News / Daerah / Berita
HUT RI ke-72

Agupena Maluku Gelar Wisata Sejarah

akurat logo
Dedi Ermansyah
Senin, 21 Agustus 2017 18:41 WIB
Share
 
Agupena Maluku Gelar Wisata Sejarah
DPW Agupena Maluku bersama siswa SMA Negeri 2 Kei Kecil.. Foto: Istimewa.

AKURAT.CO, DPW Asosiasi Guru Penulis Indonesia  (AGUPENA) Maluku dan SMA Negeri 2 Kei Kecil menggelar Wisata Sejarah sebagai puncak dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (20/8) dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Domitila Teniwut. Kegiatan yang melibatkan guru dan siswa itu menggunakan dua bis dan empat kendaraan pribadi rombongan Wisata Sejarah mengunjungi (Desa) Ohoidertutu, Kabupaten Maluku Tenggara.

Rombongan Wisata Sejarah mengunjungi rumah Letnan Komarudin pejuang serangan umum 1 Maret dan berwisata menikmati alam pantai Desa Ohoidertutu.

Domitila mengatakan kegiatan Wisata Sejarah yang dilaksanakan dalam memperingati momentum HUT ke-72 RI selain sebagai wahana silahturahmi antara dewan guru dan juga siswa juga sebagai wahana edukasi khususnya sejarah dan Pendidikan Kewarganegaraan dengan memperkenalkan siswa kepada sejarah dan budaya Maluku Tenggara.

Sementara itu, Ketua DPW AGUPENA Maluku, Abdul Malik Raharusun menjelaskan, Wisata Sejarah adalah kegiatan ekstrakulikuler bidang studi sejarah. Meski demikian, rumpun pelajaran lain pun dapat berpartisipasi seperti pendidikan kewarganegaraan, sosiologi, antropologi, geografi. 

“Dengan Wisata Sejarah para siswa tidak hanya belajar sejarah tokoh pejuang kemerdekaan Letnan Komorudin, tetapi juga menangkap etos nasionalisme seorang pejuang kemerdekaan dan juga memahami budaya serta adat masyarakat setempat yang nantinya menjadi pelajaran real bagi siswa,” kata Malik dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Senin (21/8).

Letnan Komarudin, kata Malik yang juga guru sejarah SMA Negeri 2 Kei Kecil, sebagaimana diceritakan oleh Jenderal Soeharto dalam buku memorinya dan telah diangkat dalam film Serangan Umum 1 Maret 1949. Walaupun diliputi sejumlah kontroversi masyarakat Maluku Tenggara yakin dengan sejumlah fakta bahwa sosok Letnan Komarudin adalah putra Maluku Tenggara yakni Eliyakim Y. Teniwut.

“Berdasarkan beberapa data surat dan buku milik keluarga Eliyakim Y. Teniwut atau Letnan Komaruddin awalnya adalah tentara bayaran Belanda KNIL yang bersama rombongan diangkut ke Jawa pada tahun 1946. Di Jawa rasa nasionalisme Eliyakim Y. Teniwut muncul dan memilih bergabung bersama pejuang NKRI dengan menggunakan nama Komaruddin,” ujar dia.

Lebih lanjut, Malik menjelaskan, pasca kemerdekaan Letnan Komaruddin ke Belanda dan di era 1980an berdasarkan perintah Presiden Soeharto, Letnan Komaruddin kembali ke Indonesia dan melanjutkan perjalanannya ke tanah kelahirnya Desa Ohoidertutu, bersama sejumlah buku, foto dan beberapa pucuk senjata.

Letnan Komaruddin sendiri lahir pada tahun 1927 dan wafat tanggal 15 April 1990 setelah sebelumnya sakit dan dirawat di Rumah Sakit Hati Kudus, Langgur.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi rutinitas ekstrakulikuler tidak hanya oleh bidang studi sejarah tetapi juga bidang studi yang lain misalnya Wisata Alam, Wisata Budaya, dan lain-lain,” tutupnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

ADB : Investasi dan Ekspor Topang Pertumbuhan Ekonomi hingga Tahun Depan

Selasa, 26 September 2017 14:29 WIB

Menurutnya ADB, pertumbuhan kredit akan membaik secara bertahap, menyusul pemangkasan suku bunga acuan BI.


Johanna Konta dan Sloan Stephens Tersingkir di Wuhan

Selasa, 26 September 2017 14:28 WIB

"Anda tidak abisa sukses dan menang sepanjang masa," kata Johanna Konta.


Ekonomi Kreatif Bisa Berkontribusi 12 Persen terhadap PDB 2019

Selasa, 26 September 2017 14:27 WIB

Program Bekraf Satu Pintu diharapkan bisa mempercepat pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi tulang punggung perekonomian na


Eksekusi Jaminan Fidusia, Perusahaan Pembiayaan Ini Gandeng Polda Metro Jaya

Selasa, 26 September 2017 14:22 WIB

Kerja sama ini diharapkan mampu membangun keselarasan pemahaman antara team Iapangan Kredit Plus dengan pihak kepolisian.


Bekraf Resmi Luncurkan Progam Satu Pintu

Selasa, 26 September 2017 14:20 WIB

Satu Pintu merupakan program kurasi dalam hal fasiiitasi bantuan BEKRAF untuk para pelaku dalam ekosistem ekonomi kreatif


Pertikaian dengan CR7 Penyebab Nistelrooy Hengkang dari Manchester

Selasa, 26 September 2017 14:15 WIB

Perseteruan dengan Cristiano Ronaldo dianggap menjadi alasan utama Hengkangnya Ruud van Nistelrooy


Aturan Ketenagakerjaan Sudah Tak Relevan di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Chatib: Disruptive innovation yang terjadi itu akan membuat bisnis model yang ada sekarang bisa menjadi tidak relevan di masa depan.


Pengamat: Kasus Nikahsirri.com Bukti Tipisnya Perbedaan Rasionalitas dan Irasionalitas

Selasa, 26 September 2017 14:10 WIB

Situs nikahsirri.com menunjukkan salah satu dampak dari internet adalah tipisnya batas antara rasionalitas dan irasionalitas


Bangun Hotel Baru, Saham MDLN Potensi Melaju Positif

Selasa, 26 September 2017 14:06 WIB

Manajemen Modernland optimis jika penjualan di tahun 2017 akan meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global.


Mandiri Gelar Diskusi Rumuskan Strategi Kelola Tenaga Kerja di Era Disruptive

Selasa, 26 September 2017 14:03 WIB

Samjay: Saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan


KPK Masalahkan Kehadiran Romli di Praperadilan Setnov

Selasa, 26 September 2017 14:00 WIB

Karena menghadiri undangan Pansus Angket, kehadiran Romli Atmasasmita dipermasalahkan KPK


Saat Latihan, 'Aset Berharga' Aubameyang Terhantam Bola

Selasa, 26 September 2017 13:57 WIB

Aubameyang juga menatap rekor milik legenda Bayern Munich


Buka Pekan Pertambangan dan Energi Expo, Menteri Jonan Tegaskan Pemerintah Tak Hambat Izin Pertambangan

Selasa, 26 September 2017 13:56 WIB

Jonan: Penyederhanaan peraturan di sektor migas dan minerba dan EBTKE mudah-mudahan terus bisa berjalan


Diduga Melakukan Suap, PT Pagoda Mitra Abadi Dilaporkan ke KPK

Selasa, 26 September 2017 13:55 WIB

Perwakilan warga Sampiran, Kabupaten Cirebon akan melaporkan PT Pagoda Mitra Abadi (PT PMA) ke KPK