News / Hukum / Berita
Kasus Setya Novanto

GMPG Laporkan Pertemuan Novanto dan Ketua MA ke KY

akurat logo
Dedi Ermansyah
Selasa, 22 Agustus 2017 06:14 WIB
Share
 
GMPG Laporkan Pertemuan Novanto dan Ketua MA ke KY
Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli saat Konferensi Pers #Gerakan Golkar Bersih di Jakarta, Selasa (8/8/2017).. Foto: Istimewa.

AKURAT.CO, Generasi Muda Partai Golkar melaporkan Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto ke Komisi Yudisial, Senin (21/8). 

Laporan ini merespons pertemuan Hatta dan Setnov saat sidang disertasi program doktoral politikus Golkar Adies Kadir di Universitas 17 Agustus Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Saat itu Setnov dan Hatta menjadi penguji sidang disertasi tersebut. 

"Kami dapat informasi dari sumber bahwa sudah ada pertemuan khusus (Setnov) dengan Ketua MA (Hatta Ali) di sela-sela sidang disertasi," kata Koordinator GMPG, Ahmad Doli saat menemui Ketua Komisi Yudisial, Aidul Fitriaciada Azhari. 

Dalam laporannya, GMPG membawa bukti berupa video dan artikel yang menulis kehadiran Setnov pada sidang disertasi Adies Kadir. 

Doli mencurigai pertemuan itu sebagai bagian dari langkah Setnov untuk lolos di praperadilan. Sebab, kata Doli, selain hilangnya nama Setnov dari putusan terpidana kasus e-KTP, Irman dan Sugiharto, belum ada pengalaman bahwa seorang di luar kampus diundang sebagai penguji non-akademik. 

Bahkan, sepengetahuan Doli, Setnov hanya bergelar sarjana akuntansi. Seharusnya sidang disertasi diuji oleh seorang bergelar doktor.

"Akhirnya kecurigaan kami terjawab bahwa mereka melakukan pertemuan khusus," katanya. 

Doli mengatakan laporan ini dibuat mengingat KY punya tangung jawab dalam mengawasi hakim. Bahkan, kata Doli, pihaknya sudah mendatangi Hatta Ali tiga hari lalu untuk mengklarifikasi pertemuan dengan Setnov itu. 

"Kami mendatangi Ketua MA namun beliau belum bisa menerima kami sampai saat ini," ujarnya. 

Doli berharap, semua pihak punya komitmen dan perhatian yang lebih terhadap kasus megaskandal korupsi e-KTP ini.

“Bayangkan, korupsi saja itu sudah masuk kategori extra ordinary crime, ini yg dikorupsi 2,3 triliun. Jadi kasus ini bisa disebut extra ordinary crime luar biasa. Kami datang ke MA dan KY, adalah bagian dari bentuk komitmen kami agar kasus ini dapat tuntas dengan seadil-adilnya,” katanya.

Menanggapi laporan GMPG, Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif yang diambil GMPG, dan dari informasi yang disampaikan dapat dikategorikan sebagai bentuk aduan dari masyarakat yang bisa diproses lebih lanjut sesuai kewenangan KY sebagaimana yang diatur dalam undang-undang.

“Kami akan memproses adanya dugaan pertemuan antara SN dan Ketua MA,” katanya

Selain itu, dia juga mengatakan akan memeriksa saksi dan bukti putusan hakim yang memvonis Irman dan Sugiharto sebelum memanggil Hatta dan Setnov. 

"Jika ada pelanggaran kode etik kami akan lakukan pemeriksaan kepada bukti dan saksi termasuk keputusan hakim. Kalau ada indikasi kami akan memeriksa hakim yang bersangkutan," kata Aidul.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pertikaian dengan CR7 Penyebab Nistelrooy Hengkang dari Manchester

Selasa, 26 September 2017 14:15 WIB

Perseteruan dengan Cristiano Ronaldo dianggap menjadi alasan utama Hengkangnya Ruud van Nistelrooy


Aturan Ketenagakerjaan Sudah Tak Relevan di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Chatib: Disruptive innovation yang terjadi itu akan membuat bisnis model yang ada sekarang bisa menjadi tidak relevan di masa depan.


Pengamat: Kasus Nikahsirri.com Bukti Tipisnya Perbedaan Rasionalitas dan Irasionalitas

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Situs nikahsirri.com menunjukkan salah satu dampak dari internet adalah tipisnya batas antara rasionalitas dan irasionalitas


Bangun Hotel Baru, Saham MDLN Potensi Melaju Positif

Selasa, 26 September 2017 14:06 WIB

Manajemen Modernland optimis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global.


Mandiri Gelar Diskusi Rumuskan Strategi Kelola Tenaga Kerja di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:03 WIB

Samjay: Saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan


KPK Masalahkan Kehadiran Romli di Praperadilan Setnov

Selasa, 26 September 2017 14:00 WIB

Karena menghadiri undangan Pansus Angket, kehadiran Romli Atmasasmita dipermasalahkan KPK


Saat Latihan, 'Aset Berharga' Aubameyang Terhantam Bola

Selasa, 26 September 2017 13:57 WIB

Aubameyang juga menatap rekor milik legenda Bayern Munich


Buka Pekan Pertambangan dan Energi Expo, Menteri Jonan Tegaskan Pemerintah Tak Hambat Izin Pertambangan

Selasa, 26 September 2017 13:56 WIB

Jonan: Penyederhanaan peraturan di sektor migas dan minerba dan EBTKE mudah-mudahan terus bisa berjalan


Diduga Melakukan Suap, PT Pagoda Mitra Abadi Dilaporkan ke KPK

Selasa, 26 September 2017 13:55 WIB

Perwakilan warga Sampiran, Kabupaten Cirebon akan melaporkan PT Pagoda Mitra Abadi (PT PMA) ke KPK



Polisi Gagalkan Upaya Perdagangan Orang Berkedok TKI

Selasa, 26 September 2017 13:45 WIB

Polres Tanjung Balai Riau menggalkan upaya perdagangan orang berkedok pengiriman tenaga kerja Indonesia Ilegal.


Pemerintah Siapkan Antisipasi Acara IMF-WB, Tapi Enggan Bicara Anggaran

Selasa, 26 September 2017 13:44 WIB

Pemerintah pikirkan untuk membuat persiapan lokasi yang berbeda untuk pengadaan IMF-World Bank 2018.


DPR Desak Pemerintah Menata Ulang Penempatan TKI

Selasa, 26 September 2017 13:37 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI meminta Kemenaker dan BNP2TKI menata ulang penempatan TKI di luar negeri.


Dana Bantuan Luar Negeri Akan Dikelola Oleh Satu Kementerian

Selasa, 26 September 2017 13:36 WIB

Kemenkeu tengah mengkaji perubahan skema pengelolaan bantuan luar negeri yang selama ini berjalan.


Fraksi PAN Walk Out dari Sidang Paripurna

Selasa, 26 September 2017 13:34 WIB

Yandri menilai pimpinan sidang paripurna, Fahri Hamzah terburu-buru dalam mengetok palu. Hal tersebut tidak mencerminkan mekanisme yang ada