TKW Korban Penyiksaan Sudah dalam Perlindungan KJRI

akurat logo
Ainurrahman
Jumat, 25 Agustus 2017 11:44 WIB
Share
 
TKW Korban Penyiksaan Sudah dalam Perlindungan KJRI
Tenaga Kerja Wanita asal Indonesia. Istimewa

AKURAT.CO, Seketaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar memastikan Nenih Rusmiyatin, Tenaga Kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban penyiksaan majikannya di Arab Saudi sudah dalam perlindungan Konsulat Jendral RI di Jeddah.

"Kami menerima informasi dalam waktu dekat TKW ini akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kampung Pasirpogor, RT 09 RW 02, Desa/Kecamatan Cicantayan," kata Ali Iskandar, Jumat (25/8).

Dia mengatakan pihaknya terus berupaya melalui koordinasi dengan dengan berbagai pihak, yakni Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Indonesia di Arah Arab Saudi serta lembaga lainnya seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi serta SBMI Jabar.

Selama itu, kata Ali, pihaknya juga terus memantau perkembangan tindak lanjut tentang informasi pahlawan devisa yang bekerja di daerah Ta'if tersebut.

Dia berharap dalam waktu dekat Nenih bisa dipulangkan dan kembali berkumpul dengan keluarganya di Pasirpogor.

"Kami masih terus berkomunikasi untuk meminta informasi dari Kemenlu RI perihal nasib Nenih agar bisa memastikan kapan kepulanggannya," tambahnya.

Di sisi lain, kata Ali, dari hasil penyelidikan KJRI yang bekerja sama dengan Kantor Kepolisian Al-Faisaliyah Ta'if menyebutkan foto Nenih yang hidungnya mengeluarkan darah tersebut bukan karena penyiksaan majikannya, melaikan terjatuh saat bekerja dan foto itu sudah beredar enam bulan yang lalu.

Selain itu, Nenih yang menjadi buruh migran sejak 2008 lalu, bukan bekerja di rumah majikannya tetapi di rumah orang tua majikannya tersebut yakni Muhammad Siraj Sulaiman.

Namun demikian yang terpenting pahlawan devisa ini bisa segera pulang apalagi masa kontrak kerjanya sudah habis sejak 2010 lalu. []


Editor. Ridwansyah Rakhman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Wali Kota Denpasar Tinjau Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 22 September 2017 22:21 WIB

Wali Kota Denpasar, Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian.


Dana Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur, Polisi Buru Pemilik "Wedding Organizer"

Jumat, 22 September 2017 22:13 WIB

Tim saat ini sedang mengejar pelaku, dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik .



Pegawai Kantor Imigrasi Sukabumi Tertangkap OTT

Jumat, 22 September 2017 22:08 WIB

Tersangka ditangkap bersama dua calo berinisial Ru dan ER di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi,


Tradisi Penghormatan Pada Tokoh Pertambangan Ala Jonan

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Arie Federik Lasut merupakan pahlawan nasional yang pada 28 September 1945 mengambil tindakan berani merebut kantor Chisitsu Chosasho.


70 Persen Tahanan Narkoba Pondok Rajeg Usia Produktif

Jumat, 22 September 2017 21:59 WIB

Narkoba yang paling banyak dikonsumsi napi yaitu ganja


Neraca Perdagangan Pertanian Surplus USD 10,98 Miliar

Jumat, 22 September 2017 21:53 WIB

Kementan mengatakan, Impor beras di awal 2016 kemarin merupakan luncuran dari sebagian kontrak impor beras Bulog pada 2015.


Mabes Polri Tangkap Kapal Pembawa Miras Ilegal di Riau

Jumat, 22 September 2017 21:51 WIB

Kapal KLM Sinar Indah Jaya GT 110 MO.1033/PPE yang diduga membawa minuman keras ilegal di Pelabuhan Kapal Sungai Juling, Kabupaten Kepulauan


PVMBG Naikkan Status Gunung Agung Jadi Awas

Jumat, 22 September 2017 21:46 WIB

"Melihat kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa" kata Kasbani.


Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo

Jumat, 22 September 2017 21:42 WIB

Peduli Pengungsi Gunung Agung, Masyarakat Bisa Salurkan Bantuan Ke Pos Tanah Ampo


Gubernur Bali Minta Agar Segera Bangun Dapur Umum di Pengungsian

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Gubernur mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi.


Intermediasi Perbankan Lambat, Pertumbuhan Kredit Rendah Hanya 8,2 Persen

Jumat, 22 September 2017 21:38 WIB

Intermediasi perbankan belum menunjukkan perbaikan, pertumbuhan kredit Juli 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,2% (yoy).


Ini Kriteria Cowok Idaman Indah Permatasari

Jumat, 22 September 2017 21:34 WIB

Indah tidak suka pria bertato.


Jika Sektor Ritel Membaik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jumat, 22 September 2017 21:28 WIB

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2017 masih di kisaran 5,0-5,4% dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5% pada 2018.


Lelang Barang Rampasan Laku Terjual, KPK Cukup Puas

Jumat, 22 September 2017 21:26 WIB

Kami ucapkan terima kasih kepada DJKN. Kami cukup puas dengan pelaksanaan lelang kali ini karena sebagian besar terjual.