri ke perbatasan Tebedu – Entikong. Kemudian pada 25 Agustus 2017, perjalanan dilanjutkan dari Entikong ke Pontianak menggunakan kendaraan ambulans.

Pada hari yang sama, kata dia, setelah tiba di Pontianak, jenazah langsung diterbangkan ke Surabaya menggunakan Lion Airlines JT 839 pukul 14.15 WIB, dan dari Surabaya ke Kupang pada pukul 19.00 WIB.

"Diperkirakan akan tiba di kupang pada pukul 22.05 WITA malam ini," kata Ray, (sapaan Raymundus).

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui banyak warganya yang bekerja sebagai TKI di luar negeri baik melalui jalur legal maupun illegal. Dan kasus TKI yang meninggal terjadi beberapa kali.

“Kondisi itulah yang akhirnya mendorong Pemerintah Kabupaten TTU memoratorium perekrutan dan pengiriman TKI,” ucapnya.

Kebijakan penghentian pengiriman TKI itu sudah dilakukan sejak 2015, terkait pengiriman TKI. Kemudian Pemerintah Kabupaten TTU telah mempercepat pembangunan balai latihan kerja (BLK) untuk menjadi wadah peningkatan kualitas sumber daya masyarakat di bidang informal.

Ia menambahkan, warga alumni BLK telah diberi permodalan untuk mengembangkan usahanya di kampung tempat tinggalnya.

"Jadi membuka lapangan pekerjaan untuk warga agar tidak lagi memutuskan untuk pergi mencari kerja ke luar negeri," ujarnya.

Hal yang sama juga, lanjut dia, akan dilakukan bagi setiap warga TKI yang kembali ke daerah. 

Dengan cara itu, menurut dia, dapat dipastikan warga tidak perlu lagi berangkat ke luar negeri untuk mencari kerja.

"Di kampung halaman sendiri sudah punya usaha yang menghasilkan," katanya.

Dari aspek penegakan hukum, digiatkan kerja sama pemerintah dan aparat kepolisian untuk terus menindak tegas oknum perekrut TKI ilegal terus dilakukan secara masif hingga ke kampung-kampung.

Ini untuk mempersempit daya kerja jaringan perekrut TKI ilegal yang sebelumnya bisa bebas melaksanakan aksinya di tengah masyarakat. []


Editor. Ainurrahman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Wali Kota Denpasar Tinjau Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 22 September 2017 22:21 WIB

Wali Kota Denpasar, Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian.


Dana Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur, Polisi Buru Pemilik "Wedding Organizer"

Jumat, 22 September 2017 22:13 WIB

Tim saat ini sedang mengejar pelaku, dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik .



Pegawai Kantor Imigrasi Sukabumi Tertangkap OTT

Jumat, 22 September 2017 22:08 WIB

Tersangka ditangkap bersama dua calo berinisial Ru dan ER di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi,


Tradisi Penghormatan Pada Tokoh Pertambangan Ala Jonan

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Arie Federik Lasut merupakan pahlawan nasional yang pada 28 September 1945 mengambil tindakan berani merebut kantor Chisitsu Chosasho.


70 Persen Tahanan Narkoba Pondok Rajeg Usia Produktif

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Narkoba yang paling banyak dikonsumsi napi yaitu ganja


Neraca Perdagangan Pertanian Surplus USD 10,98 Miliar

Jumat, 22 September 2017 21:53 WIB

Kementan mengatakan, Impor beras di awal 2016 kemarin merupakan luncuran dari sebagian kontrak impor beras Bulog pada 2015.


Mabes Polri Tangkap Kapal Pembawa Miras Ilegal di Riau

Jumat, 22 September 2017 21:51 WIB

Kapal KLM Sinar Indah Jaya GT 110 MO.1033/PPE yang diduga membawa minuman keras ilegal di Pelabuhan Kapal Sungai Juling, Kabupaten Kepulauan


PVMBG Naikkan Status Gunung Agung Jadi Awas

Jumat, 22 September 2017 21:46 WIB

"Melihat kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa" kata Kasbani.


Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo

Jumat, 22 September 2017 21:42 WIB

Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo


Gubernur Bali Minta Agar Segera Bangun Dapur Umum di Pengungsian

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Gubernur mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi.


Intermediasi Perbankan Lambat, Pertumbuhan Kredit Rendah Hanya 8,2 Persen

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Intermediasi perbankan belum menunjukkan perbaikan, pertumbuhan kredit Juli 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,2% (yoy).


Ini Kriteria Cowok Idaman Indah Permatasari

Jumat, 22 September 2017 21:34 WIB

Indah tidak suka pria bertato.


Jika Sektor Ritel Membaik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jumat, 22 September 2017 21:28 WIB

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2017 masih di kisaran 5,0-5,4% dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5% pada 2018.


Lelang Barang Rampasan Laku Terjual, KPK Cukup Puas

Jumat, 22 September 2017 21:26 WIB

Kami ucapkan terima kasih kepada DJKN. Kami cukup puas dengan pelaksanaan lelang kali ini karena sebagian besar terjual.